JEPARA | GISTARA. COM – Suasana haru, bangga, dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Akhirussanah RA dan MI Manbaul Falihin Ngabul yang digelar di halaman MI Manbaul Falihin, Kamis (18/6/2026).
Acara yang dihadiri ratusan siswa, guru, wali murid, tokoh masyarakat, dan tokoh agama tersebut berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni bernuansa Islami.
Kegiatan diawali dengan pra acara yang menampilkan grup rebana Alfalihin, yang merupakan ekstra kurikuler di MI Manbaul Falihin. Lantunan lagu-lagu religi yang diiringi tabuhan rebana berhasil menciptakan suasana khidmat sekaligus semarak, menghibur para tamu undangan yang telah memadati lokasi acara sejak pagi.
Acara inti dibuka oleh dua siswa kelas V MI, Niswah dan Naila, yang bertugas sebagai pembawa acara. Seluruh hadirin kemudian diajak membaca Surat Al-Fatihah, dilanjutkan dengan tahlil yang dipimpin oleh KH. Lutfi Rahman.
BACA JUGA: Menjadi Pembelajar Sejati, di Tengah Gempuran AI
Momen yang paling ditunggu adalah prosesi wisuda siswa RA dan MI Manbaul Falihin. Para siswa tampak bahagia menerima penghargaan atas perjalanan pendidikan yang telah mereka tempuh.
Seusai prosesi wisuda MI, siswa kelas VI mempersembahkan lagu Mars Madrasah Ibtidaiyah dan lagu perpisahan “Selamat Tinggal Guru dan Kawanku” yang mengundang rasa haru para guru dan orang tua.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan pengumuman siswa berprestasi dari kelas I hingga kelas VI MI Manbaul Falihin. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas semangat belajar dan prestasi yang telah diraih para siswa selama menempuh pendidikan di madrasah.
Penampilan tim rebana Alfalihin
Kepala MI Manbaul Falihin, H. Zunaidi, S.Pd.I., yang juga mewakili kepal RA, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada lembaga yang dipimpinnya.
“Untuk siswa RA selama dua tahun dan siswa MI selama enam tahun telah belajar di sini, Hari ini saatnya kami kembalikan kepada orang tua masing-masing untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Kami berharap lulusan RA melanjutkan ke MI Manbaul Falihin dan lulusan MI melanjutkan ke MTs,” ujarnya.
BACA JUGA: Sambut 1 Muharam 1448 H Bersama Gandrung Nabi, Bupati Jepara Ajak Warga Perkuat Cinta Rasul dan Persatuan
Petinggi Desa Ngabul, Sholekan, S.H., turut mengapresiasi pelaksanaan akhirussanah yang berlangsung meriah. Ia menyatakan dukungannya terhadap keberadaan RA dan MI Manbaul Falihin sebagai lembaga pendidikan yang berperan penting dalam mencetak generasi penerus bangsa.
Sementara itu, perwakilan wali murid yang diwakili oleh K. Fatkur menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh guru yang telah mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran dan ketulusan.
“Anak-anak yang awalnya belum bisa apa-apa kini memiliki banyak pengetahuan dan keterampilan. Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi para guru serta memohon maaf apabila selama proses belajar mengajar anak-anak kami banyak merepotkan,” tuturnya.
BACA JUGA: Menjaga Marwah Pesantren di Tengah Kasus Kekerasan Seksual, Gus Sholah: Perkuat Nalar Kritis dan Perlindungan Santri
Kyai Fatkur mengajak warga masyarakat menyekolahkan anaknya di MI Manbaul Falihin, terutama bagi lulusan RA Manbaul Falihin.
Ketua Yayasan Manbaul Falihin, Maskuri, S.IP., juga memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung keberadaan RA dan MI Manbaul Falihin agar semakin berkembang dan mampu memberikan layanan pendidikan yang lebih baik.
Selain prosesi wisuda, para siswa juga menampilkan beragam pentas seni yang memukau. Siswa RA Manbaul Falihin menampilkan tiga pertunjukan seni, sementara siswa MI menampilkan lima pentas seni serta penampilan rebana yang mendapat sambutan meriah dari para hadirin.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi itu ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Abdurrahim. Melalui akhirussanah ini, RA dan MI Manbaul Falihin tidak hanya melepas para lulusannya, tetapi juga meneguhkan komitmen dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. (KA)