Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Sunday, October 25, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Muria

Kaji Risalah Aswaja KH. Hasyim Asy’ari, KH. Abdul Wahab Beberkan Nilai Dasar Ahlussunnah wal Jama’ah

by Redaksi 23/07/2026
Redaksi 23/07/2026 273 views
Dr. KH. Abdul Wahab, Wakil Rektor Bidang III UNISNU Jepara
273

JEPARA | GISTARA. COM – Suasana sejuk dan penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Ar-Robbaniyyin Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara usai pelaksanaan salat Zuhur berjamaah. Sivitas akademika memperoleh siraman rohani melalui kajian kultum rutin yang mengupas Risalah Ahlussunnah wal Jama’ah karya Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari, Kamis (23/7/2026).

Kajian tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang III UNISNU Jepara, Dr. KH. Abdul Wahab, di hadapan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta jamaah salat Zuhur yang mengikuti kuliah tujuh menit (kultum) dengan penuh khidmat.

Dalam pemaparannya, KH. Abdul Wahab menjelaskan bahwa istilah Ahlussunnah merujuk pada kelompok yang mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Menurutnya, sunnah tidak hanya dimaknai sebagai amalan yang bersifat simbolik, tetapi juga sebagai jalan hidup (manhaj) atau cara (thariqah) dalam beragama yang ditempuh oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya.

BACA JUGA: Momentum HAN ke-42, Ella Witiarso Ajak Orang Tua Jadi Pendidik Pertama dan Utama

“Yang dimaksud Ahlussunnah adalah mereka yang mengikuti sunnah atau cara beragama yang ditempuh oleh Rasulullah SAW dan para sahabatnya, jadi bukan sekadar mengikuti simbol-simbol yang dipakai Nabi dan para sahabat, meskipun mengikuti simbol juga dianggap sebagai Sunnah, tetapi tidak terlalu prinsip” ujar KH. Abdul Wahab.

Ia menambahkan bahwa Pemahaman terkait sunnah itu sangat luas, karena mencakup perkataan (qaul), perbuatan (fi’l), ketetapan (taqrir), sifat, bahkan perjalanan hidup (Sirah) yang disandarkan kepada Nabi. Tapi yang paling prinsip adalah mengikuti Nabi dalam cara beragama.

Dalam konteks pelaksanaan ajaran, Sunnah para Sahabat juga penting untuk dijadikan sebagai rujukan, dan ini direkomendasikan oleh Nabi sendiri yaitu “Alaikum bi sunnati wa sunnatil khulafair rasyidina min ba’di” (kalian harus berpegang teguh pada sunnahku dan Sunnah Khulafaur Rasyidin setelahku). Jelas kiai Wahab menyutir salah satu hadis yang dinukil Hadlratus Syaikh Hasyim Asy’ari dalam risalahnya.

BACA JUGA: Multaqo LMY Kecamatan Jepara 2026 Ditutup, Tebar Kepedulian kepada Anak Yatim dan Guru TPQ

Adapun terkait kata “al-jama’ah” maknanya adalah “as sawadul a’dzam” yaitu mayoritas ulama, artinya bahwa Ahlussunnah wal Jama’ah adalah kelompok pengikut Sunnah nabi, Sunnah sahabat dan juga Sunnah para ulama salafus shalih.

“Kita yang menjadi ummat Nahdlatul Ulama ini sangat pas ketika mengklaim diri sebagai ahlussunah wal Jama’ah, karena memang dalam beragama kita mengikuti Nabi, sahabat dan para ulama secara proporsional” ungkap KH. Abdul Wahab.

Dalam kajian tersebut, KH. Abdul Wahab menegaskan bahwa karakter Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) sebagaimana dirumuskan oleh para ulama Nahdlatul Ulama tidak hanya berhenti pada aspek teologis, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

Ia mengatakan bahwa nilai-nilai dasar Aswaja meliputi tawassuth (bersikap moderat), tawazun (menjaga keseimbangan), tasamuh (bersikap toleran), dan i’tidal (bersikap tegak lurus serta adil).

BACA JUGA: Wujudkan Ruang Aman, Jepara Tegaskan Nol Toleransi Kekerasan di Madrasah dan Pesantren

Keempat prinsip tersebut menjadi fondasi dalam membangun kehidupan beragama yang damai, menghargai perbedaan, menjaga persatuan, serta tetap berpegang teguh pada ajaran Islam.

“Empat karakter Aswaja ini harus menjadi pedoman warga Nahdlatul Ulama dalam bersikap. Moderat, seimbang, toleran, dan adil merupakan nilai-nilai yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun di lingkungan akademik,” tuturnya.

Pada akhir kajiannya, KH. Abdul Wahab mengajak seluruh sivitas akademika UNISNU Jepara untuk terus menghidupkan nilai-nilai Aswaja dalam kehidupan kampus maupun di tengah masyarakat.

Ia menilai bahwa ajaran KH. Hasyim Asy’ari tetap relevan dalam menjawab berbagai tantangan kehidupan modern, terutama di tengah derasnya arus informasi, perkembangan teknologi digital, dan beragamnya pandangan keagamaan.

“Mari kita jadikan Aswaja bukan sekadar pengetahuan, tetapi karakter yang tercermin dalam cara berpikir, bersikap, dan bertindak di mana pun kita berada,” pungkasnya. (KA)

 

KultumMasjidUNISNU Jepara
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Momentum HAN ke-42, Ella Witiarso Ajak Orang Tua Jadi Pendidik Pertama dan Utama
next post
360 Anak Ajukan Dispensasi Nikah di Jepara Sepanjang 2025, Perlindungan Anak Jadi Sorotan

You may also like

Rifqi dan Khubaila Terpilih Jadi Mas dan Mbak Duta Wisata Jepara 2026, Siap Promosikan...

25/10/2026

Khoirul Muslimin Ajak Mahasiswa BCB UNISNU Cerdas Kelola Keuangan dan Berwirausaha

23/10/2026

HSN MWC NU Tahunan, Santri Didorong Kuasai Teknologi dan Jadi Pelopor Perdamaian

22/10/2026

Gelorakan Semangat Resolusi Jihad, 2.000 Peserta Hadiri Apel Hari Santri di Mlonggo

22/10/2026

Momentum Hari Santri 2026, Bupati Jepara Ajak Santri Kembangkan Ilmu Pengetahuan hingga Kewirausahaan 

22/10/2026

RA-MI Manbaul Falihin Ngabul Gelar Apel Hari Santri, Momentum Menguatkan Ilmu dan Akhlak

22/10/2026

Terkini

  • Kabar Duka, Fathan Subchi Dikabarkan Wafat di Rusia

    25/10/2026
  • Rifqi dan Khubaila Terpilih Jadi Mas dan Mbak Duta Wisata Jepara 2026, Siap Promosikan Potensi Daerah

    25/10/2026
  • Atlet Jepara Subhan Pertahankan Emas Para Bulutangkis Asian Para Games Nagoya Jepang 2026

    24/10/2026
  • IPARI dan MAN 2 Jepara Raih Juara 1 Karnaval Hari Santri 2026

    23/10/2026
  • Khoirul Muslimin Ajak Mahasiswa BCB UNISNU Cerdas Kelola Keuangan dan Berwirausaha

    23/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here