Dosen UNISNU Jepara Dampingi Siswa MA Walisongo Pecangaan dalam Program Baca Kitab Kuning Nahwu Sharaf Cepat

Dr. Hudi mempraktekkan cara cepat membaca kitab kuning

JEPARA | GISTARA. COM – Dosen Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Pendampingan Baca Kitab Kuning dengan Metode Nahwu Sharaf Cepat di MA Walisongo Pecangaan. Kegiatan ini dilaksanakan selama enam bulan sebagai bagian dari program hibah internal UNISNU Jepara.

Program pengabdian ini dilaksanakan oleh tim dosen UNISNU Jepara yang terdiri atas Dr. Hudi  S.H.I., M.S.I., Zuhrotun Nafisah Lc.,M.H.I dan Dr. H. Munasir, S.Ag., M.M.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca, memahami, dan menganalisis teks kitab kuning, khususnya melalui penguatan dasar-dasar ilmu nahwu dan sharaf secara praktis, cepat, dan mudah dipahami.

BACA JUGA: Pameran “TATAH” Resmi Dibuka, Menteri Kebudayaan Ajak Generasi Muda Lestarikan Seni Ukir

Ketua tim pengabdian Dr. Hudi menyampaikan bahwa kemampuan membaca kitab kuning merupakan salah satu kompetensi penting bagi siswa madrasah, terutama dalam memahami khazanah keilmuan Islam klasik. Namun, dalam praktiknya, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan karena belum kuat dalam penguasaan kaidah nahwu dan sharaf.

“Melalui pendampingan ini, kami berupaya menghadirkan metode pembelajaran yang lebih sederhana, aplikatif, dan bertahap agar siswa lebih mudah memahami struktur kalimat Arab serta mampu membaca kitab kuning dengan lebih percaya diri,” ujar Dr. Hudi pada gistara, Kamis (7/5/2026).

BACA JUGA: DPRD Jepara Godok Empat Ranperda, Ada Regulasi Pemilihan Petinggi

Selama enam bulan pelaksanaan, kegiatan pendampingan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pemetaan kemampuan awal siswa, pengenalan kaidah dasar nahwu dan sharaf, latihan membaca teks kitab kuning, praktik identifikasi kedudukan kata dalam kalimat, hingga evaluasi perkembangan kemampuan siswa.

Pendampingan juga dilakukan secara interaktif agar siswa tidak hanya menghafal kaidah, tetapi juga mampu menerapkannya dalam membaca teks.

Seorang siswa praktek langsung membaca kitab di depan kelas

Dosen anggota Zuhrotun Nafisah menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, tetapi juga menekankan latihan langsung. Dengan cara tersebut, siswa dapat memahami hubungan antara kaidah bahasa Arab dan praktik membaca kitab.

“Kami mendorong siswa untuk aktif mencoba membaca, mengurai susunan kalimat, serta memahami makna teks secara bertahap. Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi anggapan bahwa belajar nahwu sharaf itu sulit,” jelasnya.

Sementara itu, Dr. Munasir menambahkan bahwa program pengabdian ini menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah.

BACA JUGA: PMII Soroti Akses dan Kualitas Pendidikan Jepara

Menurutnya, sinergi antara kampus dan madrasah sangat penting untuk memperkuat literasi keislaman siswa, khususnya dalam penguasaan kitab kuning.

Pihak MA Walisongo Pecangaan menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Program pendampingan tersebut dinilai memberikan manfaat bagi siswa karena membantu mereka memahami materi nahwu sharaf secara lebih sistematis dan menyenangkan. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung penguatan karakter keilmuan Islam yang menjadi ciri khas pendidikan madrasah.

Melalui kegiatan pengabdian ini, tim dosen UNISNU Jepara berharap siswa MA Walisongo Pecangaan semakin termotivasi untuk mempelajari kitab kuning serta mampu mengembangkan kemampuan membaca teks Arab klasik secara mandiri. Program ini juga diharapkan dapat menjadi model pendampingan pembelajaran nahwu sharaf yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan madrasah.

Sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan komitmen UNISNU Jepara dalam memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan, khususnya di bidang penguatan literasi kitab kuning dan pembelajaran keislaman di madrasah. (KA)

Related posts

Cegah Kekerasan di Lingkungan Pendidikan, Sekolah Bumi Kartini Gelar Pelatihan ROOTS:  Stop Bullying, Start Respect

Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, Magister Manajemen UNISNU Jepara Gelar Kuliah Tamu Bersama Prof. Widodo

PAUD Terpadu TA Muslimat NU Jepara Adakan Santunan Anak Yatim dan Dhuafa