590 Murid MI Adu Kompetensi di KOSMA 2026, Cetak Generasi Unggul dan Bertakwa

Para peserta bersiap mengikuti KOSMA 2026

JEPARA | GISTARA.COM – Sebanyak 590 murid perwakilan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di lingkungan Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) 02 Jepara mengikuti Kompetisi Sains dan Mata Pelajaran Agama (KOSMA) MI 2026.

Ajang ini menjadi wadah bagi murid untuk mengembangkan potensi akademik sekaligus memperkuat pemahaman ilmu agama dan membangun karakter.

Pembukaan KOSMA MI 2026 digelar di MI Matholibul Huda Mlonggo, Rabu (4/11/2026). Kompetisi tersebut mempertandingkan lima mata lomba, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), Al-Qur’an Hadis, serta Akidah Akhlak.

BACA JUGA: Soroti Penggeledahan Ponpes Hamalatul Qur’an di Sukoharjo, H. Rif’an Tekankan Perlindungan Santriwati

Ketua KKMI 02 Jepara sekaligus Ketua Panitia, H. Mustofa, M.Pd.I., mengatakan KOSMA diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah dan mengembangkan potensi murid, baik dalam bidang akademik maupun keagamaan.

Menurutnya, KOSMA bukan sekadar ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga ruang aktualisasi diri bagi murid dalam mengasah kompetensi, membangun kepercayaan diri, serta menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat dan sportif.

“Melalui KOSMA, kami ingin membangun budaya berkompetisi yang sehat, sportif, dan berkarakter. Kegiatan ini juga menjadi sarana kolaborasi antarmadrasah untuk bersama-sama meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.

Ia berharap kompetisi tersebut mampu mendorong murid untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan meraih prestasi tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan.

BACA JUGA: Perluas Akses Pendidikan, Bupati Jepara Salurkan Kartu Sarjana Rp2,49 Miliar

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Jepara yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha, H. Badrudin, S.Ag., M.H., secara resmi membuka kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Badrudin mengapresiasi penyelenggaraan KOSMA yang memadukan kompetensi sains dengan mata pelajaran agama.

Menurutnya, perpaduan tersebut penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki landasan keimanan dan ketakwaan yang kuat.

“Generasi unggul adalah generasi yang menguasai sains sekaligus memahami ilmu agama. Jika anak-anak Indonesia mampu menguasai keduanya, insyaallah masa depan Indonesia akan semakin baik dan menjadi negara yang diberkahi,” tuturnya.

BACA JUGA: Dukung Pariwisata, Express Bahari 7G Perkuat Konektivitas Jepara–Karimunjawa

Ia juga mengingatkan pentingnya ilmu pengetahuan dan ketakwaan sebagai bekal generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan. Ia mengutip pesan Imam Syafi’i tentang pentingnya ilmu dan takwa bagi kehidupan generasi muda.

“Semoga para peserta KOSMA menjadi talenta-talenta unggul yang berilmu, berprestasi, dan bertakwa,” harapnya.

Rangkaian pembukaan KOSMA MI 2026 ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Ketua LP Ma’arif NU, Mualimin, M.Pd.I. Doa Penutup  dipimpin Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara, KH. Charis Rohman.

Melalui KOSMA MI 2026, madrasah diharapkan semakin berperan dalam melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, serta mampu menyeimbangkan penguasaan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai agama. (KA)

Related posts

Rektor IPMAFA Dorong Wisudawan Mandiri di Tengah Ekosistem yang Tak Baik-baik Saja

Khoirul Muslimin Ajak Mahasiswa BCB UNISNU Cerdas Kelola Keuangan dan Berwirausaha

Dari UNISNU Jepara untuk Indonesia, Ratusan Pendidik dan Pelajar Adu Inovasi dalam Lomba Esai Nasional Hari Santri