Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Friday, October 16, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
RegionalSemarangan

Bantu Kendalikan Banjir, Pemkab Semarang Pernah Usulkan Pembangunan Bendungan Mluweh

by Khusnul Arief 11/02/2023
Khusnul Arief 11/02/2023 1.2K views
PENINJAUAN - Plt Kepala DPU Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro (tengah) saat meninjau Sungai Mluweh di Desa Mluweh, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang beberapa waktu lalu. (Foto: Arief/Gistara)
1.2K

PENINJAUAN – Plt Kepala DPU Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro (tengah) saat meninjau Sungai Mluweh di Desa Mluweh, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang beberapa waktu lalu. (Foto: Arief/Gistara)

UNGARAN | GISTARA.com – Pembangunan bendungan di sekitar Desa Mluweh, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang pernah diusulkan oleh Pemkab Semarang kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Hal itu menyusul persoalan banjir di Kota Semarang yang tak kunjung usai.

Dari penuturan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro, selain bisa dimanfaatkan sebagai sumber air baku bagi pemenuhan kebutuhan air bersih, bendungan itu juga akan membantu mengurangi persoalan banjir di wilayah Kota Semarang.

“Sudah diusulkan Bupati Semarang pada saat saya masih penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang, tahun 2020 lalu,” ungkapnya.

BACA JUGA: Diawali Cekcok, Adik Tusuk Sang Kakak Hingga Tewas

Dijelaskan Soekendro, Pemkab Semarang bersama BBWS Pemali Juwana sudah membahas untuk membangun satu bendungan lagi, yang lokasinya berada di sekitar Desa Mluweh, Kecamatan Ungaran Timur. Bendungan itu dinilai bisa mengurai masalah banjir di Kota Semarang karena beberapa sungai yang menyebabkan bajir di wilayah Kota Semarang juga mengalir dari wilayah Kabupaten Semarang.

“Rencana itu belum akan terealisasi dalam waktu dekat. Dimungkinkan setelah proses pengerjaan bendungan Jragung rampung, baru bisa direalisasikan,” ujarnya.

Soekendro juga menjelaskan, terkait dengan penanganan banjir di klaster perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang beberapa waktu lalu memang tidak bisa dilakukan secara parsial. Artinya untuk menangani penyebabnya, tidak bisa diselesaikan hanya di tingkat wilayah Kabupaten Semarang saja, atau sebaliknya hanya di wilayah Kota Semarang saja.

“Yang pertama harus dilakukan adalah pengerukan sedimentasi. Kedua penanggulangan dengan cara dibuat bronjong atau tanggul agar aliran sungai tidak berpindah- pindah,” paparnya. (Arief/Gistara)

Bendungan MluwehSemarang
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Khusnul Arief

previous post
Diawali Cekcok, Adik Tusuk Sang Kakak Hingga Tewas
next post
Bantu UMKM Horog-Horog peroleh Izin, Mahasiswa KKN Menganti 2 Lakukan Pendampingan 

You may also like

Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

21/09/2026

Festival Literasi Jateng 2026,  Gelorakan Budaya Baca Gen Z

12/09/2026

Bahas Isu Kontemporer dan Kebijakan Nasional, PWNU Jawa Tengah Gelar Bahtsul Masail Ke-6

22/08/2026

HUT ke-81 Jateng, Dekranasda Jepara Kenalkan Produk Unggulan dan Budaya Lokal 

21/08/2026

Keseruan Mahasiswa Asing Belajar Ukir di Jepara

20/08/2026

Tiga Kampus NU Perkuat KKN Kolaborasi di Karimunjawa, Dorong Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal

20/08/2026

Terkini

  • Dr Haryanto Ungkap Rahasia Manajemen Pembelajaran dalam Surat Al-Alaq

    14/10/2026
  • BPS Jepara Ingatkan, Jangan Keliru Membaca Angka Ekonomi

    14/10/2026
  • Kejar Swastisaba Wistara 2027, FKJS Jepara Perkuat Kelembagaan hingga Desa

    14/10/2026
  • Lantik PRNU Tanjung 2, Rais Syuriyah PCNU Jepara Ingatkan Dua Kriteria Pemimpin

    14/10/2026
  • LPTQ Jepara Siapkan MTQ,  Pembinaan Kader dan Syiar AI-Qur’an Jadi Prioritas

    13/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here