JEPARA | GISTARA. COM — Kabupaten Jepara menandai langkah baru dalam pelestarian sejarah dan budaya melalui soft opening kerja sama pengelolaan museum bertajuk “Heritage Performing Art”, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan yang digelar di Pendopo Kabupaten Jepara ini dihadiri langsung oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama jajaran pemerintah daerah, mitra BUMD, komunitas, serta masyarakat.
Turut mendampingi dalam acara tersebut Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Diskominfo, Bank Jateng, PDAM Jepara, Dekranasda Jepara, serta berbagai komunitas lokal.
BACA JUGA: Resmi, Pimpinan BAZNAS Jepara 2026–2031 Dilantik
Dalam sambutannya, Bupati Witiarso Utomo menegaskan bahwa peluncuran ini menjadi awal transformasi museum di Jepara.
“Melalui soft opening ini, kita memulai babak baru. Museum tidak lagi sekadar menjadi saksi bisu sejarah, tetapi harus berdenyut sebagai ruang kolaborasi yang hidup,” ujarnya.

Bupati dan Wakil Bupati Jepara hadiri Soft Opening Heritage Performing Art
Sejalan dengan itu, Kepala Perumda Aneka Usaha Jepara, Wike Dwi Utomo, S.Pi, menekankan pentingnya penguatan ekosistem ekonomi kreatif. Ia menyebut kegiatan perdana bertajuk Srikandi Vibes sebagai langkah awal untuk mempertemukan komunitas, pelaku kreatif, dan mitra bisnis dalam satu ruang kolaborasi berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua PD Forum TBM Jepara, M. Ali Burhan, menyoroti pentingnya inovasi dalam pelestarian budaya. Menurutnya, pengemasan pertunjukan tradisional yang lebih menarik dan relevan bagi generasi masa kini merupakan bagian dari gerakan literasi budaya yang perlu didukung bersama.
BACA JUGA: Hari Terakhir Kunjungan Gratis, Museum Kartini Jepara Jadi Wisata Edukatif Favorit di Awal 2026
Kegiatan ini diselenggarakan oleh JE Creator Perumda Jepara dengan melibatkan kepanitiaan kolektif dari Sanggar Praba Kusuma, Forum TBM Jepara, Rumah Belajar Ilalang, dan Rumah Kartini.
Acara semakin semarak dengan penampilan dalang cilik Nyi Dayu dan Nyi Nafihta, serta Ki Azka sebagai pembuka (pepucuk lampahan). Jalannya kegiatan dipandu oleh MC Den Hasan dan Risa Mutafariha.
Melalui “Heritage Performing Art”, Jepara menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan museum sebagai ruang hidup yang tidak hanya menyimpan sejarah, tetapi juga menghidupkan budaya dan kreativitas masyarakat. (KA)