Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Tuesday, September 22, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
MuriaRegionalReligi

Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya

by Kunjari Ali 13/09/2023
Kunjari Ali 13/09/2023 4.4K views
Almagfurlah KH. Muhammad Ibnu Sahil. Foto ; dok. pribadi/Gistara.com
4.4K

JEPARA | GISTARA. COM – Ribuan orang menghadiri peringatan Haul ke 18 KH. Muhammad Ibnu Sahil  (Mbah Sahil), di Makam Danus  Desa Sinanggul Mlonggo –Jepara.  Peringatan  Haul Mbah Sahil dilaksanakan setiap tanggal 26 Safar, yang tahun ini bertepatan 12 September 2023. Menurut pantauan Gistara.com, dari tahun ke tahun yang mengikuti Haul Mbah Sahil semakin bertambah banyak.

Peringatan haul diisi dengan khataman Al-qur’an  dan pembacaan tahlil , yang dimulai pukul 15.30 WIB- selesai. Gus Mamad, salah satu putra Mbah Sahil yang didapuk menjadi perwakilan keluarga, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran kaum muslimin, yang dengan tulus ikhlas mendo’akan Mbah Sahil.

“Kulo ngaturaken matur-suwun sak katah-katahipun atas kerawuhan poro alumni, poro santri, lan kaum muslimin engkang sampun dongak’aken Mbah Sahil, mugi kito sedoyo angsal keluberan barokahipun Mbah Sahil, lan saget neladani amal saenipun” tutur Gus Mamad.

 

Biografi singkat Mbah Sahil

Mbah Sahil lahir  semasa Indonesia dalam cengkeraman penjajah, 2 tahun sebelum Nahdlatul Ulama’ (NU) lahir.  Mbah Sahil dilahirkan di  Jepara bertepatan pada 31 Desember 1924. Beliau anak ke 3 dari 5 bersaudara dari pasangan Simbah Kyai Ahmad Nawawi bin Said dan Ibu Nyai Rubai’ah.

BACA JUGA : PCNU Jepara Gandeng Azola Indonesia Latih 80 Kader Manajemen Usaha

Putra-putri simbah Kyai Ahmad Nawawi bin Said dan Ibu Nyai Rubai’ah secara berutan yaitu Mas’adi, Fadhil , Muhammad Ibnu Sahil,  Muthohhar  dan Masmuatin. Sahil kecil hidup  di lingkungan yang agamis dan dalam bimbingan langsung ayahnya, yaitu Kyai Ahmad Nawawi.

Ribuan orang hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, di Makam Danus Sinanggul Mlonggo

Untuk meningkatkan ilmu agamanya, Sahil yang telah menginjak usia remaja dikirim ayahnya untuk mendalami ilmu agama di Pondok Pesantren APIK Kajen yang diasuh oleh KH. Muhammadun Abdul Hadi. Pasca dari Pondok Pesantren APIK Kajen, Sahil Remaja melanjutkan pendalaman ilmunya di Pondok Pesantren Sarang Rembang  yang di asuh langsung oleh KH. Zubair Dahlan yang tak lain adalah ayah dari KH. Maemun Zubair.

Setelah mengaji dengan KH. Zubair Dahlan paripurna, Sahil remaja melakukan pengembaraan ilmu selanjutnya di Pondok Pesantren Darul Ulum Pondowan, yang di asuh langsung oleh KH. Muhammadun, warga sekitar menyebutnya Mbah Madun Pondowan. Di sini Sahil remaja memantapkan ilmunya, sebelum mengamalkan ilmunya di masyarakat.

Berdakwah

Sejak pulang dari pondok pesantren, Mbah Sahil langsung mengamalkan ilmunya, membimbing masyarakat Jepara khususnya wilayah mlonggo dengan bahasa yang lemah lembut dan memberi contoh secara langsung.  Dakwah mbah sahil dari majlis ke majlis dan  masjid ke masjid. di antara jalur dakwah beliau adalah di Desa Tempur Kecamatan Keling

Selain melakukan dakwah berkeliling dari majlis ke majlis dan masjid ke masjid, Mbah Sahil membuka pengajian secara terbuka di Masjid Al-makmur, yang ini  menjadi embrio pondok pesantren Heru Cokro. Beliau juga membuka rumahnya selebar-lebarnya bagi warga masyarakat yang meminta saran, nasehat dan do’a yang berkaitan dengan problema yang dihadapi.

Membidani lembaga pendidikan

Seluruh waktu, tenaga dan pikiran mbah Sahil tercurahkan untuk membimbing masyarakat, serta menyiapkan generasi selanjutnya yang sholeh dan sholeha. Berdasar hal tersebut Mbah Sahil membidani lahirnya  lembaga pendidikan seperti Pondok Pesantren Heru Cokro, Mts Heru Cokro, MA Annawawi, Madrasah Ibtidaiyah dan TPQ.

Diantara yang patut diteladani dari mbah Sahil adalah kegemarannya dalam bersilaturahmi. Mbah sahil semasa hidupnya gemar bersilaturahmi tidak hanya terbatas kepada sesama kyai saja, tapi silaturahmi kepada santrinya dan juga masyarakat biasa.

Selain bersilaturahmi, yang perlu di teladani dari mbah sahil adalah dalam memberikan saran atau masukan pada orang lain disampaikan dengan bahasa yang halus dan dengan sopan. Semoga kita dapat meneladani kebaikan-kebaikan dari Mbah Sahil.

(Kun)

 

 

 

 

 

biografiHaulmbah sahil
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Kunjari Ali

previous post
Bantuan untuk Intervensi Harga Beras dan Entaskan Stunting Tak Kunjung Datang
next post
Aqiqah Diri Sendiri atau Anak Dulu?, Gus Munash Menjawab

You may also like

Perkuat Literasi Kepemiluan, Bawaslu Jepara Gelar Kelas Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu di UAJ

22/09/2026

Bentengi Desa dari Narkoba, Satresnarkoba Polres Jepara Sisir Warga  Lewat Penyuluhan Hukum

22/09/2026

PD Forum TBM Jepara Susun Profil, Perkuat Jejaring dan Gerakan Literasi

22/09/2026

Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

21/09/2026

Kiai Fathur Rohman Serukan Kesalehan Total: Ritual, Sosial, dan Ekologis

21/09/2026

Harlah ke-69 YAPI Nahdlatul Fata, Meneguhkan Kembali Peran Orang Tua dalam Pendidikan

19/09/2026

Terkini

  • Perkuat Literasi Kepemiluan, Bawaslu Jepara Gelar Kelas Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu di UAJ

    22/09/2026
  • Bentengi Desa dari Narkoba, Satresnarkoba Polres Jepara Sisir Warga  Lewat Penyuluhan Hukum

    22/09/2026
  • PD Forum TBM Jepara Susun Profil, Perkuat Jejaring dan Gerakan Literasi

    22/09/2026
  • Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

    21/09/2026
  • Kiai Fathur Rohman Serukan Kesalehan Total: Ritual, Sosial, dan Ekologis

    21/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here