JEPARA | GISTARA. COM – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Jepara mulai mematangkan program kerja pasca pelantikan pengurus. Selain mempersiapkan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kabupaten, LPTQ berkomitmen memperkuat pembinaan kader di berbagai cabang lomba sekaligus memperluas syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi pengurus harian dan para ketua bidang LPTQ Jepara di Aula 2 Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jepara, Selasa (13/10/2026).
Ketua LPTQ Jepara, Dr. KH Abdul Wahab, mengatakan, salah satu fokus utama kepengurusan saat ini adalah mendukung program religiusitas Pemerintah Kabupaten Jepara melalui pengembangan kegiatan keagamaan, khususnya yang berkaitan dengan Al-Qur’an.
BACA JUGA: Desa Tempur Jadi Cermin Kerukunan Umat Beragama di Jepara
Menurut dia, pelaksanaan MTQ harus dipersiapkan secara maksimal agar berlangsung baik, meriah, dan mampu menarik partisipasi masyarakat.
“MTQ Kabupaten Jepara harus kita siapkan secara maksimal. Sosialisasinya juga perlu dilakukan secara masif, terstruktur, dan terukur,” ujar Dr. Wahab yang juga menjadi Wakil Rektor 3 Unisnu Jepara.
Peserta rapat koordinasi memberikan masukan untuk roadmap LPTQ Jepara
Ia menegaskan, evaluasi pelaksanaan MTQ sebelumnya menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan sekaligus menyiapkan kader yang mampu berkompetisi di setiap cabang lomba.
Karena itu, pembinaan tidak boleh berhenti pada saat menjelang perlombaan. Setiap bidang diharapkan menyusun program yang jelas dan berkelanjutan agar potensi peserta dapat berkembang secara optimal.
BACA JUGA: Hindun Anisah Dorong Ekraf Karimunjawa Naik Kelas, Gekrafs Diminta Perkuat Pendampingan
Selain pembinaan, LPTQ juga didorong memperluas syiar Al-Qur’an melalui kegiatan yang dekat dengan masyarakat. Salah satu gagasan yang dibahas adalah mengembangkan kajian tafsir secara daring, kemudian membukukan hasilnya agar bisa menjadi bahan literasi Al-Qur’an bagi masyarakat.
Dari sisi kelembagaan, LPTQ perlu memiliki peta jalan atau roadmap yang jelas selama satu periode kepengurusan. Perencanaan tersebut mencakup target program, tahapan pencapaian, serta kepastian pengajuan hibah setiap tahun agar kegiatan dapat berjalan secara terarah.
Penguatan organisasi juga akan dilakukan hingga tingkat kecamatan. LPTQ Jepara berencana membentuk tim untuk menghidupkan kembali aktivitas LPTQ di masing-masing kecamatan sehingga pembinaan dapat menjangkau lebih banyak peserta.
BACA JUGA: Jelang Pencoblosan, 61 Calon Petinggi di Jepara Komitmen Jaga Pilpet Damai
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Jepara, Muadz, menegaskan pentingnya memastikan pelaksanaan MTQ sebagai bagian dari pengembangan kehidupan keagamaan di daerah.
Ia juga mendorong adanya audiensi dengan Bupati Jepara untuk membahas penguatan peran dan program LPTQ ke depan.
Menurut Muadz, pembinaan pada masing-masing cabang perlu lebih ditingkatkan agar aktivitas LPTQ semakin terlihat dan memberikan hasil nyata.
Melalui koordinasi tersebut, LPTQ Jepara diharapkan mampu membangun program pembinaan yang berkesinambungan, memperkuat organisasi hingga tingkat kecamatan, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. (KA)