Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Thursday, October 8, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Opini

2024 Saatnya Adu Gagasan Bukan Gambar

by Kunjari Ali 20/09/2023
Kunjari Ali 20/09/2023 988 views
988

Oleh : Ahmad Kholas Syihab

Meski belum memasuki musim kampanye, di sepanjang jalan perkotaan dan sudut-sudut kampung, mata kita disajikan dengan pemandangan maraknya gambar-gambar politisi memperkenalkan diri dan berbagai semiotika, hal ini sebagai penanda bahwa hajat besar lima tahunan bangsa Indonesia semakin dekat yakni pemilu 2024.

Pemilu serentak tahun depan ini akan menjadi ujian yang sesungguhnya bagi bangsa Indonesia dalam menjalankan demokrasi. Pasca Mahkamah Konstitusi merevisi materi Pasal 280 Ayat 1 huruf h Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 terkait perizinan kampus menjadi lokasi kampanye peserta pemilu.

Menurut sosiolog UGM Arie Sujito, bahwa kampanye di dalam kampus perlu dimaknai dalam kerangka pendidikan politik, mengingat kampus sebagai lembaga akademik juga memiliki peran sebagai pilar demokrasi.

Selain itu, kampus memiliki peran memberi bekal bagi publik termasuk mahasiswa dengan memformulasikan kampanye dalam bentuk debat, dialog, diskusi, atau membangun argumen antar-masing-masing kandidat.

Jadi, kampanye model konvensional pasang gambar dan baliho sebanyak-banyaknya mulai bisa dikurangi dengan model adu gagasan.

Masyarakat Indonesia saat ini perlu pendidikan politik yang matang, agar paradigma ada uang kami coblos bisa berangsur-angsur berkurang dan hilang. Dan kampus-kampus perlu terpapar masalah-masalah; bukan untuk menambah kompleksitas persoalan, melainkan agar penghuni kampus tidak terisolasi dan kehilangan kepekaan sosial mereka.

Kampus harus turut ambil peran dalam pendidikan politik kepada masyarakat. Seperti langkah yang cukup berani dilakukan  UGM bersama Mata Najwa yang mengundang tiga Bacapres untuk berbicara gagasan pada hari Selasa 19 September 2023 patut kita apresiasi.

Kampus sebagai Ruang publik  merupakan wacana yang memungkinkan terjadinya adu gagasan antar politisi untuk merebut hati pemilihnya secara rasional. Habermas menjelaskan bahwa ruang ini terdiri dari infrastruktur dan norma yang benar-benar mendukung dan memfasilitasi diskusi politik yang kritis.  Dimana yang menjadi tren adalah argumentasi yang beralasan dan diskusi kritis menjadikan kekuatan argumentasi lebih penting dibandingkan identitas pembicara (Habermas, 2007).

Diharapkan model kampanye berbasis diskusi kampus akan lebih berbobot dibandingkan metode konvensional seperti panggung terbuka, baliho, dan jejaring sosial, sekalipun perdebatan politik muncul berdasarkan gagasan yang rasional dan komprehensif.

Gagasan politik ini muncul dari kemampuan berkomunikasi yang berbasis upaya pencarian pemahaman timbal balik lewat diskursus dalam ruang publik. Dalam Rasionalitas Komunikatif, Habermas menekankan pentingnya mengungkapkan tiga pernyataan valid dalam komunikasi, yaitu pernyataan kejujuran, ketepatan, dan kebenaran. Oleh karena itu, kebijakan publik harus dikembangkan atas dasar diskusi dan konsensus umum di ruang publik.

Kampus bukan lagi menara gading, gedung unggulan yang tidak bisa diakses publik untuk diskusi politik. Oleh karena itu, kampus perlu terbuka dalam mendesain ruang publik untuk berdiskusi mengenai isu politik.

Ruang publik dalam suasana kehidupan kampus sudah menjadi kebutuhan dalam kurikulum merdeka. Selain itu, dalam dinamika politik, hal ini menyiratkan bahwa warga negara dan masyarakat umum menjadi semakin naik kelas dan tidak baper-an soal beda pilihan dan pandangan politik.

Ahmad Kholas Syihab, Pegiat Sosial dan Demokrasi

JeparaKampanyePemilu 2024
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Kunjari Ali

previous post
4.000 Masyarakat Jepara Susah Peroleh Air Bersih
next post
TMMD Sengkuyung III di Desa Suwawal, Pj Bupati Ajak Semangat Merawat Gotong Royong

You may also like

Kekerasan Pasca 30 September 1965 di Pedesaan

01/10/2026

Karnaval “Satanic” Pekalongan, Sisa Spiritual yang Rapuh

29/09/2026

Merawat Marwah NU Jepara dari Keteladanan KH Ahmad Fauzan

25/09/2026

Peran MUI dalam Penguatan Mutu Pendidikan Islam dan Kompetensi Digital

18/09/2026

Undang-Undang Pesantren Dan Orientasi Pendidikan Indonesia

05/09/2026

Ketua PBNU dan Imperatif “Tajalli” Melampaui Intelektualisme Menuju Kejernihan Hati

03/09/2026

Terkini

  • Festival Literasi Jepara 2026: Literasi Menyala, Jepara Punya Cerita

    08/10/2026
  • Perkuat Jejaring Akademik Internasional, Prodi PAI UNISNU Jepara Kolaborasi Riset dengan IIUM Malaysia

    07/10/2026
  • Pemkab Jepara Salurkan BLT DBHCHT ke 4.813 Butuh dan Petani Tembakau

    07/10/2026
  • Cetak Instruktur yang Berkualitas, PC PMII Jepara Gelar Pelatihan Instruktur Cabang

    06/10/2026
  • Bimwin bagi Calon Pengantin, Wujudkan Keluarga yang Harmonis dan Berkualitas 

    06/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here