Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Tuesday, November 3, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Opini

Datang ke TPS Pilpet dengan Riang Gembira

by Redaksi 03/11/2026
Redaksi 03/11/2026 16 views
Oleh: M. Dalhar (Pendamping Sosial dan Peminat Kajian Pedesaan)
16

Hari ini, 3 November 2026, sebanyak 24 Desa di Kabupaten Jepara menggelar pesta demokrasi. Pemilihan Petinggi (Pilpet) ini akan menentukan wajah dan masa depan desa delapan tahun ke depan.

Istilah “petinggi” merupakan sebutan khas yang dimiliki di Jepara. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam UU Nomor 3 tahun 24 tentang Desa, pasal 26. Kepala desa atau sebutan lain merupakan pejabat pemerintah desa yang memiliki wewenang, tugas, dan kewajiban menyelenggarakan rumah tangga desa dan melaksanakan tugas dari pusat dan daerah.

Sudah sepantasnya desa yang melaksanakan Pilpet hari ini berbahagia. Pasalnya, masa depan desa akan ditentukan hari ini. Semua calon tentu memiliki komitmen untuk membangun desa dengan sudut pandang pembangunan yang berbeda-beda. Visi dan misi disampaikan di berbagai ruang publik dan media sosial serta rekam jejak dapat menjadi pertimbangan bagi pemilih.

BACA JUGA: Soroti Penggeledahan Ponpes Hamalatul Qur’an di Sukoharjo, H. Rif’an Tekankan Perlindungan Santriwati

Berbagai persiapan dan tahapan telah dilalui. Pertengahan Oktober lalu, acara deklarasi Pilpet Jepara Damai dan Bermartabat juga dilakukan. Sebanyak 66 calon Petinggi dihadirkan untuk berkomitmen menciptakan suasana yang damai. Hal ini dilakukan agar tujuan baik dari Pilpet tidak diciderai dengan konflik di akar rumput. Pilpet adalah sarana bagi masyarakat desa untuk memilih pemimpin. Apapun hasilnya, para calon harus legawa.

Deklarasi damai yang dilakukan untuk menegaskan komitmen bersama di antara calon Petinggi selama proses dan hasilnya nanti. Masing-masing calon harus berikhtiar untuk menciptakan situasi yang kondusif. Iya, tentu kita semua tahu, potensi konflik pada Pilpet tetap ada, baik saat pelaksanaan, maupun polarisasi setelah penyelenggaraan Pilpet.

Masyarakat hari ini tentu sudah lebih dewasa dalam menentukan pilihan. Berbagai penyelenggaraan “coblosan” tahun-tahun sebelumnya dapat menjadi pelajaran berharga: penguatan demokrasi di desa. Berbeda pendapat hal yang biasa, yang terpenting tujuan utama tercapai.

BACA JUGA: Bupati Jepara Rotasi 29 Pejabat, Penguatan Layanan Kesehatan Jadi Sorotan

Kampanye
Dari 24 desa yang menyelenggarakan Pilpet hari ini, tersebar di 15 kecamatan. Setiap kecamatan sebarannya berbeda-beda, sesuai dengan periodenya. Pilpet periode berikutnya – serentak gelombang kedua – akan digelar tahun 2027 dengan jumlah desa lebih banyak dari seluruh kecamatan di Jepara.

Kampanye menjadi tahapan yang cukup krusial. Pengenalan calon dan pertemuan dengan masyarakat dilakukan. Sosialisasi program untuk mempengaruhi pilihan masyarakat diperbolehkan. Visi misi dan program dan diuji melalui dialog. Janji-janji pembangunan juga disampaikan untuk meyakinkan pemilih.

Bagi calon yang berasal dari desa pemilihan, untuk mengetahui rekam jejak tidak begitu sulit. Akan tetapi, bagi yang berasal dari luar desa, mungkin butuh usaha lebih.

BACA JUGA: Perluas Akses Pendidikan, Bupati Jepara Salurkan Kartu Sarjana Rp2,49 Miliar

Seiring perkembangan teknologi, juga turut berpengaruh pada media sosialisasi atau kampanye. Penyebaran informasi yang tidak bertanggung jawab menjadi hal yang sulit dihindari. Pemilih harus bersikap selektif dan hati-hati. Pertemuan langsung dilakukan untuk memastikan situasi riil di lapangan. Selain itu, media informasi melalui banner dengan sentuhan AI dan berbagai grup whatsapp atau media sosial lain juga turut mewarnai jagad maya.

Berbagai tampilan banner yang muncul di banyak tempat, menggunakan pola yang sama, yaitu sentuhan AI. Hal ini yang menjadikan daya Tarik tersendiri. Bahkan, tidak jarang calon petinggi juga menggunakan akronim atau singkatan tertentu untuk menyampaikan visi dan misi.

Rekam jejak digital relatif lebih mudah untuk ditelusuri. Artinya, siapapun yang jadi nantinya, jejak digital dapat dijadikan untuk menagih janji. Pilihan boleh beda, siapapun yang jadi petinggi adalah milik semua masyarakat. Kedaulatan di tangan pemilih.(*)

DamaiPetinggiPilpet
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Desa Tegalsambi Wakili Jateng di Lomba Desa Tingkat Nasional, Kemendagri Lakukan Klarifikasi Lapangan
next post
Pancaroba Jadi Pengingat untuk Bersyukur, Menjaga Diri, dan Peduli pada Sesama

You may also like

Fathan Subchi: Perjuangan yang Tak Sempat Menyaksikan Kado Terakhir

31/10/2026

Sumpah Pemuda dan Identitas Baru Masyarakat Hindia Belanda

28/10/2026

Menyalakan Kembali Bara Sumpah Pemuda di Era Algoritma

27/10/2026

Bahasa Arab, Pegon, dan Turats: Merawat Identitas Santri di Tengah Banjir Informasi

23/10/2026

Santri dan Subyek Pembangunan Jepara: Merajut Inovasi, Sains, dan Transformasi Ekonomi Menuju Indonesia Emas

21/10/2026

Menenun Masa Depan: Metamorfosis Pesantren dan Daya Saing Santri Menyongsong Indonesia Emas 2045

20/10/2026

Terkini

  • Pancaroba Jadi Pengingat untuk Bersyukur, Menjaga Diri, dan Peduli pada Sesama

    03/11/2026
  • Datang ke TPS Pilpet dengan Riang Gembira

    03/11/2026
  • Desa Tegalsambi Wakili Jateng di Lomba Desa Tingkat Nasional, Kemendagri Lakukan Klarifikasi Lapangan

    03/11/2026
  • Octofest 2026, Pelaku Industri Mebel Jepara Didorong Pahami Prosedur Ekspor

    02/11/2026
  • Soroti Penggeledahan Ponpes Hamalatul Qur’an di Sukoharjo, H. Rif’an Tekankan Perlindungan Santriwati

    02/11/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here