
JEPARA | GISTARA. COM – Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara KH. Charis Rohman mengharapkan agar Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Jepara masa bakti 2026-2031 segera melakukan konsolidasi pasca Konpercab X Muslimat pada Sabtu, 13 Juni 2026 lalu.
Hal ini disampaikan KH Charis Rohman di sela-sela menyemarakkan kegiatan Musyawarah Nasional (Munas)/ Konferensi Besar (Konbes) NU di Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Kediri pada Minggu, 21 Juni 2026.
“Saya berharap agar Bu Hanik selaku mandataris PC Muslimat NU Jepara terpilih segera melakukan konsolidasi internal dengan tetap menjaga nilai ukhuwwah nahdliyah dan persatuan. Perbedaan pendapat adalah sunnatullah, tetapi memperkuat silaturahim dan ukhuwwah adalah perintah agama”, kata Kiai Charis yang juga Alumni PP Al Falah Ploso Kediri itu.
BACA JUGA: Menjaga Marwah Pesantren di Tengah Kasus Kekerasan Seksual, Gus Sholah: Perkuat Nalar Kritis dan Perlindungan Santri
Kyai Charis menekankan pentingnya pemetaan kader muslimat sesuai kapasitas dan kemampuan, menempatkan personel pengurus Muslimat yang loyal, berdedikasi tinggi, berintegritas dan memiliki skill berorganisasi yang baik.
“Pengalaman Bu Hanik sebagai Ketua PAC Muslimat Kedung bisa menjadi modal sosial untuk penataan struktur organisasi, mulai dari tingkat pengurus harian cabang, pengurus badan semi otonom muslimat dan yayasan-yayasan serta koperasi wanita yang bernaung di bawah panji-panji perjuangan ibu-ibu Muslimat”, lanjut Kiai Charis.
“Saya berpesan agar struktur pengurus harian PC Muslimat NU Kabupaten Jepara benar-benar loyal kepada AD/ ART NU, AD/ ART Muslimat, Peraturan Perkumpulan NU dan Peraturan Organisasi/ Administrasi Muslimat. Adab tertinggi dalam berorganisasi adalah kepatuhan terhadap konstitusi organisasi, bukan loyalitas pada tokoh-tokoh tertentu”, tutur Kiai Charis.
“Mengakomodasi kepentingan kader Muslimat diperlukan agar PC Muslimat NU Jepara 2026-2031 tetap solid, utuh dan marwah Muslimat tetap terjaga. Muslimat berdaya, keluarga bahagia dan Indonesia Jaya” ujar Kiai Charis.
“Muslimat NU sebagai benteng moral bagi penanaman akidah ahlussunnah wal jamaah harus bisa mendidik putra-putri NU agar cerdas dan berakhlaqul karimah melalui pendidikan usia dini di TPQ, PAUD, RA dan TK Muslimat”, pungkas Kiai Charis.
BACA JUGA: Menjaga Marwah Pesantren dari Kekerasan, Gus Sahil: Pelaku Harus Diproses sesuai Hukum yang berlaku
Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Jepara terpilih Hj. Ni’matul Hanik menyambut baik harapan dan pesan dari Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Jepara.
“Sebagai badan otonom NU, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian Ketua PC NU Jepara. Kami butuh bimbingan dan arahan agar Muslimat NU Jepara bisa menjalankan program kerja sebagai amanat Konfercab X beberapa waktu lalu”, kata Hanik.
“Kami bersama tim fotmatur mempunyai waktu 30 hari untuk bekerja sesuai AD/ ART, PPOAM dan Tata Tertib Konfercab X”, ujar Hanik.
Dengan mandat yang diberikan peserta Konfercab X, ia berharap bisa kerja sama dengan semua stakeholder untuk memperkuat khidmah Muslimat dalam mewujudkan perempuan berdaya dan masyarakat sejahtera.
“Mohon doa restu semua pihak agar kami bisa menjalankan amanah konfercab X Muslimat NU Jepara dengan baik”, pungkas Ni’matul Hanik yang hadir menyamarakkan Munas/ Konbes (KA/ZA)