Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Tuesday, October 27, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
MuriaRegional

Museum RA Kartini Diproyeksikan Jadi Pusat Studi Perempuan Indonesia

by Alena Kiasata 29/11/2025
Alena Kiasata 29/11/2025 203 views
203

JEPARA | GISTARA.COM – Sejarah perjuangan perempuan Jepara kembali dihidupkan melalui Seminar Kebangsaan dan Bedah Buku berjudul “Roekmini: Kisah yang Terlupakan” yang digelar di Pendopo R.A. Kartini, Sabtu (29/11/2025).

“Napak tilas Roekmini” melalui seminar kebangsaan dan bedah buku ini menjadi momentum penting untuk membuka kembali lembaran sejarah perjuangan perempuan setelah Kartini. Khususnya kiprah Roekmini sebagai motor pendidikan perempuan di Jepara.

Acara ini turut dihadiri Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, para narasumber yaitu Dr. Peter Carey, Melissa Sunjaya, dan Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Undip yang juga pemerhati budaya, dan pegiat pendidikan asal Jepara, Prof Dr Alamsyah.

Bupati Jepara Witiarso Utomo menyampaikan kegiatan ini tak sekadar diskusi intelektual, namun sebuah langkah strategis mengembalikan ingatan sejarah Jepara dan peran besar perempuan asal Kota Ukir dalam perjalanan bangsa.

“Ini adalah hari yang istimewa. Di pendopo ini, kita menandai langkah penting dalam sejarah kebudayaan daerah kita, peluncuran gagasan dan pembacaan ulang sejarah melalui seminar dan bedah buku Roekmini: Kisah yang Terlupakan,” ujarnya.

Menurut Bupati, Roekmini bukan hanya nama yang menyertai Kartini, tetapi sosok dengan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan perempuan. Ia turut mendirikan sekolah perempuan, membangun jaringan sosial dengan berbagai kalangan, dan menggerakkan organisasi pendidikan.

BACA JUGA: Layanan SKCK Delivery, Polres Jepara : Cukup Bayar Rp10.000

“Kartini menyalakan api, dan Roekmini menjaga nyala itu agar tetap hidup. Kini kita melihat Roekmini bukan hanya sebagai ‘adik Kartini’, tetapi sebagai tokoh yang membangun institusi, praktik pendidikan, dan organisasi sosial,” lanjutnya.

Bupati menegaskan Pemerintah Kabupaten Jepara berkomitmen menjadikan Museum Kartini sebagai pusat studi perempuan Indonesia.

“Harapannya, inspirasi perempuan yang lahir di sini dapat kembali dirasakan dan menjadi teladan generasi berikutnya,” ungkapnya.

Foto Bersama

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengungkapkan kegiatan ini merupakan buah dari diskusi bersama Bupati Jepara mengenai masa depan Museum Kartini.

“Ide kegiatan ini sebenarnya datang dari pak bupati. Saat membangun kembali Museum Kartini, beliau ingin memastikan museum ini memiliki makna, bukan sekadar tempat menyimpan koleksi,” jelasnya.

Mbak Rerie, panggilan akrab Lestari Moerdijat kemudian menemukan buku terkait Roekmini dan mendiskusikannya dengan Bupati Witiarso hingga akhirnya lahir gagasan mengundang penulis dan para ahli untuk membuka ruang diskusi publik.

“Roekmini mungkin hanya dikenal sebagai nama jalan atau catatan kecil sejarah. Padahal pemikirannya sangat besar dalam perjuangan perempuan. Maka acara ini penting untuk mengenali kembali tokoh yang terlupakan,” tambahnya.

Ia mengapresiasi dukungan Pemkab Jepara yang membuka ruang dialog dan pelestarian gagasan perempuan.

“Terima kasih kepada pemerintah daerah yang memberi kesempatan bagi kami untuk mengekspresikan pemikiran, terutama yang menyangkut perjuangan perempuan,” pungkasnya.

Seminar ini diharapkan menjadi langkah awal kelanjutan kegiatan serupa yang membuka ruang penelitian, diskusi publik, dan ekspedisi literasi sejarah perempuan Jepara, sehingga nilai perjuangan R.A. Kartini dan Roekmini tetap hidup dan relevan sepanjang zaman. (AD)

museum kartini jeparaPemkab JeparaPusat studi perempuan
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Alena Kiasata

previous post
Muscab Pramuka XIII Jepara: Pramuka Membentuk Akhlak Mulia dan Berjiwa Pancasila
next post
Meredam Konflik Hutan Muria dan Jalan Keluar Berkelanjutan

You may also like

Dr Sukarman Soroti Fenomena Tradisi Buwoh

27/10/2026

Peringati Hari Santri Nasional 2026, PRNU Raguklampitan Gelar Karnaval hingga Pengajian Umum

26/10/2026

Kenang Perjuangan dan Jasa Syabilla, Pemkab Jepara Bakal Abadikan Namanya Jadi Nama Kolam Renang...

26/10/2026

Nur Hidayat Dorong Evaluasi Menyeluruh atas Wafatnya Atlet Selam Jepara

25/10/2026

Rifqi dan Khubaila Terpilih Jadi Mas dan Mbak Duta Wisata Jepara 2026, Siap Promosikan...

25/10/2026

Khoirul Muslimin Ajak Mahasiswa BCB UNISNU Cerdas Kelola Keuangan dan Berwirausaha

23/10/2026

Terkini

  • Menyalakan Kembali Bara Sumpah Pemuda di Era Algoritma

    27/10/2026
  • Dr Sukarman Soroti Fenomena Tradisi Buwoh

    27/10/2026
  • Solidaritas untuk Syabila, Kontingen Batang Bawa Pita Hitam di Porprov Jateng 2026

    26/10/2026
  • Peringati Hari Santri Nasional 2026, PRNU Raguklampitan Gelar Karnaval hingga Pengajian Umum

    26/10/2026
  • Kenang Perjuangan dan Jasa Syabilla, Pemkab Jepara Bakal Abadikan Namanya Jadi Nama Kolam Renang di  GBK

    26/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here