Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Thursday, October 8, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
MuriaRegional

Direktur RSUD Kartini: Fogging Tidak Efektif Tangkal DBD

by Kunjari Ali 26/02/2024
Kunjari Ali 26/02/2024 995 views
995

JEPARA | GISTARA.COM – Kegiatan fogging atau pengusiran nyamuk menggunakan metode asap di Kabupaten Jepara ternyata tidak efektif. Pasalnya, hanya memusnahkan nyamuk besar, tidak sekalian jentik-jentik.

Hal tersebut, disampaikan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RA Kartini Jepara, Tri Iriantiwi. Bagi dia, fogging tidak menyelesaikan masalah, justru dengan dengan langkah 3 M menjadi efektif.

“Menguras, menutup, dan mengubur (3M), itu langkah konkret dalam memutus siklus perkembangbiakan nyamuk. Bukan fogging, hanya sementara itu, besoknya nyamuk ada lagi,” papar Tri Iriantiwi kepada Gistara, Senin (26/2/24).

BACA JUGA: Antropogenik Ancam Tingkatkan Potensi Abrasi di Jepara

Bahkan, menurutnya, fogging juga ancam kesehatan masyarakat. Karena orangtua, anak-anak dan penderita penyakit berisiko tinggi memperparah penyakit, sebab berdekatan dengan area pelaksanaan

Alasannya, fogging merupakan bagian dari insektisida atau racun serangga sehingga berbahaya. Nyamuk keluar dan mati, sementara warga lingkungan sekitar yang kedapatan menghirup asap, penyakit kian parah.

“Fogging itu insektisida, dari kimia. Meski tingkat keamanan dari fogging dapat disetting sedemikian rupa, tetap saja rentan bagi orangtua dan anak-anak. Sebaiknya jauh dari lokasi, apabila dekat harus menggunakan masker,” jelasnya.

BACA JUGA: Setiap Tahun Demam Berdarah di Jepara Menelan Korban

Sementara itu, Tri Iriantiwi juga menginformasikan, dari awal tahun 2024 di Kabupaten Jepara, terdapat pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang meninggal dunia sebanyak 12 orang, sedang yang demam tinggi di angka ratusan.

Detailnya, 471 pasien mengalami demam tinggi dan 553 lainnya masuk kategori kewaspadaan dini. Adapun, dari ratusan pasien yang di rawat di seluruh rumah sakit di Jepara, pasien didominasi dari kalangan anak-anak.

“Dominasi pasien DBD di taraf anak-anak, berkisar usia di bawah 17 tahun. Meski begitu, RSUD Jepara telah menyiapkan dokter spesialis anak dan dokter spesialis penyakit dalam untuk menangani. Hari ini, virus DBD terganas,” pungkasnya.
(Okom/KA)

DBDFoggingRSUD KARTINI JEPARA
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Kunjari Ali

previous post
Lestarikan Alam, KKN Unisnu Jepara Tanam 500 Bibit Pohon
next post
DBD Marak, RSUD R.A Kartini Jepara Tambah Satu Bangsal

You may also like

Pemkab Jepara Salurkan BLT DBHCHT ke 4.813 Butuh dan Petani Tembakau

07/10/2026

Cetak Instruktur yang Berkualitas, PC PMII Jepara Gelar Pelatihan Instruktur Cabang

06/10/2026

Bimwin bagi Calon Pengantin, Wujudkan Keluarga yang Harmonis dan Berkualitas 

06/10/2026

Pemkab Jepara Dorong BUMDesa Masuk Rantai Pasok Ritel

06/10/2026

Bahas Dana Cadangan Pilkada 2029, Bawaslu Jepara Tekankan Pentingnya Kesiapan Anggaran

06/10/2026

Gentur Ajak Masyarakat Manfaatkan AI Berlandaskan Nilai-Nilai Islam

05/10/2026

Terkini

  • Perkuat Jejaring Akademik Internasional, Prodi PAI UNISNU Jepara Kolaborasi Riset dengan IIUM Malaysia

    07/10/2026
  • Pemkab Jepara Salurkan BLT DBHCHT ke 4.813 Butuh dan Petani Tembakau

    07/10/2026
  • Cetak Instruktur yang Berkualitas, PC PMII Jepara Gelar Pelatihan Instruktur Cabang

    06/10/2026
  • Bimwin bagi Calon Pengantin, Wujudkan Keluarga yang Harmonis dan Berkualitas 

    06/10/2026
  • Pemkab Jepara Dorong BUMDesa Masuk Rantai Pasok Ritel

    06/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here