Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Thursday, November 5, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Muria

Riset UIN Sunan Kudus: Mustahik Puas Terima Zakat Produktif, Dampak Ekonomi Perlu Dikawal

by Redaksi 05/11/2026
Redaksi 05/11/2026 12 views
Husnurrosyidah anggota tim peneliti sedang melaksanakan wawancara dengan mustahik penerima bantuan modal usaha dan produk kerupuk hasil usahanya.
12

KUDUS | GISTARA. COM  – Program zakat produktif Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kudus mendapat respons positif dari para penerima bantuan. Namun, kepuasan mustahik tersebut belum sepenuhnya berbanding lurus dengan peningkatan pendapatan usaha. Pendampingan dan pemantauan dampak ekonomi dinilai masih perlu diperkuat.

Temuan itu terungkap dalam penelitian tim Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus yang didanai melalui Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) 2026. Penelitian bertajuk “Analisis Multidimensi Efektivitas Zakat Produktif: Integrasi Nilai SROI, IKM dan SLOI” tersebut dipimpin Dr. Suhadi, S.E., M.SA., bersama dua anggota, Husnurrosyidah, S.Pd., S.Ak., M.E.Sy., Ak., CAP., CTA, dan Happy Yourike Fitriani. Laporan akhir penelitian diselesaikan pada akhir Oktober 2026.

Penelitian ini mencoba mengukur efektivitas zakat produktif tidak hanya berdasarkan jumlah dana yang disalurkan atau banyaknya penerima manfaat. Tim peneliti menggunakan tiga pendekatan, yakni Social Return on Investment (SROI) untuk mengukur nilai sosial yang dihasilkan, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) untuk mengetahui kepuasan penerima layanan, serta Social License to Operate Index (SLOI) untuk melihat penerimaan dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga.

BACA JUGA: Perluas Akses Pendidikan, Bupati Jepara Salurkan Kartu Sarjana Rp2,49 Miliar

Pengumpulan data dilakukan terhadap 100 mustahik penerima bantuan berupa modal usaha, peralatan, dan ternak. Selain itu, penelitian melibatkan 209 responden dari kalangan masyarakat dan muzaki.

Kepuasan mustahik mencapai kategori baik

Dari sisi pelayanan, hasil penelitian menunjukkan capaian positif. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) BAZNAS Kabupaten Kudus memperoleh nilai 80,20 dan masuk kategori baik.

Sebanyak 84 dari 100 mustahik menyatakan puas terhadap program yang diterima. Menariknya, tidak ada responden yang menyatakan tidak puas. Hasil tersebut menunjukkan bahwa program zakat produktif telah mendapatkan respons positif dari para penerima manfaat.

Penerimaan masyarakat dan muzaki terhadap BAZNAS juga tergolong baik. Menurut tim peneliti, kepercayaan tersebut tumbuh melalui penyaluran bantuan yang dinilai adil serta tata kelola kelembagaan yang mampu membangun keyakinan masyarakat.

BACA JUGA: Soroti Penggeledahan Ponpes Hamalatul Qur’an di Sukoharjo, H. Rif’an Tekankan Perlindungan Santriwati

Tim peneliti UIN Sunan Kudus berkoordinasi dengan pengurus BAZNAS Kabupaten Kudus. (Foto: Dok. Tim Peneliti)

Dampak ekonomi belum sepenuhnya optimal

Meski demikian, hasil penelitian juga menemukan sejumlah tantangan dalam pelaksanaan zakat produktif. Tingginya kepuasan mustahik ternyata belum selalu diikuti peningkatan pendapatan usaha.

Pada tahun pertama, lebih dari separuh penerima bantuan modal usaha justru mengalami penurunan pendapatan. Kondisi pasar dan melemahnya daya beli masyarakat menjadi faktor yang turut memengaruhi perkembangan usaha para mustahik.

Namun, tim peneliti mengingatkan agar penurunan pendapatan tersebut tidak serta-merta dimaknai sebagai kegagalan program. Sebab, efektivitas zakat produktif juga perlu dilihat dengan membandingkan kondisi penerima bantuan dengan perkiraan keadaan apabila mereka tidak memperoleh bantuan.

“Penurunan pendapatan tidak bisa langsung dibaca sebagai kegagalan program. Pertanyaannya, seberapa dalam mustahik akan jatuh seandainya tidak ada zakat. Di situlah zakat produktif berperan sebagai jaring pengaman,” ujar Husnurrosyidah, anggota tim peneliti sekaligus dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kudus.

BACA JUGA: Dukung Pariwisata, Express Bahari 7G Perkuat Konektivitas Jepara–Karimunjawa

Melalui pendekatan tersebut, tim memperkirakan bahwa setiap Rp 1 dana zakat yang disalurkan mampu menghasilkan nilai sosial sekitar Rp 1,92 apabila manfaatnya dihitung dalam periode tiga tahun.

Hasil penelitian juga memperlihatkan bahwa efektivitas bantuan berbeda berdasarkan jenisnya. Bantuan modal usaha dan peralatan menunjukkan hasil paling baik dibandingkan jenis bantuan lainnya. Sementara itu, bantuan ternak belum memperlihatkan hasil sesuai harapan.

Pendampingan menjadi kunci keberlanjutan

Berdasarkan temuan tersebut, tim peneliti merekomendasikan agar BAZNAS menyesuaikan jenis bantuan dengan kemampuan, kebutuhan, dan kondisi usaha masing-masing mustahik. Penyaluran zakat produktif juga perlu diikuti pendampingan usaha serta pemantauan secara berkala.

BACA JUGA: Bupati Jepara Rotasi 29 Pejabat, Penguatan Layanan Kesehatan Jadi Sorotan

Dengan demikian, keberhasilan program tidak berhenti pada saat bantuan diserahkan, tetapi juga dilihat dari perkembangan usaha dan perubahan kondisi ekonomi penerima manfaat.

“Kami berharap hasil ini bisa menjadi bahan bagi BAZNAS untuk mengukur keberhasilan program bukan hanya dari jumlah dana yang tersalurkan, tetapi juga dari perubahan nyata yang dirasakan mustahik,” kata Husnurrosyidah.

Tim berharap hasil penelitian tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengelola zakat dalam meningkatkan kualitas program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hasil penelitian selanjutnya akan dipublikasikan dalam bentuk artikel di jurnal ilmiah nasional terakreditasi serta buku berjudul Menahan Kemerosotan, Merawat Kepercayaan.

Penelitian ini sekaligus menegaskan bahwa zakat produktif bukan sekadar instrumen penyaluran bantuan, melainkan upaya membangun ketahanan ekonomi mustahik yang membutuhkan keberlanjutan, pendampingan, dan evaluasi dampak secara terukur. (KA)

BAZNASMustahikRiset UIN Sunan Kudus
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Perluas Kerjasama Internasional, Pemkab Jepara Gelar The Diplomatic Forum
next post
The Diplomatic Forum Jepara 2026: SMPN 6 Kenalkan Seni Ukir kepada Diplomat

You may also like

The Diplomatic Forum Jepara 2026: SMPN 6 Kenalkan Seni Ukir kepada Diplomat

05/11/2026

Perluas Kerjasama Internasional, Pemkab Jepara Gelar The Diplomatic Forum

04/11/2026

Festival Rebana Haul ke-19 KH M. Abdul Jamil Syarwi, Tumbuhkan Kecintaan Generasi Muda pada...

04/11/2026

100 Hari Kerja Ranting NU Tahunan: Sertifikasi Wakaf Masjid hingga Pembentukan Modin Perempuan Jadi...

04/11/2026

Pilpet Desa Kecapi: Sukambali Unggul Telak, Warga Berharap Pembangunan Berkelanjutan

03/11/2026

Desa Tegalsambi Wakili Jateng di Lomba Desa Tingkat Nasional, Kemendagri Lakukan Klarifikasi Lapangan

03/11/2026

Terkini

  • The Diplomatic Forum Jepara 2026: SMPN 6 Kenalkan Seni Ukir kepada Diplomat

    05/11/2026
  • Riset UIN Sunan Kudus: Mustahik Puas Terima Zakat Produktif, Dampak Ekonomi Perlu Dikawal

    05/11/2026
  • Perluas Kerjasama Internasional, Pemkab Jepara Gelar The Diplomatic Forum

    04/11/2026
  • FKUB Jepara Ikuti Rakor se-Jawa Tengah, Dorong Transformasi Kerukunan Menuju Solidaritas Aktif

    04/11/2026
  • Festival Rebana Haul ke-19 KH M. Abdul Jamil Syarwi, Tumbuhkan Kecintaan Generasi Muda pada Tradisi Islam 

    04/11/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here