JEPARA | GISTARA.COM – Yayasan Pondok Pesantren Al Haromain Rajekwesi, Mayong, Kabupaten Jepara, menggelar Festival Rebana tingkat SMP/MTs sederajat se-Kabupaten Jepara, Selasa (3/11/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Haul ke-19 KH M. Abdul Jamil Syarwi.
Festival yang berlangsung di halaman MA Al Haromain tersebut berlangsung meriah. Sebanyak 12 grup rebana dari berbagai SMP dan MTs di Kabupaten Jepara turut berkompetisi sekaligus mempererat persahabatan antarlembaga pendidikan.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Haromain Rajekwesi Mayong, Gus Qutub Izziddin, mengatakan festival ini diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat persatuan antarlembaga pendidikan sekaligus melahirkan generasi muda yang berbakat dalam seni musik islami.
“Ini diharapkan bisa menjadi sarana persatuan antarlembaga pendidikan di Kabupaten Jepara dan memunculkan bibit seniman muslim yang disiplin, khususnya di bidang seni rebana dan olah vokal,” kata Gus Qutub.
BACA JUGA: Soroti Penggeledahan Ponpes Hamalatul Qur’an di Sukoharjo, H. Rif’an Tekankan Perlindungan Santriwati
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni rebana sebagai bagian dari tradisi Islam. Nilai-nilai sportivitas, kolaborasi, kreativitas, dan prestasi turut ditanamkan melalui kegiatan tersebut.
Koordinator Lomba Rebana, Gus Muhlis Abdul Rozaq, menambahkan bahwa festival ini tidak hanya berorientasi pada perlombaan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW melalui selawat.
“Di sisi lain, anak-anak juga diajak bersholawat sebagai wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad melalui Festival Rebana ini,” ujarnya.
BACA JUGA: Perluas Akses Pendidikan, Bupati Jepara Salurkan Kartu Sarjana Rp2,49 Miliar
Dari 12 grup yang mengikuti kompetisi, MTs Negeri 1 Jepara berhasil meraih juara pertama dengan total nilai 822. Pemenang memperoleh trofi, uang pembinaan sebesar Rp1,5 juta, dan beasiswa pendidikan.
Posisi juara kedua diraih MTs Hasan Kafrawi Pancur, Mayong, dengan nilai 818. Grup tersebut mendapatkan trofi, uang pembinaan Rp1 juta, dan beasiswa pendidikan.
Sementara itu, MTs Masalikil Huda Tahunan menempati posisi juara ketiga dengan nilai 807. Penghargaan yang diterima meliputi trofi, uang pembinaan Rp750 ribu, dan beasiswa pendidikan.
Adapun juara harapan pertama diraih SMP Q Al Husna Mayong dengan nilai 762, disusul MTs Darul Hikmah Menganti, Kedung, sebagai juara harapan kedua dengan nilai 760.
Juara harapan pertama memperoleh trofi, uang pembinaan Rp300 ribu, dan beasiswa pendidikan. Sementara juara harapan kedua mendapatkan trofi dan uang pembinaan Rp200 ribu.
Sebanyak 12 lembaga pendidikan yang berpartisipasi dalam festival ini yakni MTs NU Al Mustaqim Bugel, Kedung; MTs Darul Hikmah Menganti, Kedung; MTs IP Nurul Islah Pancur, Mayong; SMP Q Al Husna Mayong; SMP IT Al Haromain Rajekwesi, Mayong; MTs Hasan Kafrawi Pancur, Mayong; SMP Tahfidz Tarbiyatul Qur’an Troso, Pecangaan; MTs Hasan Kafrawi 1 Pancur, Mayong; MTs Hasyim Asy’ari Bangsri; MTs NU Papasan, Bangsri; MTs Masalikil Huda Tahunan; dan MTs Negeri 1 Jepara.
Melalui festival ini, Yayasan Pondok Pesantren Al Haromain berharap seni rebana dan tradisi berselawat terus tumbuh di kalangan pelajar. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, membangun persaudaraan, serta menumbuhkan semangat berprestasi melalui seni islami. (KA)