Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Thursday, October 15, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Opini

Sa’dullah Assa’idi, Tokoh Pendidikan Islam yang Rendah Hati dan Berprestasi

by Redaksi 02/06/2025
Redaksi 02/06/2025 723 views
723

Oleh: Khoirul Muslimin

Dr. H. Sa’dullah Assa’idi, M.Ag., lahir di Jember pada 17 Januari 1956. Sejak muda, ia dikenal sebagai sosok yang konsisten dan tekun dalam mendalami ilmu pengetahuan, terutama di bidang studi keislaman. Semangatnya menuntut ilmu membawanya menempuh pendidikan tinggi di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dari jenjang sarjana (S-1) hingga doktoral (S-3) dalam bidang studi Al-Qur’an dan Hadis. Kepakarannya dalam disiplin ini menjadikannya salah satu rujukan penting dalam dunia akademik, khususnya dalam studi Islam di perguruan tinggi.

Sebagai doktor dalam bidang Islamic Studies, Sa’dullah menguasai keilmuan tersebut sebagaimana akademisi lainnya. Namun, yang membedakannya adalah kedalaman ilmu agamanya sebagai seorang kiai. Ia menguasai kitab-kitab kuning dan ilmu keislaman klasik seperti akidah, fikih, dan akhlak dengan sangat baik. Kombinasi keilmuan pesantren dan akademik ini menjadikannya sosok yang langka dan istimewa dalam khazanah intelektual Islam Indonesia.

Tidak berlebihan jika Sa’dullah dijuluki sebagai “intelektual kiai.” Ia merupakan prototipe akademisi yang tidak hanya menempuh jalur pendidikan tinggi formal, tetapi juga menapaki jalur pendidikan tradisional pesantren secara mendalam. Di antara pesantren tempat beliau menimba ilmu adalah Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang, Bahrul Ulum Tambakberas, dan Asy-Syafi’iyah Tebuireng.

BACA JUGA: Menyambut Kebahagiaan Idul Fitri, YBM PLN UIK Tanjung Jati B Bersinergi Dengan Komunitas Ketimbang Ngemis Berbagi Bingkisan Lebaran

Pendidikan formalnya dimulai di SDN Sawahan III Jember. Sejak kecil, ia sudah terbiasa belajar mengaji kepada ayahandanya, KH. Rohmatullah, setiap sore sepulang sekolah. Selain bersekolah di SD, ia juga menjadi santri di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang pada tahun 1970–1976. Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikan menengah di PGAN dan kemudian ke SMA Darul Ulum II.

Setelah lulus SMA, Sa’dullah melanjutkan pendidikan non formal di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas dan Pondok Pesantren Asy-Syafi’iyah Tebuireng pada tahun 1974–1976. Bekal keilmuan agama yang kuat serta ijazah formal membawanya ke bangku kuliah di Fakultas Syariah IAIN Sunan Kalijaga dengan konsentrasi studi Al-Qur’an dan Hadis. Ia kemudian meneruskan pendidikan pascasarjana di Jurusan Akidah dan Filsafat hingga meraih gelar doktor dalam bidang Islamic Studies di institusi yang sama.

Tak hanya dalam bidang akademik, Sa’dullah juga aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Ia tercatat sebagai kader aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) selama masa studi. Aktivisme ini membentuk karakter sosialnya yang peka terhadap problematika umat.

Dalam kesehariannya, Sa’dullah dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, sederhana, dan bersahaja. Ia mampu menyesuaikan diri dalam berbagai lingkungan; fasih berbicara dengan bahasa ulama dan santri, namun juga tidak canggung berdiskusi dalam ruang-ruang akademik. Meski pernah menjabat sebagai Rektor Unisnu Jepara dua periode dia tetap menjauh dari kemewahan dan ambisi pribadi. Keikhlasan menjadi dasar perjuangannya dalam mengabdi kepada ilmu dan umat.

BACA JUGA: Polres Jepara Giatkan Patroli, Cegah Aksi Premanisme di Titik Rawan

Di masa muda, ia dikenal serius dan fokus dalam menuntut ilmu. Akan tetapi, di balik kesan serius tersebut, ia juga memiliki sisi lain sebagai pribadi yang humoris dan menyukai musik pop. Dunia pendidikan, menurutnya, adalah kanal utama untuk memperjuangkan kebebasan berpikir dan pencerahan masyarakat.

Dr. H. Sa’dullah Assa’idi wafat pada usia 69 tahun, tanggal 1 Juni 2025. Kepergiannya meninggalkan duka yang mendalam, khususnya bagi keluarga besar Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara, tempat beliau mengabdi dan menginspirasi banyak orang. Ia tidak hanya dikenang sebagai akademisi dan kiai, tetapi juga sebagai teladan dalam keikhlasan, integritas, dan dedikasi terhadap pendidikan.

Warisan pemikiran, karya ilmiah, dan pengabdian beliau akan terus hidup dalam semangat para civitas akademika dan generasi penerus. Semoga amal bakti dan ilmu yang beliau wariskan menjadi jariyah yang abadi dan senantiasa dikenang sepanjang masa

Khoirul Muslimin, Wakil Dekan Komunikasi dan Desain Unisnu Jepara dan Anggota Dewan Pendidikan Jawa Tengah

Dr. KH. Sa'dullah Assa'idiIntelektualKyaiTokoh Pendidikan
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Bus Kota
next post
Wujudkan Teknologi Ramah Lingkungan, Ini Inovasi yang Dilakukan Saintek UNISNU Jepara

You may also like

Kekerasan Pasca 30 September 1965 di Pedesaan

01/10/2026

Karnaval “Satanic” Pekalongan, Sisa Spiritual yang Rapuh

29/09/2026

Merawat Marwah NU Jepara dari Keteladanan KH Ahmad Fauzan

25/09/2026

Peran MUI dalam Penguatan Mutu Pendidikan Islam dan Kompetensi Digital

18/09/2026

Undang-Undang Pesantren Dan Orientasi Pendidikan Indonesia

05/09/2026

Ketua PBNU dan Imperatif “Tajalli” Melampaui Intelektualisme Menuju Kejernihan Hati

03/09/2026

Terkini

  • Dr Haryanto Ungkap Rahasia Manajemen Pembelajaran dalam Surat Al-Alaq

    14/10/2026
  • BPS Jepara Ingatkan, Jangan Keliru Membaca Angka Ekonomi

    14/10/2026
  • Kejar Swastisaba Wistara 2027, FKJS Jepara Perkuat Kelembagaan hingga Desa

    14/10/2026
  • Lantik PRNU Tanjung 2, Rais Syuriyah PCNU Jepara Ingatkan Dua Kriteria Pemimpin

    14/10/2026
  • LPTQ Jepara Siapkan MTQ,  Pembinaan Kader dan Syiar AI-Qur’an Jadi Prioritas

    13/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here