Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Monday, October 26, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
MuriaRegional

Pemprov Jateng Ajukan Klaim Asuransi Usaha Tani Padi Terdampak Banjir di Wilayah Muria

by Redaksi 19/01/2026
Redaksi 19/01/2026 246 views
246

Area persawahan yang terdampak banjir

SEMARANG | GISTARA. COM — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah mengajukan klaim asuransi usaha tani padi (AUTP), untuk lahan pertanian yang terdampak banjir di wilayah muria yang meliputi  Kudus, Pati, Grobogan, dan Jepara.

Saat ini data sudah berada di Asuransi Jasindo (Jasa Indonesia), untuk dilakukan validasi dan realisasi atau klaim asuransi.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares mengatakan, pendataan terkait lahan padi yang terdampak banjir sudah dilakukan. Tepatnya, untuk daerah Kudus, Pati, dan Grobogan. Data tersebut sudah dimasukkan ke dalam aplikasi SIAP, yang digunakan untuk klaim AUTP.

“Dari data itu Jasindo nanti akan mengajak pihak pengendali organisme pengganggu tumbuhan (OPT) Dinas Pertanian yang ada di setiap kabupaten untuk mengecek, divalidasi sesuai apa tidak. Prosesnya sekitar 15 hari setelah kejadian atau pelaporan. Setelah valid, Jasindo akan melakukan penggantian kepada kelompok yang terdampak,” katanya di Semarang, Senin (19/2/2026).

BACA JUGA: Penanganan Longsor Tempur, Pemprov Jateng Gelontor 260 Juta untuk Pemulihan Awal

Tercatat, di wilayah Kudus ada 315,49 hektare lahan padi yang terdampak banjir. Tersebar di Kecamatan Jati seluas 50,70 hektare, Kecamatan Kaliwungu 58,02 hektare, Mejobo 130,18 hektare, Undaan 35,86 hektare, dan Jekulo 40,73 hektare.
Wilayah Pati terdapat 672,12 hektare lahan yang terdampak banjir, meliputi Kecamatan Jakenan 260 hektare, dan Gabus 412,29 hektare.

Sementara, untuk Kabupaten Grobogan terdapat 83,3 hektare lahan pertanian di Kecamatan Brati yang terdampak banjir.

“Kalau yang kita ganti itu biasanya yang sudah mau panen. Kayak di Kudus itu kan sudah mau panen, tidak bisa diselamatkan,” ungkapnya.
Frans menjelaskan, data AUTP Provinsi Jawa Tengah 2025, terdapat empat daerah yang dimasukkan karena berpotensi tekena dampak perubahan iklim (DPI) atau bencana, yaitu Kabupaten Demak, Pati, Kudus, dan Grobogan.
Sementara, Kabupaten Jepara belum masuk dalam daftar AUTP 2025. Mekanisme penyelesaian lahan terdampak banjir di sana berbeda. Begitu halnya daerah lain yang lahan padinya terancam gagal panen, karena terdampak bencana dan organisasi pengganggu tanaman.

“Jepara juga sudah ada datanya karena yang terkena sawah semua. Mekanismenya bukan asuransi, tetapi kami mengajukan bantuan penggantian benih padi untuk ditanam ulang dengan pupuknya,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi telah menginstruksikan kepada kepala daerah yang wilayahnya terdampak cuaca ekstrem, untuk segera mengajukan asuransi gagal panen. Hal itu dilakukan sebagai langkah perlindungan bagi petani.

“Nanti untuk Kudus, Pati, dan Jepara diminta segera ajukan terkait (asuransi) gagal panen,” katanya, saat penandatanganan Komitmen Bersama Pencapaian Target Kinerja Ketahanan Pangan Provinsi Jateng 2026, di The Sunan Hotel, Kota Surakarta, Rabu (14/1/2026).

Gubernur menyampaikan, cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi memang tidak bisa dihindari. Namun, dampaknya tetap bisa ditekan melalui mitigasi dan kesiapsiagaan pemerintah daerah. Salah satunya, mengalokasikan anggaran untuk asuransi usaha tani padi (AUTP). Pemprov Jateng sendiri pada 2026 telah mengalokasikan sekitar Rp1,8 miliar, untuk melindungi petani dan lahan seluas 10.449 hektare.

Ahmad Luthfi tidak ingin pencapaian target ketahanan pangan dan swasembada pangan Provinsi Jawa Tengah yang sudah dicanangkan pada 2026, terganggu atau tidak dapat dipenuhi. (KA)

Area PersawahanBanjirKlaim Asuransi
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Tinjau Banjir di Sowan Kidul,  Wabup Jepara Minta BBWS Lakukan Normalisasi
next post
Lazisnu Ranting Langon Galang Dana Rp. 18,9 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor Jepara

You may also like

Nur Hidayat Dorong Evaluasi Menyeluruh atas Wafatnya Atlet Selam Jepara

25/10/2026

Rifqi dan Khubaila Terpilih Jadi Mas dan Mbak Duta Wisata Jepara 2026, Siap Promosikan...

25/10/2026

Khoirul Muslimin Ajak Mahasiswa BCB UNISNU Cerdas Kelola Keuangan dan Berwirausaha

23/10/2026

HSN MWC NU Tahunan, Santri Didorong Kuasai Teknologi dan Jadi Pelopor Perdamaian

22/10/2026

Gelorakan Semangat Resolusi Jihad, 2.000 Peserta Hadiri Apel Hari Santri di Mlonggo

22/10/2026

Momentum Hari Santri 2026, Bupati Jepara Ajak Santri Kembangkan Ilmu Pengetahuan hingga Kewirausahaan 

22/10/2026

Terkini

  • Nur Hidayat Dorong Evaluasi Menyeluruh atas Wafatnya Atlet Selam Jepara

    25/10/2026
  • Kabar Duka, Fathan Subchi Dikabarkan Wafat di Rusia

    25/10/2026
  • Rifqi dan Khubaila Terpilih Jadi Mas dan Mbak Duta Wisata Jepara 2026, Siap Promosikan Potensi Daerah

    25/10/2026
  • Atlet Jepara Subhan Pertahankan Emas Para Bulutangkis Asian Para Games Nagoya Jepang 2026

    24/10/2026
  • IPARI dan MAN 2 Jepara Raih Juara 1 Karnaval Hari Santri 2026

    23/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here