Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Monday, September 21, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Religi

Kiai Fathur Rohman Serukan Kesalehan Total: Ritual, Sosial, dan Ekologis

by Redaksi 21/09/2026
Redaksi 21/09/2026 9 views
Ilustrasi orang berdzikir (foto: AI)
9

JEPARA | GISTARA. COM – Suasana siang di Masjid Kampus Ar-Robbaniyyin Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara terasa sejuk dan khidmat usai mahasiswa dan sivitas akademika menyimak kultum yang disampaikan Kiai Dr. Fathur Rohman, Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Unisnu Jepara, Senin (21/9/26).

Dalam kultumnya, Kiai Doktor Fathur Rohman mengajak jamaah untuk memahami makna amal saleh secara lebih luas. Menurutnya, kesalehan dalam perspektif Al-Qur’an tidak hanya berkaitan dengan banyaknya ibadah ritual, tetapi juga harus diwujudkan dalam perilaku yang memberikan manfaat bagi sesama dan lingkungan.

Ia menjelaskan bahwa kata iman disebut dalam berbagai bentuk sebanyak 879 kali dalam Al-Qur’an. Dari jumlah tersebut, sekitar 60 penyebutan di antaranya bersanding dengan kata amal saleh. Penyandingan kedua kata tersebut, sebagaimana dijelaskan Thahir Ibn Ashur dalam tafsir At-Tahrir wa At-Tanwir, memiliki beberapa faedah penting.

“Iman tidak sekadar akidah atau ucapan, tetapi harus dibuktikan dengan perbuatan yang baik atau amal saleh. Sebaliknya, semua amal saleh juga harus dilandasi keimanan,” jelasnya.

BACA JUGA: Tingkatkan Kualitas Sarana Pendidikan, 17 Madrasah di Jepara Digelontor Revitalisasi Banpres

Ia menambahkan bahwa iman yang kuat akan melahirkan amal saleh dalam kehidupan sehari-hari. Hubungan keduanya, menurutnya, dapat diibaratkan seperti matahari dan sinarnya.

“Ibarat iman adalah matahari, maka amal saleh adalah sinarnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kiai Doktor Fathur Rohman mengungkapkan bahwa istilah amal saleh di tengah masyarakat sering kali dipahami secara sempit sebagai pelaksanaan berbagai ibadah sunah. Seseorang dianggap saleh ketika banyak melakukan salat sunah, zikir, salat berjamaah, dan berbagai ritual keagamaan lainnya.

Pemahaman tersebut, menurutnya, tidak sepenuhnya keliru. Namun, pemaknaan saleh sebatas ritual merupakan bentuk penyederhanaan dan penyempitan dari makna kesalehan yang luas dalam Al-Qur’an.

Ia menjelaskan bahwa kata saleh dapat dikaitkan dengan kata soluha-yasluhu yang berarti pantas atau layak. Sementara salaha-yasluhu-sulhan-maslahatan memiliki keterkaitan makna dengan maslahah, yaitu sesuatu yang mengandung manfaat.

“Artinya, amal saleh adalah amal yang pantas dan layak dilakukan, baik secara agama, moral, maupun sosial, serta memberikan manfaat,” terangnya.

Kiai Dr. Fathur Rohman, Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Unisnu Jepara

Menurutnya, Al-Qur’an kerap menggunakan kata saleh dalam bentuk nakirah, seperti ‘amalan shalihan. Hal tersebut menunjukkan bahwa amal saleh yang dimaksud tidak terbatas pada bentuk perilaku tertentu, melainkan mencakup berbagai perbuatan baik yang memiliki nilai kemaslahatan.

Karena memiliki cakupan yang luas, kesalehan kemudian dapat dipahami dalam beberapa bentuk. Kiai Doktor Fathur Rohman menyebut kesalehan ritual, kesalehan sosial, dan kesalehan ekologis.

Kesalehan ritual berkaitan dengan pemenuhan haqqullah dan hubungan manusia dengan Allah atau hablum minallah, seperti salat, puasa, haji, dan ibadah lainnya. Sementara kesalehan sosial berkaitan dengan pemenuhan haqqul adami dan hubungan antarmanusia atau hablum minannas. Adapun kesalehan ekologis diwujudkan melalui perilaku yang baik terhadap alam dan lingkungan.

Ia mengingatkan bahwa seseorang dapat memiliki kesalehan ritual yang kuat, tetapi belum tentu memiliki kesalehan sosial dan ekologis yang baik. Begitu pula sebaliknya, seseorang dapat aktif dalam kegiatan sosial, tetapi kurang memperhatikan hubungan dengan Allah maupun lingkungan.

“Banyak yang saleh secara ritual, namun tidak saleh secara sosial; atau saleh secara sosial, tetapi tidak saleh secara ekologis,” ungkapnya.

BACA JUGA: Ulil Albab Ajak Pramuka Melek Perda dan Berani Ambil Peran

Karena itu, ia menekankan pentingnya membangun kesalehan secara menyeluruh dan seimbang. Kesalehan tidak cukup hanya terlihat dari aktivitas ibadah yang bersifat ritual, tetapi juga harus tercermin dalam hubungan dengan sesama dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Yang terbaik itu adalah kesalehan total, kesalehan yang selaras dan seimbang antara ritual, sosial, dan ekologis,” tegasnya.

Kultum tersebut memberikan pesan bahwa kesalehan sejatinya merupakan nilai yang harus hadir dalam seluruh aspek kehidupan. Ibadah kepada Allah perlu berjalan seiring dengan kepedulian terhadap manusia dan lingkungan.

Pada akhirnya, kesalehan dalam perspektif Al-Qur’an tidak hanya ditampilkan melalui salat sunah, salat berjamaah, zikir, dan ibadah ritual lainnya. Kesalehan memiliki makna yang lebih luas, yakni diwujudkan melalui perilaku yang pantas, baik, dan bermanfaat bagi kehidupan.

Pesan tersebut menjadi refleksi bagi jamaah Masjid Kampus Ar-Robbaniyyin Unisnu Jepara untuk menghadirkan nilai-nilai keimanan tidak hanya dalam ruang ibadah, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.(KA/KM)

Amal salehImanKesalehanSaleh
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Tingkatkan Kualitas Sarana Pendidikan, 17 Madrasah di Jepara Digelontor Revitalisasi Banpres
next post
Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

You may also like

Kiai Ali Rohmat: Beruntung Orang yang Ditakdirkan Belajar Agama

14/09/2026

Menjadi Lebih Baik Setiap Hari, Belajar dari Teknik Industri

14/09/2026

Majelis Dzikir Rijalul Ansor Suwawal, Perkuat Silaturahmi dan Regenerasi

12/09/2026

Komisi Pendidikan Pesantren dan Kaderisasi Ulama MUI Jawa Tengah Monitor Perkembangan Pesantren Karimunjawa

10/09/2026

Ustadz Nurul Taufiq: Kebaikan Keluarga Dapat Diteruskan antar Generasi

06/09/2026

Khitan Massal Maulid Akbar Masjid Al Makmur Sinanggul Diikuti 144 Anak, Ada Peserta Non-Muslim

04/09/2026

Terkini

  • Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

    21/09/2026
  • Kiai Fathur Rohman Serukan Kesalehan Total: Ritual, Sosial, dan Ekologis

    21/09/2026
  • Tingkatkan Kualitas Sarana Pendidikan, 17 Madrasah di Jepara Digelontor Revitalisasi Banpres

    20/09/2026
  • Harlah ke-69 YAPI Nahdlatul Fata, Meneguhkan Kembali Peran Orang Tua dalam Pendidikan

    19/09/2026
  • PERSIMANU 2 Digelar, Pelajar Ma’arif NU Jepara Didorong Ukir Prestasi

    19/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here