Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Wednesday, September 9, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Regional

Widyaiswara Badiklat Jateng Ajak Peserta PKP Kemenkum, Diagnosa Kepemimpinan di Kabupaten Pati

by Redaksi 30/06/2025
Redaksi 30/06/2025 379 views
379

JEPARA | GISTARA. COM — Suasana ruang rapat Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kabupaten Pati, Senin (30/6/2025), tampak berbeda. Meski dilakukan secara virtual, agenda studi lapangan peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan 207 Kementerian Hukum tetap berjalan dinamis. Di bawah bimbingan Dr. Muh Khamdan, Widyaiswara Balai Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Hukum Jawa Tengah, para peserta menunjukkan semangat tinggi dalam menggali permasalahan nyata birokrasi di daerah.

Agenda studi lapangan yang dikemas dalam bentuk kunjungan virtual ini menjadi bagian dari tahapan awal di Agenda Keempat pelatihan, yakni tahapan diagnosis. Kabupaten Pati menjadi salah satu dari empat lokus studi lapangan yang dipilih berdasarkan capaian kinerja tata kelola SDM-nya. Kepala BKPSDM Kabupaten Pati, Yogo Wibowo, menyambut langsung rombongan peserta secara daring dan memaparkan secara komprehensif sistem pengembangan SDM yang telah diterapkan di kabupatennya.

“Pati sedang fokus pada digitalisasi sistem pengembangan kompetensi pegawai, mulai dari perencanaan pelatihan hingga pemetaan karir,” ujar Yogo dalam paparannya yang disambut antusias para peserta.

BACA JUGA: PLN Hadir Untuk Rakyat, Pelatihan Budidaya Ikan Nila Untuk Masyarakat Ujungwatu

Dr. Muh Khamdan menjelaskan bahwa kelompok peserta yang melakukan studi di Kabupaten Pati bertugas mendiagnosa permasalahan seputar pengembangan kompetensi, pelaksanaan pelatihan, evaluasi pasca pelatihan, hingga bagaimana kebijakan pengelolaan karir pegawai dijalankan di daerah.

“Para peserta tidak sekadar mendengar paparan, tapi juga menganalisis akar persoalan berdasarkan data dan wawancara langsung, lalu merumuskan rekomendasi sistemik berbasis evidence,” ungkap Khamdan.

Sebanyak 40 peserta PKP Angkatan 207 ini terbagi dalam empat kelompok. Selain Kabupaten Pati, kelompok lainnya tersebar ke tiga kabupaten lain, yakni Sukabumi, Banjarnegara, dan Kuningan. Masing-masing daerah dipilih karena dianggap berhasil dalam bidang yang berbeda. Di Sukabumi peserta mendalami strategi pengembangan potensi daerah, di Banjarnegara fokus pada manajemen kinerja pegawai, dan di Kuningan mendalami inovasi pelayanan publik.

Model pelatihan berbasis praktik ini, menurut Kepala Pusat Pengembangan Teknis dan Kepemimpinan BPSDM Hukum, Mutia Farida, menjadi wujud konkret pembelajaran kontekstual. “Kami ingin mencetak pemimpin pembelajar yang adaptif, kolaboratif, dan mampu merespon kebutuhan organisasi secara cepat,” tegasnya.

BACA JUGA: Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Jepara Gelar Layanan Gratis di CFD

Dalam skema Corporate University yang kini diterapkan Kemenkum, pelatihan tidak lagi berorientasi pada kelas semata. Peserta dituntut memahami realita birokrasi lapangan, melakukan problem-solving, dan menyusun desain perubahan yang relevan dengan kebutuhan instansi masing-masing.

Fata Cholid Mulyanto, salah satu peserta yang juga menjabat ketua kelompok studi Pati, mengaku mendapat banyak pembelajaran aplikatif. “Kami belajar mendengarkan birokrat daerah, membandingkan teori yang kami pelajari dengan praktiknya, lalu mencoba menyusun diagnosis masalah dan strategi solusinya,” katanya.

Tak hanya mendiagnosa, para peserta PKP juga ditugaskan menyusun laporan analisis organisasi serta merumuskan naskah kebijakan dan strategi advokasi yang nantinya akan diuji dalam forum presentasi akhir pelatihan. Ini menjadi simulasi nyata bagaimana seorang pemimpin mengambil keputusan strategis berbasis data.

Menurut Khamdan, pendekatan pelatihan seperti ini penting untuk membentuk karakter kepemimpinan yang tidak elitis dan terputus dari akar masalah birokrasi. “Mereka kami dorong untuk berpikir lintas sektoral dan sensitif terhadap praktik di daerah. Inilah bentuk pengkaderan kepemimpinan yang responsif,” jelasnya.

Dengan waktu terbatas, peserta melakukan koordinasi intensif, membagi tugas analisis berdasarkan aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga aspek regulasi dan politik anggaran pengembangan SDM. Data yang dikumpulkan akan menjadi bahan utama dalam penyusunan desain perubahan organisasi.

Di balik proses serius tersebut, semangat belajar peserta tidak surut. Meski dilakukan virtual, antusiasme tetap terjaga berkat pendampingan intensif para widyaiswara seperti Khamdan dan fasilitator daerah masing-masing. Studi ini pun menjadi ajang kolaborasi nyata antara pusat dan daerah.

Pelatihan ini sekaligus menjadi cermin bagaimana birokrasi bisa bertransformasi menjadi lebih terbuka terhadap kritik dan perbaikan. BKPSDM Pati, dalam hal ini, membuka diri dengan mempersilakan peserta menggali informasi sedalam mungkin sebagai bagian dari pembelajaran bersama.

Dengan semangat corporate learning, pelatihan PKP 207 ini menegaskan bahwa kepemimpinan tidak dibentuk dari ruangan kelas semata, tapi dari keberanian terjun ke realitas birokrasi dan menyusun solusi berbasis lapangan. “Inilah kepemimpinan masa depan yang kami harapkan lahir dari program ini,” pungkas Mutia Farida mengakhiri sambutannya.(KA)

Badiklat Hukum JatengBirokratDiagnosisPatiWidyaiswara
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Peringati Harlah ke-79, Ini Kegiatan yang Digelar Muslimat NU Jepara
next post
Workshop Mendongeng, Tanamkan Nilai-Nilai Kehidupan dengan Cara Menyenangkan

You may also like

Bahas Isu Kontemporer dan Kebijakan Nasional, PWNU Jawa Tengah Gelar Bahtsul Masail Ke-6

22/08/2026

HUT ke-81 Jateng, Dekranasda Jepara Kenalkan Produk Unggulan dan Budaya Lokal 

21/08/2026

Keseruan Mahasiswa Asing Belajar Ukir di Jepara

20/08/2026

Tiga Kampus NU Perkuat KKN Kolaborasi di Karimunjawa, Dorong Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal

20/08/2026

Momentum HUT ke-81 RI, IMPI Bahas Ketahanan Ketuhanan untuk Menjaga NKRI di Era Krisis...

17/08/2026

Jepara Art Carnival 2026 Meriah, Ini Daftar Pemenangnya

16/08/2026

Terkini

  • Jelang Pelaksanaan Persimanu 2, Panitia Gelar Rakor Lintas Sektor

    09/09/2026
  • Kafilah Jepara Resmi Dilepas ke MTQ Nasional,  Pemkab Siapkan Reward bagi Peraih Juara

    09/09/2026
  • Bupati Jepara Lakukan Rotasi, 27 Pejabat Tempati Posisi Baru

    09/09/2026
  • Melalui Layanan Eazy Passport, Urus Paspor Haji Tak Perlu ke Pati

    09/09/2026
  • Beda dari Yang Lain! Pelajar MA NU Tengguli Rayakan HAORNAS 2026 Lewat Baju Klobot Jagung dan Isu Anti-Korupsi

    09/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here