Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Sunday, September 20, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
MuriaRegional

Bedah Pemikiran Gus Yahya, Prof. Rumadi Soroti Perubahan NU dan Pesantren

by Redaksi 31/12/2025
Redaksi 31/12/2025 249 views
249

Prof. Rumadi (tengah) sampaikan pemaparan

JEPARA | GISTARA. COM – Aswaja NU Center PCNU Kabupaten Jepara menggelar Bedah Buku Part 2 bertajuk “Menavigasi Perubahan NU dan Pesantren; Syarah Pemikiran Gus Yahya” di Mushola Pesantren Al Mustaqim, Desa Bugel, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Selasa (30/12/2025).

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Prof. Dr. Rumadi Ahmad selaku Ketua PBNU, Ketua PCNU Jepara KH Charis Rohman, serta Sekretaris Aswaja NU Center Jepara Syaiful Mustaqim yang bertindak sebagai moderator.

Ketua PBNU Prof. Dr. Rumadi Ahmad menjelaskan bahwa lahirnya buku tersebut berawal dari diskusinya bersama Gus Yahya terkait keberlanjutan program-program NU. Diskusi itu menyinggung kemungkinan apakah program yang dijalankan pada masa kepemimpinan Gus Yahya akan tetap berlanjut setelah masa khidmahnya berakhir.

“Dari diskusi kecil itu muncul kesimpulan bahwa ada program yang berlanjut dan ada pula yang mandek di tengah jalan. Program yang tetap berjalan adalah program yang bersifat sistemik dan melembaga,” jelasnya.

BACA JUGA: Jelang Nataru, UMKM Mitra Binaan PLN UIK Tanjung Jati B Borong Juara Lomba Produk Kopi Olahan Petani Kabupaten Jepara

Dari gagasan tersebut kemudian lahir buku setebal 338 halaman yang diterbitkan oleh Islami Digital Indonesia pada tahun 2025. “Gagasan atau pemikiran besar harus dipublikasikan,” tegas Prof. Rumadi.

Ia menambahkan, buku ini merupakan syarah atau ulasan pemikiran Gus Yahya yang ditulis oleh 10 penulis dari berbagai perspektif, di antaranya Ahmad Suaedy dan sejumlah intelektual NU lainnya. Adapun tulisan Gus Yahya yang menjadi rujukan dalam buku tersebut antara lainRenungan Akhir Tahun 2024, Konsolidasi Sebuah Keharusan Bagi NU (NU Online, 31 Desember 2024), serta Peta Masalah Dunia Pesantren (Detik.com, 23 Januari 2024).

Dalam tulisannya tentang konsolidasi NU, Prof. Rumadi menjelaskan bahwa Gus Yahya menawarkan tiga kerangka utama yang disebut sebagai tiga matra konsolidasi.

Pertama, konsolidasi tata kelola untuk memastikan NU dikelola secara sistematis, tertib, dan berbasis prinsip yang jelas.

Kedua, konsolidasi sumber daya manusia yang diarahkan pada pengelolaan SDM dan pembiayaan secara sistematis guna meningkatkan kapasitas organisasi.

Ketiga, konsolidasi agenda agar seluruh kegiatan unit organisasi NU memiliki arah yang selaras dan terkoordinasi.

BACA JUGA: Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Polres Jepara Gelar Sosialisasi P4GN Ke Warga Desa Ujungpandan

Sementara itu, dalam tulisan Peta Masalah Dunia Pesantren, Gus Yahya secara umum membahas tantangan pesantren dalam beradaptasi dengan era modern tanpa kehilangan jati dirinya. Hal tersebut disampaikan Prof. Rumadi, guru besar UIN Jakarta asal Jepara, dalam kata pengantar buku halaman xi.

Di hadapan para peserta diskusi, mantan Ketua Lakpesdam PBNU itu menegaskan bahwa perubahan bukanlah perkara mudah, namun tetap harus dilakukan. “Perubahan NU dan pesantren harus jelas arahnya,” tandasnya.

Ketua PCNU Jepara KH Charis Rohman dalam paparannya menyampaikan bahwa dengan membaca buku tersebut, arah dan target pemikiran Gus Yahya menjadi semakin jelas.

Ia menilai, jika saat ini gagasan tersebut masih menuai pro dan kontra, hal itu serupa dengan pemikiran Gus Dur di masa lalu yang sempat dianggap kontroversial, namun kini diterima luas oleh masyarakat.

“Begitu pula dengan pemikiran Gus Yahya saat ini,” ujarnya. Senada dengan Prof. Rumadi, KH Charis menambahkan bahwa perubahan NU harus diarahkan untuk menyongsong satu abad Nahdlatul Ulama.

Dalam sambutannya, Ketua Aswaja NU Center PCNU Jepara H. Sholahuddin menyampaikan bahwa bedah buku ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan. Sebelumnya, kegiatan serupa juga digelar secara daring melalui Google Meet pada 20 Desember 2025. (KA)

Bedah BukuNUPemikiran Gus YahyaPesantren
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Tiga Pemalsu SKCK Di Jepara Dibekuk
next post
Akhir Tahun, 522 Anak Yatim dan 233 Tenaga Terima Santunan dari Pemkab Jepara

You may also like

Harlah ke-69 YAPI Nahdlatul Fata, Meneguhkan Kembali Peran Orang Tua dalam Pendidikan

19/09/2026

PERSIMANU 2 Digelar, Pelajar Ma’arif NU Jepara Didorong Ukir Prestasi

19/09/2026

Ulil Albab Ajak Pramuka Melek Perda dan Berani Ambil Peran 

19/09/2026

Dari Bijak Bermedia hingga Mendampingi Anak di Era Digital, DWP Perumda Jepara Gelar Pelatihan...

19/09/2026

Bupati Jepara Rotasi 29 Pejabat, Penguatan Layanan Kesehatan Jadi Sorotan

18/09/2026

3.500 Peserta Ikuti Persimanu II, Wujudkan Siswa Ma’arif Berprestasi dan Nasionalis

18/09/2026

Terkini

  • Tingkatkan Kualitas Sarana Pendidikan, 17 Madrasah di Jepara Digelontor Revitalisasi Banpres

    20/09/2026
  • Harlah ke-69 YAPI Nahdlatul Fata, Meneguhkan Kembali Peran Orang Tua dalam Pendidikan

    19/09/2026
  • PERSIMANU 2 Digelar, Pelajar Ma’arif NU Jepara Didorong Ukir Prestasi

    19/09/2026
  • Baru Dilantik, KKMA 02 Jepara Langsung Tancap Gas Bedah Kerangka TKA 2026

    19/09/2026
  • Ulil Albab Ajak Pramuka Melek Perda dan Berani Ambil Peran 

    19/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here