Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Sunday, September 20, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Opini

Suluk Jeparanan, Kebangkitan Intelektual “Wong Njeporo”

by Kunjari Ali 26/09/2023
Kunjari Ali 26/09/2023 898 views
898

M. Dalhar

Kabupaten Jepara memiliki banyak potensi untuk berkembang. Dari berbagai potensi yang dimiliki, sumber daya manusia (SDM) merupakan hal yang tidak dapat diabaikan. Ibarat sebuah teknologi, manusia adalah software yang menentukan kualitas dari hardware.

Negara-negara di wilayah Eropa tidak sepenuhnya subur sebagaimana beberapa kebanyakan negara di Asia. Akan tetapi, dengan tradisi keilmuan yang dimiliki menjadikan sumberdaya (alam) yang semua terbatas dapat diolah untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakatnya. Meski bukan tanpa masalah, kenyataan tersebut menegaskan bahwa ilmu atau intelektualitas memiliki peran penting dan strategis dalam menentukan suatu peradaban.

Kehadiran Suluk Jeparanan di Bumi Kartini merupakan keniscayaan. Ini adalah sebuah ikhtiar untuk kembali membangkitkan tradisi keilmuan, utamanya di ruang publik atau non-formal. Mengembalikan ilmu untuk menjadi bermartabat merupakan hal yang sangat penting.

BACA JUGA :  Suluk Jeparanan Wajah Baru Dari Suluk Mantingan, Tetap Gayeng Dengan Diskusi Budaya

Dewasa ini kita hidup pada era dimana – seakan – materi menjadi lebih utama daripada ilmu.
Suluk Jeparanan merupakan salah satu program dari Lembaga Seni dan Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) NU Jepara.

Dalam kegiatan suluk ini ada banyak hal yang diperbicangkan secara berkesinambungan, utamanya terkait dengan budaya di Jepara serta segala aspeknya.

BACA JUGA : Ingin Pindah Memilih ? Ini Ketentuan dan Tata Caranya

Sebagainama namanya, suluk merupakan upaya untuk memahami dan mendalami sesuatu. Eksplore secara mendalam dan detail serta reflektif. Istilah ini sebenarnya identik dengan term tasawuf atau tarekat dimana seseorang yang melakoni suluk, yaitu salik akan menjalani sejumlah kurikulum oleh pembimbing (mursyid).
Tambahan Jeparanan menegaskan bahwa suluk yang dijalani bukanlah (murni) spiritual, sebagaimana tarekat, tetapi lebih menekankan pada intelektual.

Segala khasanah kebudayaan – dalam arti yang luas – di Jepara sebisa mungkin akan digali (dari masa lampau), dihadirkan (hari ini) untuk langkah gemilang di masa mendatang.Misalnya tradisi maulid nabi yang diselenggarakan oleh sebagian besar komunitas muslim Jepara.

Dalam suluk digali sebanyak mungkin sisi-sisi yang lain dari tradisi menyambut kelahiran Nabi Muhammad Saw yang berjalan di masyarakat. Kajian kritis dilakukan mulai dari sisi ekonomi, keteladanan, sampai pada peran majelis bagi integrasi masyarakat.

Jepara merupakan wilayah sekaligus pemerintahan yang memiliki episode perjalanan sejarah yang panjang. Sekurang-kurangnya sejak abad ke-5 sampai abad ke-16 embrio Jepara dimulai. Dari kurun waktu yang panjang tersebut ada begitu banyak kearifan yang dapat digali dan dihadirkan untuk hari ini. Misalnya tentang kepemimpinan, keber-agama-an, konflik di masyarakat, toleransi, demokrasi, dan masih banyak lainnya. Tujuannya bukan terbatas untuk menghakimi, kalangenan, atau nostalgia, tetapi lebih dari itu: belajar.

Globalisasi dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Jepara dengan begitu cepat mengubah cara pikir dan perilaku. Perubahan tanpa mengetahui atau memahami kondisi sebelumnya, dikhawatirkan masyarakat akan tercerabut dari akar-akar budaya yang ada. Alhasil, masyakat dapat menjadi komunitas amnesia dan tidak memiliki identitas lokal yang khas.

Bukankah Indonesia dikenal dunia karena identitas khas yang beragam. Keberagaman tidak harus diseragamkan. Hal ini sejalan pula dengan pandangan aliran postmodernisme yang berkembang belakangan. Kehadiran Suluk Jeparanan menjadi semacam ruang untuk menjaga hal itu.

M. Dalhar, Pegiat sosial dan sejarah.

BudayaSuluk jeparananSuluk Mantingan
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Kunjari Ali

previous post
Simulasi Sispamkota, Polres Jepara Antisipasi Kerusuhan Pemilu 2024
next post
PC GP Ansor Jepara Rampungkan Visitasi Akreditasi Ranting

You may also like

Peran MUI dalam Penguatan Mutu Pendidikan Islam dan Kompetensi Digital

18/09/2026

Undang-Undang Pesantren Dan Orientasi Pendidikan Indonesia

05/09/2026

Ketua PBNU dan Imperatif “Tajalli” Melampaui Intelektualisme Menuju Kejernihan Hati

03/09/2026

Kembalinya Trah Tebuireng, Gus Kikin dan Perebutan Makna Identitas NU

01/09/2026

Muktamar NU ke-35, Asap yang Padam di Ruang Sidang

29/08/2026

Hari Keempat Muktamar NU ke-35: Kematangan Peserta Memilih AHWA

29/08/2026

Terkini

  • Tingkatkan Kualitas Sarana Pendidikan, 17 Madrasah di Jepara Digelontor Revitalisasi Banpres

    20/09/2026
  • Harlah ke-69 YAPI Nahdlatul Fata, Meneguhkan Kembali Peran Orang Tua dalam Pendidikan

    19/09/2026
  • PERSIMANU 2 Digelar, Pelajar Ma’arif NU Jepara Didorong Ukir Prestasi

    19/09/2026
  • Baru Dilantik, KKMA 02 Jepara Langsung Tancap Gas Bedah Kerangka TKA 2026

    19/09/2026
  • Ulil Albab Ajak Pramuka Melek Perda dan Berani Ambil Peran 

    19/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here