Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Friday, November 6, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
MuriaRegional

Terpilih Ketua PAC Muslimat NU Bangsri, Inilah Profil Hj. Nur Istiqlaliyah

by Redaksi 22/12/2025
Redaksi 22/12/2025 352 views
352

JEPARA | GISTARA. COM – Hj. Nur Istiqlaliyah atau yang akrab disapa bu Nuris adalah putri pertama pasangan H. Ali Hamim dan Hj. Latifah Fauzan. Dilahirkan di Banjaragung pada 15 November 1965 dalam suasana keluarga sederhana yang menanamkan nilai agama dan kerja keras sejak dini.

Masa kecilnya diwarnai suasana pedesaan yang akrab dengan lantunan mengaji, kerja di ladang, pasar, dan kebersamaan warga. Dari lingkungan itulah tumbuh karakter tangguh, sabar, dan penuh kepedulian terhadap sesama. Pendidikan karakter dari kedua orangtuanya berpengaruh besar dalam perjalanan hidupnya.

Pendidikan formalnya ditempuh di MTs dan MA Matholiul Falah kajen, Pati selama enam tahun. Pada usia yang relatif muda, ia dipercaya menjadi Ketua Pondok PPAI di bawah asuhan (alm.) KH. Rifa’i Nasuha Kajen pada tahun 1981–1983. Amanah itu dijalani dengan penuh tanggung jawab, meski harus membagi waktu antara belajar dan mengabdi.

BACA JUGA: Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh

Setamat dari Mathole’ tahun 1984, beliau mulai mengabdikan diri. Yang pertama adalah menjadi pengajar di Taman Kanak-Kanak (TK) pada tahun 1985. Lembaga tersebut dirintis oleh Hj. Latifah Fauzan, ibunya. Profesi sebagai pengajar TK ia tekuni dengan penuh kesabaran hingga tahun 2025—empat puluh tahun lebih mendidik generasi demi generasi.

Selain itu, ia juga mengajar di Madrasah Ibtida’iyah (MI) Matholiul Ulum tahun 1986 dan juga di MTs Matholiul Ulum pada tahun yang sama. “Bersamaan dengan dibukanya MTs, mulai ada anak-anak (santri- red) yang ikut ngaji di rumah,” jelasnya.

Tahun 1984 di Banjaran (baca:Banjaragung) beliau adalah perempuan pertama yang menyelesaikan pendidikan tingkat madrasah aliyah (MA). Diketahui, Hj. Nur Istiqlaliyah adalah salah satu lulusan terbaik dari mathole’

Ujian Ekonomi
Dalam perjalanan hidupnya, Hj. Nur Istiqlaliyah juga merasakan pahit-manis dunia usaha. Bersama dengan suaminya, H.M. Sobri berbagai usaha sebagai penopang ekonomi keluarga pernah dijalani.

Tahun 1987, ia membuka toko kelontong dan menjual minyak tanah, melayani kebutuhan warga sekitar. Usaha ini relatif bertahan lama.

BACA JUGA: Peringati Haul Gus Dur ke-16, IKA PMII Jepara Hidupkan Spirit Kemanusiaan dan Keilmuan

Ia juga pernah menjalani usaha mindring pada tahun 1992. Usaha ini relatif berhasil untuk memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk empat putra-putrinya.

Kemudian mencoba peruntungan dalam usaha wallet pada tahun 1994. Namun usaha itu harus berakhir dengan kebangkrutan.

Alih-alih menyerah, ia bangkit kembali dengan membuka usaha tratak pada tahun 1996, disusul usaha mebel pada tahun 1999.

Setiap kegagalan diterimanya sebagai pelajaran hidup. Baginya, jatuh bukan untuk disesali, melainkan untuk dikuatkan.

Aktif Berorganisasi
Sejak tahun 1986, Hj. Nur Istiqlaliyah aktif di Fatayat NU hingga tahun 1999. Ia menempa diri dalam dunia organisasi perempuan muda NU. Pengalaman panjang itu menjadi bekal berharga ketika ia dipercaya memimpin.

Pernah juga aktif dalam dunia politik tahun 1990-an. Puncaknya, ia terpilih sebagai Ketua Muslimat NU Bangsri dan mengemban amanah tersebut selama dua periode, (2020–2030).

Kepemimpinannya dikenal tenang, mengayomi, dan penuh pertimbangan. Ia lebih suka bekerja dalam diam, membangun program yang menyentuh kebutuhan nyata anggota.

Tahun 2025 ini, beliau telah purna tugas di TK tempat pengabdiannya. Meski begitu beliau masih aktif dalam kegiatan organisasi dan pengajaran. Ia menjadi pengasuh para santri di rumahnya dan rutin mengisi berbagai kajian keagamaan. Dari mushala kecil hingga majelis taklim desa, suaranya yang khas menjadi penyejuk, nasihatnya sederhana namun membumi, mudah dipahami oleh masyarakat desa.(KA/MD)

Majlis TaklimMuslimatPengajar
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Mas Wiwit: Perempuan Berdaya Modal Sosial Wujudkan Jepara Mulus
next post
Sosialisasi Empat Pilar, Hindun Anisah: Bencana Ekologi di Sumatera Bukti Makin Tipisnya Rasa Cinta Tanah Air

You may also like

FKUB Jepara Gagas Gerakan Jepara Harmoni

06/11/2026

323 Pelamar Ikuti Seleksi Pegawai RSINU Mayong, Kemitraan BPJS Kesehatan Jadi Momentum Baru Pelayanan

05/11/2026

The Diplomatic Forum Jepara 2026: SMPN 6 Kenalkan Seni Ukir kepada Diplomat

05/11/2026

Riset UIN Sunan Kudus: Mustahik Puas Terima Zakat Produktif, Dampak Ekonomi Perlu Dikawal

05/11/2026

Perluas Kerjasama Internasional, Pemkab Jepara Gelar The Diplomatic Forum

04/11/2026

FKUB Jepara Ikuti Rakor se-Jawa Tengah, Dorong Transformasi Kerukunan Menuju Solidaritas Aktif

04/11/2026

Terkini

  • FKUB Jepara Gagas Gerakan Jepara Harmoni

    06/11/2026
  • 323 Pelamar Ikuti Seleksi Pegawai RSINU Mayong, Kemitraan BPJS Kesehatan Jadi Momentum Baru Pelayanan

    05/11/2026
  • The Diplomatic Forum Jepara 2026: SMPN 6 Kenalkan Seni Ukir kepada Diplomat

    05/11/2026
  • Riset UIN Sunan Kudus: Mustahik Puas Terima Zakat Produktif, Dampak Ekonomi Perlu Dikawal

    05/11/2026
  • Perluas Kerjasama Internasional, Pemkab Jepara Gelar The Diplomatic Forum

    04/11/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here