Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Tuesday, September 15, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
RegionalSolo Raya

Tingkatkan Reputasi, Humas Pemerintah harus Responsif dan Informatif

by Redaksi 16/04/2025
Redaksi 16/04/2025 637 views
637

SURAKARTA | GISTARA. COM – Di era post-truth, kepercayaan publik terhadap media dan pemerintah menjadi masalah besar. Masyarakat menjadi lebih skeptis terhadap kebijakan pemerintah karena emosi dan persepsi pribadi sering kali lebih kuat dibandingkan fakta. Untuk meningkatkan reputasi, humas pemerintah harus mampu menceritakan program dan kebijakan pemerintah dengan cepat, informatif, dan tepat sasaran.

Hal tersebut diungkapkan Pranata Humas Ahli Muda Direktorat Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Harfizan Arnas, pada acara Dialog Opini Publik, yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah, di Hotel Sunan, Surakarta, Selasa (16/10/25). Menurutnya, humas pemerintah harus mampu menyampaikan bahwa yang benar itu benar dan yang salah itu salah.

“Namun, sampaikan yang salah tersebut dengan cara yang benar. Untuk dapat melakukan hal tersebut, penting untuk melakukan media monitoring,” ujarnya.

Harfizan menyampaikan, media monitoring perlu dilakukan untuk mengidentifikasi, mengumpulkan, dan menganalisis informasi, yang relevan sebagai pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.

“Media monitoring bertujuan untuk menganalisis informasi terkini, pengidentifikasi isu potensial dan krisis, mengukur efektivitas komunikasi, dan mendukung strategi komunikasi oleh pemerintah. Selain itu, dengan memahami sentimen publik di media, pemerintah dapat segera menangani informasi negatif dan melindungi reputasinya,” ungkapnya.

Menurut Harfizan, seiring perkembangan tren media yang mengalami perubahan dari masa ke masa, persepsi publik tidak hanya dipengaruhi oleh media massa. Tapi justru banyak dipengaruhi oleh media sosial.

“Hal ini tentu membuat monitoring dan analisis media menjadi lebih kompleks. Jadi, penting bagi humas pemerintah untuk terus mengikuti perkembangannya,” pungkas Harfizan.

Hal senada juga diungkapkan Akademisi Universitas Sebelas Maret (UNS), Andre Rahmanto. Menurutnya, monitoring media berfungsi sebagai manajemen isu, yang bertujuan mengelola hubungan publik dengan pemerintah.

Dijelaskan, berdasarkan dampak yang ditimbulkan, isu dapat diklasifikasikan menjadi isu defensif dan isu ofensif. Isu defensif merupakan isu yang cenderung memunculkan ancaman terhadap organisasi, karenanya organisasi harus mempertahankan diri agar tidak mengalami kerugian reputasi.

“Sementara isu ofensif yaitu isu yang dapat digunakan untuk meningkatkan reputasi organisasi, dan inilah yang perlu kita manfaatkan,” terangnya.

Andre menjelaskan, proses kehumasan terdiri dari ROPE atau Reseach (penelitian), Objective (tujuan), Programing (perencanaan dan pelaksanaan), serta Evaluation (evaluasi). Proses itu penting, agar dapat menyusun sebuah strategi komunikasi yang tepat sasaran dan mencapai tujuan yang diinginkan.

“Proses evaluasi juga sangat penting, agar terus ada perbaikan untuk ke depannya. Oleh karena itu, monitoring dan analisis pemberitaan di media harus dilakukan, sebagai pengumpulan data yang digunakan dalam pengambilan keputusan,” tutur Andre, di hadapan para peserta dari Humas Diskominfo dan Prokompim eks-Bakorwil II Jawa Tengah.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah, Moch Faizin, mendorong agar jajaran di kabupaten/ kota melalukan monitoring dan analisis, sebagai upaya menjadi pemerintah yang responsif.

“Monitoring dan analisis berita dapat menjadi early warning system, ketika terjadi masalah yang membutuhkan respon segera. Kegiatan ini juga dapat membantu pemerintah melakukan evaluasi terhadap kinerja yang telah dilakukan, apa yang dibutuhkan publik, dan apa yang perlu diperbaiki. Sehingga, diharapkan antara pemerintah dengan masyarakat dapat tercipta saling kesepahaman,” pungkasnya. (KA/Djtg)

HumasInformatifMediaResponsif
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Keluarga Besar KKMI Tahunan Gelar Halal Bihalal, Rajut Silaturahim dan Komitmen Wujudkan Madrasah yang Berkualitas
next post
Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Ini yang Disampaikan Wakapolres Jepara

You may also like

Festival Literasi Jateng 2026,  Gelorakan Budaya Baca Gen Z

12/09/2026

Bahas Isu Kontemporer dan Kebijakan Nasional, PWNU Jawa Tengah Gelar Bahtsul Masail Ke-6

22/08/2026

HUT ke-81 Jateng, Dekranasda Jepara Kenalkan Produk Unggulan dan Budaya Lokal 

21/08/2026

Keseruan Mahasiswa Asing Belajar Ukir di Jepara

20/08/2026

Tiga Kampus NU Perkuat KKN Kolaborasi di Karimunjawa, Dorong Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal

20/08/2026

Momentum HUT ke-81 RI, IMPI Bahas Ketahanan Ketuhanan untuk Menjaga NKRI di Era Krisis...

17/08/2026

Terkini

  • PKB Jepara Konsolidasikan 16 DPAC, Bidik Kursi Pimpinan DPRD

    15/09/2026
  • Kiai Ali Rohmat: Beruntung Orang yang Ditakdirkan Belajar Agama

    14/09/2026
  • Purbaya Kena Resuffle, Suahasil Nazara Jadi Menkeu

    14/09/2026
  • Menjadi Lebih Baik Setiap Hari, Belajar dari Teknik Industri

    14/09/2026
  • 21 Dapur MBG di Jepara Disidak Serentak Dini Hari, Dari Bahan Baku hingga IPAL Diperiksa

    14/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here