Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Friday, September 11, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
MuriaReligi

Haul Masyayih KSJ 2025: Santri Bersatu, Menyambung Sanad, Menebar Kemaslahatan

by Redaksi 02/11/2025
Redaksi 02/11/2025 514 views
514

JEPARA | GISTARA.COM – Suasana khidmat menyelimuti  Masjid Agung Baitul Makmur Jepara, Sabtu malam (1/11/2025). Ribuan santri, kiai, dan dzurriyah pengasuh pondok pesantren dari berbagai penjuru Jepara dan luar daerah berkumpul dalam acara Haul Masyayih Keluarga Santri Jepara (KSJ) 2025.

Dengan mengambil tema “Mengokohkan Sanad Keilmuan, Melangkah Bersama untuk Kemaslahatan”, kegiatan ini menjadi momentum spiritual sekaligus ajang silaturahmi para alumni dan santri  lintas pondok  pesantren.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Jepara H. Ibnu Hajar, jajaran Polres dan Dandim Jepara, Kepala Kantor Kemenag H. Ahsan Muhyiddin, jajaran pengurus PCNU Jepara, serta para santri dan alumni lintas pondok pesantren.

BACA JUGA: Jepara Gandeng UGM, Tata Kawasan Wisata Pesisir dengan Sentuhan Sains

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan arwah oleh KH. Mustamir Wildan, dilanjutkan pembacaan hadroh oleh KH. Syafiq Aniq Muhammadun, tahlil oleh KH. Buchori, dan doa khotmil Qur’an oleh KH. Ahmad Nasih.

Lantunan Indonesia Raya dan Subbanul Wathon menggema, menandai semangat nasionalisme santri yang berpadu dengan nilai-nilai keagamaan.

Ketua KSJ KH. Muharor Afif, LC menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kehadiran para masyayih dan alumni pondok pesantren. Ia mengajak seluruh santri untuk terus bangga dengan identitasnya.

“Santri itu luar biasa. Semua orang memperhatikan—sarung elek di wodo (bully), sarung apik yo di wodo. Kita harus bangga menjadi santri. Santri jangan minder, santri harus bisa, supaya para murobbi senang pada kita, Ojo maless!” ujarnya disambut tawa hangat para hadirin.

KH. Abdul Gaffar Rozin, Ketua Tanfidziah PWNU Jateng memberikan dawuh

BACA JUGA: Jelang Hari Sumpah Pemuda, YBM PLN UIK Tanjung Jati B Gelar Program “Muzakki Mengajar” di Panti Asuhan Mandiri Darul Qur’an Jepara

Acara kemudian diisi dengan dawuh-dawuh penuh hikmah dari sejumlah pengasuh pondok pesantren terkemuka. Mengawali KH. M. Wahfiyul Adhi (Bahrul Ulum Jombang) menekankan pentingnya menjaga tradisi luhur pesantren di tengah arus zaman.

“Ketika banyak orang meremehkan santri, para santri harus menjawab dengan kegiatan positif dan produktif. Dari pesantren, kita mewarisi tradisi-tradisi luhur para kiai,” tuturnya.

Sementara KH. Fahmi Amrullah Hadziq (Tebuireng Jombang) menegaskan pesantren sebagai tempat lahirnya calon pemimpin bangsa.

“Dulu orang sinis melihat anak mondok. Sekarang, justru dari pondoklah muncul cahaya, agama dan adab. Santri harus berani menjaga kiai dan pesantrennya,” pesannya.

BACA JUGA: BAZNAS Awards 2025: Bupati Jepara Raih Penghargaan Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat

KH. Muhammad Makmun (Al-Falah Ploso Kediri) mengingatkan santri untuk tetap rendah hati namun percaya diri.

“Santri harus memberi manfaat bagi masyarakat. Monggo bareng-bareng saling mengangkat pondok, jangan terjebak fanatisme. Yo pede, yo sabar,” ujarnya.

Sementara Gus Adib dari Lirboyo mengajak para santri berjihad di dunia digital.

“Ngaji offline itu penting, tapi sekarang sudah saatnya ngaji juga di-upload (di medsos). Jadilah netizen aktif yang menyebarkan tradisi baik pesantren,” katanya menekankan semangat jihad di medsos.

Para alumni dan santri lintas ponpes khusuk mengikuti haul masyayih

KH. Abdul Gaffar Rozin (Kajen, Pati) yang juga Ketua Tanfidziah PWNU Jateng, menyoroti tantangan pesantren di era modern. Ia mengingatkan agar fanatisme pondok dikurangi dan diganti dengan semangat kolaborasi.

“Mbah Dullah Salam ngendikan ke Abah saya (KH. Sahal Mahfudz), Santriku yo santrimu, santrimu yo santriku. Kalau ada musibah di satu pondok, maka itu juga musibah bagi pondok lain,” tuturnya lirih namun tegas.

KH. Nur Machin Chudori (API Tegalrejo Magdlang) menekankan pentingnya alumni menjadi agen-agen pesantren di masyarakat.

“Kalo masyayihnya sudah ngumpul, maka santrinya juga harus ngumpul. Alumni itu sejatinya santri, agen pondok. Kalau alumni gagal menjaga pesantren, maka pesantren akan kehilangan ruhnya,” pesannya.

BACA JUGA: Sigap Atasi Kemacetan Akibat Banjir, Satlantas Polres Jepara Wujudkan Pelayanan Prima untuk Masyarakat

Sementara KH. Muh Said Abdurrahman ( Sarang Rembang) mengingatkan peran strategis santri di tengah masyarakat.

“Santri harus istiqamah membina masyarakat, mulai dari keluarga sendiri. Santri juga harus punya sikap kritis terhadap persoalan sosial, sambil terus mendoakan para guru,” ujarnya.

KH. Said mewanti wanti agar para santri dan alumni menjaga 3 hal, yakni mengaji, berdakwah dan bekerja.

Menutup rangkaian acara, KH. Qomarun Zaman Dimyati memimpin doa ihtitam dengan suasana haru dan penuh kekhusyukan.

Haul Masyayih KSJ tahun ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan refleksi cinta dan penghormatan kepada para masyayih serta momentum memperkuat jaringan keilmuan antar-santri lintas pondok pesantren (KA)

Haul MasyayihKSJPondok PesantrenSantri
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Polres Jepara Tanggapi Cepat Aduan Warga Lewat 110, Bubarkan Aksi Pesta Miras di Kosan dan Homestay Hingga Balap Liar
next post
Sambatan Roso: Menanam Rasa, Menyemai Asa di Tengah Kegelisahan Krisis

You may also like

Sediakan Akses Air Bersih, Pusterad dan Kodim Jepara Bersama Pemkab Jepara Survei Titik Sumur...

10/09/2026

Komisi Pendidikan Pesantren dan Kaderisasi Ulama MUI Jawa Tengah Monitor Perkembangan Pesantren Karimunjawa

10/09/2026

Utamakan Kenyamanan Wisatawan, Pelabuhan Karimunjawa Bakal Diperbaiki

10/09/2026

Kafilah Jepara Resmi Dilepas ke MTQ Nasional,  Pemkab Siapkan Reward bagi Peraih Juara

09/09/2026

Bupati Jepara Lakukan Rotasi, 27 Pejabat Tempati Posisi Baru

09/09/2026

Melalui Layanan Eazy Passport, Urus Paspor Haji Tak Perlu ke Pati

09/09/2026

Terkini

  • Sediakan Akses Air Bersih, Pusterad dan Kodim Jepara Bersama Pemkab Jepara Survei Titik Sumur Bor 

    10/09/2026
  • Komisi Pendidikan Pesantren dan Kaderisasi Ulama MUI Jawa Tengah Monitor Perkembangan Pesantren Karimunjawa

    10/09/2026
  • Utamakan Kenyamanan Wisatawan, Pelabuhan Karimunjawa Bakal Diperbaiki

    10/09/2026
  • Jelang Pelaksanaan Persimanu 2, Panitia Gelar Rakor Lintas Sektor

    09/09/2026
  • Kafilah Jepara Resmi Dilepas ke MTQ Nasional,  Pemkab Siapkan Reward bagi Peraih Juara

    09/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here