Tingkatkan Public Speaking dan Kreativitas Digital, HMPS KPI Unisnu Jepara Gelar Pelatihan Kepewaraan dan Konten Kreator

Wakil Dekan Fakultas Komunikasi dan Desain, Khoirul Muslimin membuka acara ditandai dengan pemukulan gong

JEPARA | GISTARA. COM — Suasana pagi penuh semangat tampak mewarnai kedatangan siswa-siswi SMA/SMK/MA dari Jepara dan Demak untuk mengikuti Pelatihan Kepewaraan dan Konten Kreator yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (HMPS KPI) Fakultas Komunikasi dan Desain Unisnu Jepara di Auditorium Lantai 4, Sabtu (23/5/2026).

Gubernur HMPS KPI, Achmad Nur Fakhri Zakariya, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja organisasi mahasiswa yang bertujuan membekali mahasiswa KPI serta siswa-siswi tingkat SLTA mengenai keterampilan menjadi pembawa acara (MC) yang baik, sekaligus mampu membuat konten positif dan berdampak bagi masyarakat.

“Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan bekal keterampilan komunikasi, kepercayaan diri, serta kemampuan membuat konten kreatif yang bermanfaat dan inspiratif,” ujarnya.

BACA JUGA: Jalur Alternatif Duplak–Sumanding Diresmikan, Gerakkan Pertumbuhan Ekonomi Desa 

Sementara itu, Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Mahfudlah Fajrie, mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dari Jepara dan Demak yang telah berkenan mengikuti kegiatan pelatihan tersebut.

Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta yang hadir sejak pagi untuk belajar bersama dalam suasana akademik yang kreatif dan produktif.

“Saya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dan siswa dalam belajar menjadi pembawa acara dan membuat konten. Jadi, nantinya materi tidak hanya disampaikan secara teori, tetapi juga melalui praktik. Selain itu, peserta dari unsur siswa juga akan diajak berkeliling mengenal laboratorium yang dimiliki Fakultas Komunikasi dan Desain,” ucapnya saat memberikan sambutan.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Fakultas Komunikasi dan Desain, Khoirul Muslimin, menyampaikan bahwa Pelatihan Kepewaraan dan Konten Kreator merupakan bagian dari tanggung jawab program studi dalam mengembangkan kemampuan mahasiswa dan pelajar di bidang public speaking serta produksi konten kreatif.

Peserta pelatihan bersama Pimpinan FDK Unisnu Jepara

Ia menjelaskan bahwa narasumber yang dihadirkan merupakan alumni Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam yang telah memiliki pengalaman dan kemampuan memadai di bidangnya, yakni Sulismanto dan Ibrahim Al-Islami.

“Kebetulan yang menjadi narasumber adalah alumni Komunikasi dan Penyiaran Islam, Mas Sulismanto dan Mas Ibrahim. Keduanya memiliki kemampuan yang sangat memadai di bidang kepewaraan dan konten kreatif,” ungkapnya.

Khoirul juga menjelaskan bahwa metode pelatihan tidak hanya berupa penyampaian materi, tetapi juga praktik dan demonstrasi. Menurutnya, hal tersebut sesuai dengan konsep level guru yang terdiri atas mediocre teacher, good teacher, excellent teacher, dan great teacher.

BACA JUGA: Jelang Idul Adha, Masjid di Jepara Didorong Setor Dana Kurban ke BAZNAS, Berikut Alurnya

Ia menerangkan bahwa mediocre teacher merupakan level pertama, yakni guru yang hanya menyampaikan materi tanpa memberikan penjelasan detail maupun contoh-contoh pendukung. Sementara itu, good teacher adalah guru yang mampu memberikan penjelasan secara rinci dan jelas disertai contoh-contoh yang mudah dipahami peserta.

Adapun excellent teacher merupakan level guru yang tidak hanya mampu menjelaskan materi secara detail, tetapi juga memberikan simulasi, demonstrasi, dan praktik secara langsung kepada peserta agar lebih mudah memahami materi yang disampaikan.

“Narasumber yang dihadirkan panitia ini nantinya masuk pada level kedua dan ketiga, karena Mas Sulismanto dan Mas Ibrahim tidak hanya memberikan penjelasan, tetapi juga memberikan contoh serta memandu praktik menjadi MC yang baik dan membuat konten yang positif,” jelasnya.

Menurutnya, level tertinggi seorang pendidik adalah great teacher, yakni sosok guru yang mampu memberikan inspirasi dan pengaruh positif bagi peserta didik maupun lingkungan sekitarnya.

Di akhir sambutannya, Khoirul Muslimin menyampaikan harapan agar kegiatan pelatihan tersebut dapat memberikan manfaat dan pengalaman berharga bagi seluruh peserta. Ia juga secara resmi membuka kegiatan pelatihan sekaligus melaunching logo Feskom 2026.

“Saya ucapkan selamat dan sukses. Semoga kegiatan pelatihan ini memberikan manfaat bagi seluruh peserta. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Pelatihan Kepewaraan dan Konten Kreator secara resmi dibuka, sekaligus launching logo Feskom 2026,” tutupnya (KA)

Related posts

MTs Matholi’ul Huda Bugel Siap Cetak Santri Intelektual

Pembinaan BCB Bahas Manajemen Waktu dan Prioritas dalam Perspektif Islam

Guest Lecture Internasional, Kaji Transformasi Budaya Ukir Jepara di Era Digital