Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Monday, September 21, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
MuriaRegional

Diskusi Feminisme Nusantara, Tidak Membatasi Ruang Gerak Perempuan

by Husni Andika 04/02/2023
Husni Andika 04/02/2023 1.1K views
BEDAH BUKU – Diskusi dan bedah buku Feminisme Nusantara bersama Nurul Khotimatul beserta penulis Debora Natasia, M. Ohan, dan Katharina. (Foto: Husni/Gistara)
1.1K

BEDAH BUKU – Diskusi dan bedah buku Feminisme Nusantara bersama Nurul Khotimatul beserta penulis Debora Natasia, M. Ohan, dan Katharina. (Foto: Husni/Gistara)

JEPARA | GISTARA.com – Membincang perempuan tak lepas dari peran ibu rumah tangga yang mana mengurusi sumur, dapur, dan kasur. Namun bukan itu pembahasan dalam sesi diskusi yang di inisiasi Lentera Kartini, Sabtu, (4/2/2023) di Swasana Kopi Tahunan Jepara.

Diskusi itu membahas dan membedah buku Feminisme Nusantara. Perempuan memiliki ruang gerak tak terbatas, sebagaimana laki-laki. Perempuan memiliki peran penting dalam segala sektor baik pendidikan, sosial, budaya, maupun politik.

Ketua panitia Elsa megatakan, isu feminisme tak lepas maraknya kasus asusila dan pelecehan seksual utamanya di kota Jepara. Diskusi yang diikuti puluhan siswa, mahasiswa dan pegiat gender Jepara bertujuan menciptakan kesetaraan dan menurunkan kesenjangan sosial antara kaum laki-laki dan perempuan.

Buku karya Debora Natasia dan M. Ohan menerangkan tentang mitos-mitos feminisme di Indonesia. Ada sepuluh tema yang dibahas didalamnya diantaranya, Gayatri, Calon Arang, Ratu Kalinyamat, Calabai, Kuntilanak, Srikandi, Malinkundang, Warok dan Gemblak, Misteri Evol Feminis dan Perlawanan Kretek Roro Mendut.

“Buku ini menarik,” ungkap Nurul Khotimatul salah satu pembedah buku. Menurut buku yang Ia baca ada dua mata pisau tentang perempuan. Perempuan itu cantik, indah, dan anugerah. Karena kecantikannya menjadikan objek ketidakadilan.

BACA JUGA: Menarik! Tour Novel ‘Cita-Cita Titik Dua Petani’, Nasib Petani Harus Diutamakan

Satu contoh yang menarik dari buku ini, menceritakan bagaimana perempuan memiliki value yang tinggi. “Artinya mau sebagaimanapun ruang yang diberikan, namun perempuan itu sendiri tidak mau memanfaatkan dan menempatkan dirinya ‘yowes’ tidak memiliki arti apa-apa,” ungkap Nurul Khotimatul.

Mengingat kebudayaan Nusantara sering melekat dengan stigma sebagai setting sosial patriarki, tidak memberi ruang terhadap perempuan, dan berbagai stigma lain yang seakan meragukan Nusantara punya khazanah kesetaraan gender.

Memang tidak dapat kita pungkiri kebiasaan di Nusantara yang tidak ramah perempuan. Kebiasaan yang lekat dengan patriarki. Misalnya, kebiasaan pelanggengan nikah dini sehingga perlunya upaya pencegahan.

Sementara Hindun Anisa sebagai Keynote Speaker mengartikan feminisme dan Islam tidak perlu dipertentangkan, menurutnya perempuan dan laki-laki memiliki hak yang sama diciptakan dari ‘Nafsun Wahida’.

Sehingga tidak heran jika banyak perempuan Nusantara yang tampil sebagai sosok pemimpin seperti R.A. Kartini, Ratu Shima dan Ratu Kalinyamat. Ini tentu menggambarkan kalau sejatinya sosial budaya Nusantara tidak membatasi ruang gerak perempuan. Ada kesetaraan gender dalam budaya Nusantara. (Husni/Gistara)

FeminismeLentera KartiniPerempuan
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Husni Andika

previous post
Hendak Deras Nira, Warga Desa Kenteng Malah Temukan Tetangganya Tewas Gantung Diri
next post
Tingkatkan Penjualan Produk UMKM, Warga Watuaji Harus Paham Digital Marketing

You may also like

Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

21/09/2026

Harlah ke-69 YAPI Nahdlatul Fata, Meneguhkan Kembali Peran Orang Tua dalam Pendidikan

19/09/2026

PERSIMANU 2 Digelar, Pelajar Ma’arif NU Jepara Didorong Ukir Prestasi

19/09/2026

Ulil Albab Ajak Pramuka Melek Perda dan Berani Ambil Peran 

19/09/2026

Dari Bijak Bermedia hingga Mendampingi Anak di Era Digital, DWP Perumda Jepara Gelar Pelatihan...

19/09/2026

Bupati Jepara Rotasi 29 Pejabat, Penguatan Layanan Kesehatan Jadi Sorotan

18/09/2026

Terkini

  • Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

    21/09/2026
  • Kiai Fathur Rohman Serukan Kesalehan Total: Ritual, Sosial, dan Ekologis

    21/09/2026
  • Tingkatkan Kualitas Sarana Pendidikan, 17 Madrasah di Jepara Digelontor Revitalisasi Banpres

    20/09/2026
  • Harlah ke-69 YAPI Nahdlatul Fata, Meneguhkan Kembali Peran Orang Tua dalam Pendidikan

    19/09/2026
  • PERSIMANU 2 Digelar, Pelajar Ma’arif NU Jepara Didorong Ukir Prestasi

    19/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here