Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Sunday, September 13, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
MuriaRegional

Suluk Jeparanan Wajah Baru Dari Suluk Mantingan, Tetap Gayeng Dengan Diskusi Budaya

by Shochib Ahmada 24/09/2023
Shochib Ahmada 24/09/2023 1.4K views
1.4K

JEPARA | GISTARA.COM Sudah sekian purnama, Suluk Mantingan tidak bisa kita nikmati di area Makam Mantingan Jepara. Kegiatan budaya rutin yang menjadi andalan PC Lesbumi Jepara, sudah sampai di jilid 10. Di angka tersebut menjadi penanda bahwa diskusi terbuka untuk umum mencapai klimaks dan tamat.

Teka teki yang ditunggu sebagian besar penikmat budaya Jepara, akhirnya terjawab malam tadi, Sabtu (23/9). Suluk Mantingan bermetamorfosis menjadi Suluk Jeparanan. Ketua Lesbumi Jepara, Ngateman, menjelaskan perubahan nama dilakukan agar spirit baru yang diusung melalui diskusi Suluk Jeparanan akan semakin memperkaya khasanah keilmuan di Jepara.

Diskusi perdana diselenggarakan di kediaman Ngateman, Randusari Tahunan Jepara. Tema yang diusung Tradisi Rabu Pungkasan dan Jejak Keteladanan Nabi Muhammad. Lesbumi menghadirkan sosok anak muda pemerhati sejarah asal Jepara, Muhammad Dalhar, sebagai pembedah materi utama.

Dalhar mengupas tradisi Rabu Pungkasan bahwa tradisi tersebut memang sudah lazim dilaksanakan masyarakat Indonesia dengan berbagai kearifan lokalnya. Meskipun, sekarang banyak anak muda yang mulai mengkritisi tentang tradisi tersebut, akan tetapi tradisi Rabu Pungkasan tetap membumi di masyarakat.

Penulis sekaligus pengurus GP Anshor Bangsri ini juga mengulas lebih dalam terkait korelasi antara Maulid Nabi dan solidaritas kebangsaan. Menurutnya, tradisi pembacaan shalawat nabi atau muludan sudah lama dilakukan oleh masyarakat Jawa. Hal ini dibuktikan dengan adanya tradisi sekaten. Sampai saat ini, tradisi tersebut masih berlangsung di Solo dan Jogjakarta yang menjadi penerus terakhir dari Demak dan Mataram Islam.

Lebih lanjut, Magister Sejarah Universitas Diponegoro Semarang  bercerita bahwa sampai hari ini, tradisi masih berjalan dengan dinamika yang berbeda-beda di setiap wilayah. Mulai dari kitab yang dibaca setiap daerah atau desa berbeda. Bukan hanya desa, dari setiap majelis juga berbeda-beda. Ada yang menggunakan bacaan qasidah Burdah, al-Barjanjiy, diba’, syarofil anam, simtudduror, dan masih banyak lainnya.

BACA JUGA: Maulid Nabi dan Solidaritas Kebangsaan

Terlepas dari bacaan yang dibaca, secara umum memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk memuji dan memuliakan Nabi Muhammad. Beliau adalah yang menjadi sebab mengapa alam dunia ini diciptakan, sekaligus sebagai teladan dalam kehidupan ini. Bahkan, penulis dunia menempatkan beliau sebagai tokoh berpengaruh di dunia pada urutan pertama.

Lanjut Pegiat Isyakarima Historische Studies, bahwa majelis Maulid dalam setiap penyelenggaraan majelis maulid, secara umum masyarakat atau jamaah akan berkumpul bersama untuk menyimak bacaan dan lantunan kasidah. Sesekali kemudian melantunkan bersama-sama shalawat nabi. Suasana kebersamaan, khusyu’, dan saling hormat tampak dalam majelis maulid.

Secara bersama-sama dan dalam jangka waktu panjang, situasi semacam ini yang turut menjadikan masyarakat menjadi guyub dan rukun. Ikatan solidaritas jamaah atau masyarakat menjadi semakin kuat. Situasi semacam inilah, jika dilakukan secara masif dan jangka panjang dapat memperkuat pondasi kebangsaan.

Menurut Dalhar, perbedaan-perbedaan sering terjadi di tengah keragaman yang dimiliki, baik secara sosial, ekonomi, maupun politik. Hadirnya majelis maulid secara berkelanjutan – utamanya bulan maulud selama 12 hari – dapat menjadi media untuk mempersatukan masyarakat atau bangsa. Jika sering bertemu dan saling komunikasi, diharapkan akan muncul kesepahaman dan potensi munculnya konflik horizontal dapat diredam.

(SA/Sochib)

 

 

 

 

 

 

 

BudayaLesbumiSeni
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Shochib Ahmada

previous post
Truk Seruduk 4 KBM di Gerbang Exit Tol Bawen, Ini Kronologinya
next post
Perkuat Kelembagaan MP3I, Para Kyai dan Masyayeikh Kumpul di Pesantren At-Taqiy

You may also like

Festival Literasi Jateng 2026,  Gelorakan Budaya Baca Gen Z

12/09/2026

Pemkab Jepara Ajak Warga Kenali Rokok Ilegal, Ada Risiko Hukum Pidana bagi Pembuat dan...

11/09/2026

Sediakan Akses Air Bersih, Pusterad dan Kodim Jepara Bersama Pemkab Jepara Survei Titik Sumur...

10/09/2026

Utamakan Kenyamanan Wisatawan, Pelabuhan Karimunjawa Bakal Diperbaiki

10/09/2026

Kafilah Jepara Resmi Dilepas ke MTQ Nasional,  Pemkab Siapkan Reward bagi Peraih Juara

09/09/2026

Bupati Jepara Lakukan Rotasi, 27 Pejabat Tempati Posisi Baru

09/09/2026

Terkini

  • Majelis Dzikir Rijalul Ansor Suwawal, Perkuat Silaturahmi dan Regenerasi

    12/09/2026
  • Pawai Ta’aruf MTQ XXXI,  Membumikan Al-Quran dan Perkuat Persatuan

    12/09/2026
  • Festival Literasi Jateng 2026,  Gelorakan Budaya Baca Gen Z

    12/09/2026
  • BMKG Prediksi El Nino Bertahan sampai Awal 2027

    11/09/2026
  • Bukan Sekadar Berkemah, 501 Pramuka Karimunjawa Belajar Jaga Alam dan Peduli Sesama

    11/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here