Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Thursday, October 22, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
MuriaRegional

Ini Penyebab Lain Bayi Tewas Yang Dibuang Ortu di Kembang, Jepara

by Shochib Ahmada 20/05/2023
Shochib Ahmada 20/05/2023 589 views
589

JEPARA | GISTARA.COM – Kasus kematian bayi berumur tiga bulan di Desa Balong, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara ini memunculkan fakta-fakta baru. Mulai dari stunting hingga hasil autopsi mengemuka dalam tragedi meregangnya nyawa MHR.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara tengah diberikan PR oleh Presiden RI, Joko Widodo. Presiden ke Tujuh itu menginstruksikan untuk menuntaskan angka stunting di masing-masing daerah, termasuk Jepara.

Oleh sebab itu, Pemkab Jepara memasukkan stunting dalam Rancangan Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2024. Sosialisasi hidup sehat dan edukasi makanan bergizi terus digencarkan, sepanjang Tahun 2022 sampai sekarang.

Penuntasan itu didukung oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara. Beberapa anggota dewan dalam reses di sejumlah daerah turut menggaungkan hidup sehat. Hal itu, dilakukan agar Jepara di Tahun 2024 bebas stunting.

Berdasarkan web Perwujudan Satu Data Indonesia (Persada) yang diakses (20/5/23) siang, update stunting terakhir : November 2022 menunjukkan, angka kerdil di Jepara mencapai 7.227 anak, dengan prosentase 11,869 persen.

Berbeda dengan Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, Nur Cholis. Data pada akhir Januari, sebanyak 7257 anak mengalami stunting, dengan prosentase versi Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) sebesar 18,2 persen.

Di tengah proses penurunan angka pengkerdilan bahkan slogan 2024 Zero Stunting, justru dikejutkan dengan kematian seorang bayi berumur tiga bulan di Desa Balong, Kecamatan Kembang.

Berdasarkan pengakuan pelaku melalui Kasatreskrim Polres Jepara, AKP Ahmad Masdar Tohari mengungkapkan bahwa alasan S membuang bayinya ke dalam sumur karena MHR tumbuh tidak normal (stunting.red).

“Sewaktu bayi lahir berbobot 2,5 Kg. Saat ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, MHR ini ditimbang dengan berat 4,6 Kg,” ujar AKP Ahmad Masdar Tohari, Sabtu (20/5/23).

Di sisi lain, setelah dievakuasi, ditemukan di kepala bagian belakang bayi terkenda benda tumpul. Diduga, selain tenggelam, MHR meninggal dunia karena hantaman keras batu-batuan dalam sumur milik Kariyatun. (sochib)

#stunting #polres #polisi #pembunuhan
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Shochib Ahmada

previous post
Miris, Karena Faktor Stunting, Bayi Dibuang Ortu
next post
Alasan Mebel Lesu, Ortu Bejat Ini Nekat Bunuh Anak

You may also like

HSN MWC NU Tahunan, Santri Didorong Kuasai Teknologi dan Jadi Pelopor Perdamaian

22/10/2026

Gelorakan Semangat Resolusi Jihad, 2.000 Peserta Hadiri Apel Hari Santri di Mlonggo

22/10/2026

Momentum Hari Santri 2026, Bupati Jepara Ajak Santri Kembangkan Ilmu Pengetahuan hingga Kewirausahaan 

22/10/2026

Ulil Albab: Santri Harus Kuat Ilmu, Mandiri dan Adaptif

22/10/2026

RA-MI Manbaul Falihin Ngabul Gelar Apel Hari Santri, Momentum Menguatkan Ilmu dan Akhlak

22/10/2026

PMII Rayon RA Kartini Soroti Rapor Dua Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran

21/10/2026

Terkini

  • Karnaval Hari Santri 2026 Jadi Momentum Merawat Toleransi dan Persatuan

    22/10/2026
  • HSN MWC NU Tahunan, Santri Didorong Kuasai Teknologi dan Jadi Pelopor Perdamaian

    22/10/2026
  • Dari UNISNU Jepara untuk Indonesia, Ratusan Pendidik dan Pelajar Adu Inovasi dalam Lomba Esai Nasional Hari Santri

    22/10/2026
  • Profesor Waras Kamdi: Mutu Pendidikan Harus Tumbuh dari Budaya Sekolah, Bukan Sekadar Akreditasi

    22/10/2026
  • Gelorakan Semangat Resolusi Jihad, 2.000 Peserta Hadiri Apel Hari Santri di Mlonggo

    22/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here