Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Thursday, October 8, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Nasional

Wow, 1300 Mainan Tradisional Rebana Dimainkan Dalam Penutupan KUPI II

by Husni Andika 27/11/2022
Husni Andika 27/11/2022 1.1K views
MENABUH - Tampak tamu undanagan perwakilan dari berbagai wialayah dan negara tabuh mainan tradisional rebana sebagai simbol gerakan ulama’ perempuan dan sebagai tanda berakhirnya kongres. (Foto: Husni/Gistara)
1.1K

MENABUH – 1300 Mainan Tradisional Rebana ditabuh, tampak tamu undanagan perwakilan dari berbagai wialayah dan negara tabuh mainan tradisional rebana sebagai simbol gerakan ulama’ perempuan dan sebagai tanda berakhirnya kongres. (Foto: Husni/Gistara)

JEPARA | GISTARA.com – Sebanyak 1300 mainan tradisional rebana digemakan dalam penutupan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) II pada Sabtu sore, (26/11/2022). Tampak peserta yang hadir menabuh rebana sebagai simbol berakhirnya kongres di penghujung acara.

Mainan Tradisional rebana itu terbuat dari gerabah dan kertas semen dengan alat pemukul dari kayu panjangnya 10 cm dengan ujungnya di ikat tali karet. Ribuan mainan rebana tersebut di datangkan dari Mayong sebagai khas Jepara dengan kerajinan gerabahnya.

Salah satu panitia Den Hasan menyampaikan, mainan rebana dari gerabah ini sengaja kami hadirkan di penutupan KUPI sebagai simbol gerakan untuk selalu digemakan. “Selain ukir kami juga memperkenalkan Jepara dengan salah satu potensinya yaitu kerajinan gerabah,” ungkap Den Hasan saat ditemui wartawan gistara.

BACA JUGA: Resmi Di Tutup, KUPI Munculkan Delapan Rekomendasi yang harus di Implementasikan

Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) yang digelar di Jepara dari Kamis hingga Sabtu (24-26/11/2022) berjalan lancar dengan kondisi cuaca yang mendukung dan tidak hujan walaupun sempat terjadi mendung dan gerimis.

Nurudin Amin atau biasa disapa Gus Nung selaku perwakilan panitia lokal mengatakan, dari kelancaran kegiatan ini selain permohonan do’a juga tidak luput antusias dan dukungan dari peserta kongres dari berbagai wilayah dan negara. “Dari panitia lokal telah berusaha semaksimal mungkin akan tetapi tak luput dari kesalahan dan kekurangana,” ungkap Dia.

Dia juga berharap dari kongres ini dapat memberikan manfaat kepada seluruh umat manusia dan mendorong terjadinya kehidupan manusia yang setara dan berkeadilan. (Husni/Gistara)

InternasionalKUPIMainanPerempuanRebanaTradisionalUlama
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Husni Andika

previous post
Resmi Di Tutup, KUPI Munculkan Delapan Rekomendasi yang harus di Implementasikan
next post
Rawan Penyelewengan, Tingkat Korupsi di Tingkat Desa Terbilang Tinggi

You may also like

El Niño Sangat Kuat, BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat

04/10/2026

PBNU Luncurkan Tema dan Logo Hari Santri 2026,  Menguatkan Akar Tradisi dan Menjaga Keutuhan...

02/10/2026

Hindun Anisah Dorong Ekraf Karimunjawa Naik Kelas, Gekrafs Diminta Perkuat Pendampingan

30/09/2026

Kusta Masih Mengintai Anak, Pemkab Jepara Gandeng Guru Percepat Eliminasi Kusta

28/09/2026

BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Diprediksi Mulai November

27/09/2026

Tingkatkan Kualitas Sarana Pendidikan, 17 Madrasah di Jepara Digelontor Revitalisasi Banpres

20/09/2026

Terkini

  • Perkuat Jejaring Akademik Internasional, Prodi PAI UNISNU Jepara Kolaborasi Riset dengan IIUM Malaysia

    07/10/2026
  • Pemkab Jepara Salurkan BLT DBHCHT ke 4.813 Butuh dan Petani Tembakau

    07/10/2026
  • Cetak Instruktur yang Berkualitas, PC PMII Jepara Gelar Pelatihan Instruktur Cabang

    06/10/2026
  • Bimwin bagi Calon Pengantin, Wujudkan Keluarga yang Harmonis dan Berkualitas 

    06/10/2026
  • Pemkab Jepara Dorong BUMDesa Masuk Rantai Pasok Ritel

    06/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here