JEPARA | GISTARA. COM– Penguatan kolaborasi antara organisasi masyarakat dan pemerintah menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah. Berangkat dari semangat tersebut, Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Batealit melakukan audiensi dengan Camat Batealit, Yenny Diah Sulistiyani, S.STP., M.H., pada Selasa (7/7/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Batealit tersebut membahas berbagai peluang kerja sama dalam mendukung program pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.
Ketua PAC Fatayat NU Batealit, Dr. Khalimatus Sadiyah, M.Pd.I., menyampaikan bahwa pada tahun kedua kepengurusan, Fatayat memprioritaskan pengembangan kemitraan dengan pemerintah daerah sebagai langkah memperluas manfaat organisasi bagi masyarakat.
BACA JUGA: Ponpes Tambakberas Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35, Gus Sahil: Saatnya Kembali ke Ruh Perjuangan
Beberapa program yang ditawarkan untuk dikolaborasikan meliputi pencegahan stunting, pemberdayaan UMKM perempuan, gerakan peduli lingkungan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
“Fatayat memiliki potensi kader yang tersebar di desa-desa. Potensi tersebut ingin kami arahkan menjadi energi kolaboratif yang mendukung program-program pemerintah, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat,” kata Khalimatus.
Dalam kesempatan itu, Camat Batealit mengungkapkan bahwa salah satu perhatian pemerintah saat ini adalah membangun budaya masyarakat yang lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan penguatan ekonomi lokal.
BACA JUGA: Praktisi Media Berbagi Pengalaman Jurnalistik kepada Mahasiswa KPI Unisnu Jepara
Menurutnya, persoalan sampah masih menjadi tantangan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Selain itu, pelaku UMKM juga perlu didorong untuk memiliki pola pikir yang lebih berkembang agar tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi mampu menjadi pelaku pembangunan ekonomi.
“Kami berharap organisasi seperti Fatayat dapat ikut mengedukasi masyarakat, baik dalam membangun kesadaran menjaga lingkungan maupun mendorong tumbuhnya UMKM yang mandiri dan inovatif. Kolaborasi seperti ini sangat kami butuhkan,” tutur Yenny.
Dalam audiensi tersebut juga dibahas amanat Bupati Jepara untuk mewujudkan Jepara MULUS (Maju, Unggul, Lestari, dan Sejahtera) melalui pengembangan program tematik Kecamatan Batealit, yaitu integrasi potensi wisata alam dengan sektor pertanian, industri, dan UMKM.
BACA JUGA: Ribuan Warga Meriahkan Hari Koperasi ke-79 di Jepara, Usung Semangat Kebersamaan dan Gotong Royong
Program ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan melalui sinergi lintas sektor.
Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, PAC Fatayat NU Batealit menyatakan kesiapan untuk berkontribusi melalui pemberdayaan perempuan, pendampingan UMKM, edukasi lingkungan, serta pelibatan kader dalam berbagai program pembangunan berbasis masyarakat.
Melalui audiensi ini, PAC Fatayat NU Batealit dan Pemerintah Kecamatan Batealit bersepakat untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi sehingga berbagai program yang dijalankan mampu saling melengkapi dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. (KA/KS)