Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Monday, September 14, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Religi

Siti Qomariyah: Mengajar Al-Qur’an bukan Rutinitas tetapi Amanah yang harus Dijaga Sepanjang Hayat

by Redaksi 28/07/2026
Redaksi 28/07/2026 129 views
Siti Qomariyah
129

JEPARA | GISTARA. COM – Di balik langkah tenangnya menuju ruang mengaji setiap sore, tersimpan sosok perempuan berkulit sawo matang dengan tatapan tegas yang telah menjadi bagian dari perjalanan TPQ An-Nisa Desa Dermolo  Kembang.

Dialah Siti Qomariyah, ibu rumah tangga yang mengabdikan dirinya sebagai guru mengaji sejak TPQ tersebut berdiri pada 2005. Ketegasan dan kedisiplinannya bukanlah cerminan kerasnya hati, melainkan bentuk tanggung jawab agar setiap santri benar-benar siap sebelum melangkah ke tingkat bacaan berikutnya.

Lebih dari dua puluh tahun berlalu, Bu Qom tetap setia mendampingi anak-anak mengeja ayat demi ayat Al-Qur’an.

BACA JUGA: Situs Langgar Bubrah Diduga Peninggalan Era Ratu Kalinyamat, Bupati Jepara Siap Dukung Pelestarian Cagar Budaya

Di tengah waktu yang terus berjalan dan banyak rekan seangkatannya telah mengakhiri masa mengajar, ia memilih bertahan dengan keyakinan bahwa setiap huruf yang berhasil dibaca dengan benar merupakan harapan yang tumbuh sekaligus amal yang akan terus mengalir.

Lahir di Jepara pada 26 April 1984, Siti Qomariyah menempuh pendidikan agama selama tujuh tahun di Pondok Pesantren Tegalsambi hingga selesai pada 2003.

Sekembalinya ke kampung halaman, ia menjalani peran sebagai ibu rumah tangga. Ketika TPQ An-Nisa didirikan pada 2005, ia dipercaya menjadi guru mengaji pertama. Sejak saat itu, setiap sore pukul 15.30 hingga 16.30 WIB, ia membimbing anak-anak di Desa Dermolo RT 2 RW 8 mempelajari Al-Qur’an sebagai wujud pengabdian dan pengamalan ilmu yang telah diperolehnya selama di pesantren.

BACA JUGA: Catat Tren Positif, Berikut Capaian BAZNAS Jepara Semester Pertama 2026

Perjalanan sebagai guru mengaji tidak selalu mudah. Pada masa-masa awal mengajar, Bu Qom kerap mendampingi santri yang masih terbata-bata membaca, bersuara pelan, atau merasa malu saat mengaji di hadapan teman-temannya. Kondisi tersebut tidak pernah dianggap sebagai hambatan yang harus disesali, melainkan bagian dari proses belajar setiap anak.

Dengan kesabaran, kedisiplinan, serta pendekatan yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing santri, ia membimbing mereka hingga berkembang.

Baginya, seorang murid tidak boleh dinaikkan ke tingkat berikutnya apabila bacaan, makhraj, dan tajwidnya masih perlu dibenahi karena kualitas belajar harus selalu diutamakan.

Konsistensi itulah yang mengantarkan Bu Qom menjadi salah satu guru paling senior di TPQ An-Nisa. Meski telah berpengalaman lebih dari dua dekade, ia tetap rutin mengikuti pembinaan guru mengaji di Kecamatan Kembang untuk memperdalam metode Yanbu’a dan menjaga kualitas pengajarannya.

BACA JUGA: Pelantikan PC PMII Jepara, Bupati Jepara Minta PMII Kawal Program Kartu Sarjana

Dedikasinya membuat ia dipercaya masyarakat sebagai sosok yang turut membentuk generasi pembaca Al-Qur’an di Desa Dermolo. Kepada siapa pun yang ingin memulai jalan sebagai guru mengaji, ia berpesan agar tidak mudah malu ataupun putus asa.

“Semangat untuk terus belajar merupakan kunci agar ilmu yang dimiliki dapat terus diwariskan dan memberi manfaat bagi banyak orang,” tegas Siti Qomariyah, (23/7/26)

Di tengah perubahan zaman, Siti Qomariyah tetap teguh menjadi sosok yang mengabdikan hidupnya di ruang mengaji sederhana TPQ An-Nisa. Lebih dari dua dekade pengabdiannya membuktikan bahwa keberhasilan seorang pendidik tidak diukur dari seberapa banyak murid yang diajar, melainkan dari kesabaran dalam membimbing setiap proses hingga ilmu benar-benar tertanam.

Bagi Bu Qom, mengajarkan Al-Qur’an bukan sekadar rutinitas, tetapi amanah yang harus dijaga sepanjang hayat. Karena itu, ia berpesan kepada siapa pun yang ingin menapaki jalan serupa, “Jangan malu, jangan putus asa, harus tetap semangat sebab nanti bisa merugikan diri sendiri.” Pungkasnya.

Penulis: Umar Sadida, Mahasiswa Prodi KPI Unisnu Jepara 

Alqur'anGuru ngajiTPQ
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Perjalan Keras  Syarifuddin Maulana menuju  Panggung Pewayangan
next post
Saintekpreneur Goes to Export Wujudkan Lulusan Jadi Technopreneur

You may also like

Menjadi Lebih Baik Setiap Hari, Belajar dari Teknik Industri

14/09/2026

Majelis Dzikir Rijalul Ansor Suwawal, Perkuat Silaturahmi dan Regenerasi

12/09/2026

Komisi Pendidikan Pesantren dan Kaderisasi Ulama MUI Jawa Tengah Monitor Perkembangan Pesantren Karimunjawa

10/09/2026

Ustadz Nurul Taufiq: Kebaikan Keluarga Dapat Diteruskan antar Generasi

06/09/2026

Khitan Massal Maulid Akbar Masjid Al Makmur Sinanggul Diikuti 144 Anak, Ada Peserta Non-Muslim

04/09/2026

Dari Surau hingga NU: Jejak Pengabdian Mbah KH As’ari di Kalipucang Kulon

03/09/2026

Terkini

  • Menjadi Lebih Baik Setiap Hari, Belajar dari Teknik Industri

    14/09/2026
  • 21 Dapur MBG di Jepara Disidak Serentak Dini Hari, Dari Bahan Baku hingga IPAL Diperiksa

    14/09/2026
  • Bukan Cuma Tilawah, MTQ Nasional Gerakkan UMKM Nusantara

    13/09/2026
  • Regenerasi NU Wonorejo Dimulai, Pengurus Baru  Siap Lanjutkan Estafet dalam Berkhidmah

    13/09/2026
  • Majelis Dzikir Rijalul Ansor Suwawal, Perkuat Silaturahmi dan Regenerasi

    12/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here