Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Saturday, November 7, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Muria

1.500 Umat Buddha se Jepara Peringati Waisak di Pendopo,  Momentum Perkuat Toleransi dan Kebersamaan

by Redaksi 22/06/2026
Redaksi 22/06/2026 179 views
Umat Buddha mengikuti Peringatan Waisak di Pendopo Jepara
179

JEPARA | GISTARA. COM  – Pemerintah Kabupaten Jepara menggelar peringatan Sannipata Waisak 2570 Tahun Buddhis/2026 Masehi di Pendopo R.A. Kartini Jepara, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 1.500 umat Buddha se-Kabupaten Jepara ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai toleransi, kerukunan, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Acara tersebut diikuti oleh umat Buddha dari berbagai wilayah di Kabupaten Jepara dan dihadiri Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran perangkat daerah, tokoh agama, serta para Bhikkhu, Romo, Ramani, dan Pandita dari berbagai majelis agama Buddha. Sementara itu, Bupati Jepara H. Witiarso Utomo mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting.

BACA JUGA: Jaga Warisan Budaya, Kentrung Jepara Kini Jadi Cabang Lomba FTBI

Dalam sambutannya, Bupati Jepara H. Witiarso Utomo menyampaikan apresiasi kepada seluruh umat Buddha yang selama ini turut berkontribusi dalam pembangunan daerah serta menjaga kondusivitas dan kerukunan di Kabupaten Jepara. Menurutnya, keberagaman merupakan kekuatan yang harus terus dijaga dan dirawat bersama.

“Pendopo ini dan Kabupaten Jepara secara utuh adalah rumah besar milik kita bersama. Di rumah ini, semua warga dirangkul, semua diemong, dan semua dilayani tanpa sekat perbedaan. Setiap warga Jepara memiliki ruang dan hak yang setara untuk berpartisipasi aktif dalam memajukan daerah yang kita cintai ini,” ujar Witiarso.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan sosial dan spiritual masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Jepara, yakni mewujudkan Jepara MULUS (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius).

Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar dan Forkopimda menghadiri peringatan Waisak

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa nilai religius dalam visi pembangunan daerah diwujudkan melalui komitmen pemerintah untuk menjaga kerukunan antarumat beragama, memberikan rasa aman dan nyaman dalam beribadah, serta memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

Pada peringatan Waisak tahun ini, tema yang diangkat adalah “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia”. Menurutnya, tema tersebut sangat relevan dengan kondisi saat ini karena perdamaian sejati harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar sebelum diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat yang lebih luas.

Bupati juga mengajak umat Buddha untuk terus mengamalkan nilai-nilai Dharma melalui sikap cinta kasih dan welas asih dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai semangat toleransi dan kedamaian merupakan modal penting dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA: Puing-Puing Kebakaran Sisakan Duka, BAZNAS Jepara Hadir Membawa Asa untuk Mbah Kandek

“Ketika umat Buddha di Jepara terus memancarkan cinta kasih tanpa batas, maka kedamaian akan semakin kokoh berakar di Bumi Kartini ini. Kedamaian dan toleransi inilah modal dasar yang sangat berharga untuk terus bergotong royong mewujudkan Jepara yang makmur dan sejahtera,” katanya.

Di akhir sambutannya, Bupati Jepara mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Tahun Buddhis kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap momentum Waisak dapat menjadi pengingat untuk terus menyalakan pelita kebijaksanaan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama demi kemajuan Jepara dan Indonesia.

Peringatan Sannipata Waisak 2570 Tahun Buddhis berlangsung khidmat, penuh kebersamaan, dan sarat makna. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Jepara dalam menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi penting bagi terwujudnya pembangunan daerah yang harmonis, inklusif, dan berkelanjutan. (KA)

ToleransiUmat BuddhaWaisak
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Semarak Tahun Baru Islam 1448 H, Banom NU Desa Bawu Satukan Warga Lewat Karnaval Pawai Obor
next post
Gelar Lomba Rebana, Polres Jepara Ajak Masyarakat Gemar Bersholawat

You may also like

OKTOFEST 2026: Momentum Perkuat Eksistensi Seni Patung dan Ukir 

06/11/2026

FKUB Jepara Gagas Gerakan Jepara Harmoni

06/11/2026

323 Pelamar Ikuti Seleksi Pegawai RSINU Mayong, Kemitraan BPJS Kesehatan Jadi Momentum Baru Pelayanan

05/11/2026

The Diplomatic Forum Jepara 2026: SMPN 6 Kenalkan Seni Ukir kepada Diplomat

05/11/2026

Riset UIN Sunan Kudus: Mustahik Puas Terima Zakat Produktif, Dampak Ekonomi Perlu Dikawal

05/11/2026

Perluas Kerjasama Internasional, Pemkab Jepara Gelar The Diplomatic Forum

04/11/2026

Terkini

  • OKTOFEST 2026: Momentum Perkuat Eksistensi Seni Patung dan Ukir 

    06/11/2026
  • Seragam di Persimpangan

    06/11/2026
  • FKUB Jepara Gagas Gerakan Jepara Harmoni

    06/11/2026
  • 323 Pelamar Ikuti Seleksi Pegawai RSINU Mayong, Kemitraan BPJS Kesehatan Jadi Momentum Baru Pelayanan

    05/11/2026
  • The Diplomatic Forum Jepara 2026: SMPN 6 Kenalkan Seni Ukir kepada Diplomat

    05/11/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here