
JEPARA | GISTARA. COM – Potensi besar zakat dari sektor swasta di Jepara kini tidak lagi dibiarkan berjalan sendiri-sendiri tanpa arah yang terintegrasi. Langkah berani diambil BAZNAS Kabupaten Jepara dengan merangkul Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jepara, membuka ruang kolaborasi baru yang siap memobilisasi seluruh asosiasi pengusaha di bawah satu visi kemaslahatan umat.
Langkah terbaru, BAZNAS Jepara melakukan silaturahmi dengan pengurus KADIN Jepara guna menjajaki potensi zakat dari kalangan pengusaha swasta.
Pertemuan tersebut berlangsung di Sekretariat KADIN Jepara, Wisma Andany, Kelurahan Pengkol, Jepara, pada Rabu (24/6/2026).
BACA JUGA: BAZNAS Jepara Ajak Pemdes Maksimalkan Kotak Sedekah, Hasilnya 100 Persen Kembali untuk Desa
Hadir dalam kesempatan itu, Ketua BAZNAS Jepara M. Nasrullah Huda didampingi Wakil Ketua I Ali Masyhuri. Kedatangan jajaran BAZNAS disambut langsung oleh Ketua KADIN Jepara Andang Wahyu Triyanto bersama sejumlah Wakil Ketua KADIN.
Ketua BAZNAS Jepara, M. Nasrullah Huda, mengungkapkan bahwa selama ini sumber penghimpunan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) di Bumi Kartini masih didominasi oleh kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Oleh karena itu, BAZNAS kini gencar menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, demi mengoptimalkan potensi yang ada.
”Permohonan bantuan yang masuk ke BAZNAS luar biasa besarnya. Hal ini tentu harus diimbangi dengan penghimpunan yang masif juga, agar semakin banyak masyarakat kita yang bisa dibantu,” ujar Gus Huda.
Gayung bersambut, Ketua KADIN Jepara Andang Wahyu Triyanto menyambut positif inisiatif dan silaturahmi dari BAZNAS Jepara. Pihaknya menyatakan sangat terbuka untuk berkolaborasi dan menyinergikan program kerja demi kemaslahatan umat.
Sebagai “rumah besar” bagi para pelaku usaha di Jepara, KADIN siap memfasilitasi BAZNAS untuk mensosialisasikan program-programnya kepada jejaring bisnis yang lebih luas.
“Kami siap mengumpulkan seluruh jajaran asosiasi pengusaha yang ada di bawah naungan KADIN untuk sosialisasi program BAZNAS ini,” tegas Andang, yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah tersebut.
BACA JUGA: 850 Pekerja Kantongi Kartu Mebel Jepara, Hadirkan Perlindungan Kesehatan hingga Akses Kuliah
Penegasan senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua KADIN Jepara, Chairul Anwar. Sebagai langkah konkret, KADIN akan segera merancang agenda pertemuan khusus dengan menghadirkan seluruh jajaran pengurus KADIN serta para ketua asosiasi usaha di bawah naungannya.
Chairul yang juga duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Jepara ini, memberikan dukungan penuh terhadap skema zakat Muqayyadah atau zakat terikat yang ditawarkan oleh BAZNAS Jepara. Menurutnya, skema ini menjadi solusi tepat bagi para pengusaha swasta.
“Selama ini, para pengusaha yang tergabung di KADIN sebenarnya sudah menunaikan zakat secara mandiri. Zakat atau sedekah tersebut juga sudah terlanjur dinantikan oleh para mustahik (penerima zakat) yang rutin kita bantu selama ini. Dengan skema zakat muqayyadah, sinergi ini akan menjadi lebih terarah tanpa memutus jalur manfaat yang sudah berjalan,” pungkas Chairul.(KA)