MALAYSIA | GISTARA. COM — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XXI Internasional Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara bermitra dengan Pertubuhan Kebajikan Ukhuwah Fillah (PKUF) Malaysia menggelar kegiatan penguatan kapasitas perempuan melalui edukasi parenting di era digital dan pelatihan craftpreneurship. Kegiatan yang mengusung tema “Perkuat Ketahanan Keluarga melalui Parenting di Era Digital dan Craftpreneurship” tersebut berlangsung selama dua hari, 21–22 Agustus 2026, bertempat di Aula PKUF Rawang, Malaysia.
Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu anggota PKUF Malaysia. Rangkaian kegiatan diawali dengan opening ceremony sebagai pembukaan resmi program. Ketua mitra PKUF Malaysia, Murniati, menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan kolaboratif bersama Tim KKN XXI Internasional Unisnu Jepara memberikan kesempatan bagi anggota PKUF untuk memperoleh pengalaman dan keterampilan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga maupun kegiatan produktif.
“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap bisa belajar hal-hal yang belum kami pahami, dan menjadi bekal skill untuk ibu-ibu semua” ujar Murniati dalam sambutannya.
BACA JUGA: Duet KH Miftachul Akhyar–Gus Kikin, Nahkoda Baru PBNU 2026–2031
Setelah rangkaian pembukaan, tim pengabdi melanjutkan penguatan wawasan mengenai pentingnya membangun ketahanan keluarga di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Sesi capacity building tentang parenting di era digital disampaikan oleh Azzah Nor Laila, S.Th.I., M.S.I.. Materi tersebut membahas tantangan pengasuhan anak di tengah perkembangan teknologi, strategi membangun komunikasi keluarga yang sehat, dan pesan edukatif parenting dari penafsiran ayat-ayat al-Qur’an.
Selain penguatan kapasitas dalam bidang parenting, kegiatan juga dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan souvenir dan handcraft. Pelatihan ini didampingi secara langsung oleh mahasiswa KKN XXI Internasional Unisnu Jepara. Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga terlibat dalam praktik pembuatan berbagai produk kerajinan seperti gantungan kunci, hiasan souvenir kaca yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.
BACA JUGA: Heboh Pulau Menjangan Kecil Dikabarkan Dijual Rp500 Miliar, Bupati Jepara Tegaskan itu Hoaks
Pelatihan craftpreneurship tersebut diarahkan sebagai salah satu upaya meningkatkan keterampilan anggota PKUF Malaysia, khususnya dalam menghasilkan souvenir dan produk handcraft yang memiliki nilai jual. Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif kegiatan produktif yang berpotensi memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga sekaligus mendorong kemandirian ekonomi perempuan.
Kolaborasi antara Tim KKN Angkatan XXI Internasional Unisnu Jepara dan PKUF Malaysia ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perempuan dalam menghadapi tantangan keluarga di era digital sekaligus membuka peluang pengembangan keterampilan ekonomi kreatif. Melalui perpaduan edukasi parenting dan craftpreneurship, kegiatan diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas peserta dalam pengasuhan keluarga, tetapi juga mendorong lahirnya keterampilan produktif yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen serta peran strategis Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara dalam melaksanakan pengabdian di kancah internasional dan memberikan dampak secara global. (KA)