Teduh Dan Penuh Kisah, Pesona Sumur Tua Di Tengah Pulau Panjang

Sumur tua di tengah Pulau Panjang

JEPARA | GISTARA. COM – Di tengah suasana Pulau Panjang yang tenang dan asri, terdapat sebuah sumur tua yang hingga kini masih dijaga dan dimanfaatkan para pengunjung. Sumur yang berada di kawasan makam ulama di pulau tersebut menjadi salah satu tempat yang sering disinggahi wisatawan maupun peziarah.

Bangunan sumur tampak sederhana, beratapkan pendopo kecil dengan ornamen khas Jawa. Dua gentong besar berwarna biru di sisi kanan dan kiri menambah kesan tradisional sekaligus menenangkan bagi siapa saja yang datang, warna birunya mencolok di antara dominasi warna alam di sekelilingnya, memberikan kesan unik sekaligus menenangkan. Gentong-gentong itu terlihat kokoh dan masih digunakan untuk menampung air sumur yang jernih.

BACA JUGA: Pembinaan BKK dan Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri,  SDM Jepara  Didorong Berkompeten dan Berdaya Saing Internasional

Ornamen pada bagian dinding sumur juga menambah nilai estetika,membuat tempat ini tidak hanya terasa sakral,tetapi juga indah dipandang.

“Air sumur ini dari dulu tidak pernah kering, meskipun musim kemarau panjang,”ujar pak slamet,salah satu warga sekitar (15/5/26).

Ia mengatakan banyak masyarakat percaya air dari sumur tersebut membawa berkah dan ketenangan bagi siapa saja yang datang dengan niat baik.

Keindahan sumur tua ini semakin terasa karena lokasinya yang dikelilingi pepohonan hijau dan suasana yang sejuk.Air di dalam sumur terlihat bening dan segar.

BACA JUGA: PMII Soroti Akses dan Kualitas Pendidikan Jepara

Banyak pengunjung sengaja datang untuk melihat langsung sumur tersebut Salah satu pengunjung, Nana(20), ia mengaku sengaja mampir ke sumur tersebut sebelum keliling pulau”Tempatnya adem dan tenang.Walaupun sederhana,sumur ini punya cerita yang bikin orang penasaran,”ujarnya

Pengungunjung lain,Hanny(22), mengatakan bahwa sumur tua itu memberikan kesan tersendiri karna menyimpan nilai sejarah yang masih dijaga masyarakat.

”Saya suka karena tempat ini masih dirawat.Rasanya seperti melihat peninggalan lama yang tetap hidup sampai sekarang,”katanya.

Keberadaan sumur tua ini membuktikan bahwa destinasi wisata tidak selalu tentang bangunan mewah modern.Tempat sederhana yang menyimpan cerita dan nilai budaya justru mampu memberikan kesan mendalam bagi para pengunjung yang datang. (KA/Sofiatul)

Related posts

Pesona Pulau Panjang dan Magnet Habib Abu Bakar

Pasang Surut Penyewaan Tenda Camping di Pulau Panjang

Diantara Deburan Ombak Perawehan dan Pulau Panjang