
JEPARA | GISTARA. COM – Semangat kepedulian sosial kembali ditunjukkan warga Desa Wonorejo melalui kegiatan santunan yatim dan piatu yang diselenggarakan oleh Ansor Ranting Wonorejo. Kegiatan yang dirangkai dengan pengajian umum tersebut berlangsung di Musholla Darul Muttaqin RT 08 RW 02, Sabtu (20/6/2026).
Dalam kegiatan ini, berhasil terkumpul dana santunan sebesar Rp79.868.000 yang berasal dari partisipasi masyarakat Desa Wonorejo. Penggalangan dana dikoordinasikan oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari Muslimat NU, Fatayat NU, PKK, pengurus RT, pengurus masjid dan musholla, hingga elemen masyarakat lainnya.
Sebanyak 27 anak yatim dan piatu se-Desa Wonorejo menerima santunan masing-masing sebesar Rp1.250.000. Selain bantuan uang tunai, mereka juga memperoleh beasiswa berupa pelunasan syahriah di Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).
BACA JUGA: Jaga Warisan Budaya, Kentrung Jepara Kini Jadi Cabang Lomba FTBI
Ketua Ansor Ranting Wonorejo, Mohamad Qosim, S.Kom., menegaskan bahwa pihaknya hanya bertindak sebagai perantara dan penyalur amanah dari masyarakat.
“Kami hanya menjadi jembatan antara para dermawan dengan anak-anak yatim dan piatu. Dana santunan yang terkumpul disalurkan 100 persen kepada penerima manfaat tanpa ada potongan sedikit pun untuk kebutuhan kegiatan pengajian,” ujarnya.

Sambutan Ketua Ansor Ranting Wonorejo, Mohamad Qosim, S.Kom
Ia menjelaskan, seluruh biaya operasional pengajian ditanggung melalui iuran anggota Ansor Ranting Wonorejo serta swadaya masyarakat sekitar Musholla Darul Muttaqin.
Qosim juga menyampaikan bahwa sisa dana yang masih tersedia akan kembali disalurkan kepada anak-anak yatim dan piatu menjelang Hari Raya Idulfitri mendatang, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan.
BACA JUGA: Akhirussanah RA-MI Manbaul Falihin Ngabul Berlangsung Meriah, Lepas Generasi Berprestasi dengan Nuansa Religius
Sementara itu, dalam mauidzah hasanahnya, KH Ahmad Marzuqi, S.E. mengingatkan pentingnya memuliakan dan menyantuni anak yatim serta piatu. Menurutnya, kepedulian terhadap mereka merupakan salah satu bentuk ibadah sosial yang memiliki keutamaan besar dalam ajaran Islam.
“Kepedulian kepada anak yatim bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan mereka, tetapi juga menjadi jalan untuk meraih keberkahan dan rahmat Allah SWT,” tuturnya di hadapan jamaah.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Tradisi santunan yatim piatu yang rutin digelar setiap tahun itu menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong dan kepedulian sosial warga Desa Wonorejo dalam merawat kebersamaan serta berbagi kebahagiaan dengan sesama.(KA)