Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Tuesday, October 27, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
RegionalSemarangan

Dewan Pendidikan Jateng, Dukung Pembentukan Satgas Anti Kekerasan di Satuan Pendidikan

by Kunjari Ali 31/05/2024
Kunjari Ali 31/05/2024 851 views
851

SEMARANG | GISTARA.COM – Ketua Dewan Pendidikan Jateng Rustono mendukung pemerintah untuk mencegah terjadi kekerasan di satuan pendidikan dengan membentuk Satgas Kekerasan di satuan pendidikan.

Hal ini disampaikan Rustono saat memimpin rapat rutin Dewan Pendidikan Jateng di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Gedung C Lantai 1 yang dihadiri pengurus Dewan Pendidikan Jateng.

“Apa yang menjadi kebijakan pemerintah kita dukung untuk mencegah terjadi kekerasan yang semakin marak terjadi di satuan pendidikan, saya berharap dengan satgas dan keterlibatan Dewan Pendidikan kekerasan di satuan pendidikan bisa cegah dan bahkan tidak ada lagi tindakan kekerasan yang merugikan kedua belah pihak,” Rustono saat memimpin Rapat di Kantor Dewan Pendidikan Jateng, Rabu, (20/05/2024).

Menurut Rustono, Satgas Kekerasan di satuan pendidikan tidak hanya dibentuk ditingkat provinsi tetapi juga dibentuk di kabupten/kota seluruh Jawa Tengah provinsi Jawa Tengah.

“Semoga ikhtiar yang dilakukan oleh pemerintah untuk mencegah terjadi kekerasan di satuan pendidikan bisa terwujud, dan menjadi sekolah menjadi pembentuk karakter yang cendikia berakhlaqul karimah,” tegasnya.

BACA JUGA: Awas ! Pemilik Usaha Tak Taat Pajak,  Izin Usahanya akan Dicabut

Sementara itu, Ulfa Fatiya Rosyida anggota Dewan Pendidikan Jateng juga mendukung pembentukan satgas kekerasan di satuan pendidikan, namun demikian ia juga menyampaikan terkait kebijakan pemerintah tentang larangan satuan pendidikan melaksanakan study tour bisa ditinjau kembali sehingga kebijakan itu tidak merugikan salah satu pihak.

“Ya mohon kebijakan tentang larangan study tour di satuan pedidikan bisa diskusikan kembali dengan pemerintah dan perlu melakukan riset secara mendalam,” ungkapnya.

“Kebijakan study tour harus ditinjau kembali, karena kebijakan itu banyak merugikan masyarakat, tentu bukan satuan pendidikan yang menerima dampak terjadi kecelakaan yang terjadi pada satuan sekolah yang menggelar study tour. Tetapi yang ditinjau harusnya pihak armada,” imbuhnya.

Turut hadir dalam rapat Sekretaris Dewan Pendidikan Ahmad Niam Syukri, Wakil Sekretaris Slamet Imam Ihwandi, dan anggota Inti Murdaningarso, Sugiyarta, Khoirul Muslimin, Ulfa Fatiya Rosyida, Mampuono, dan Lamijan. (Km/Ka)

Cegah kekerasanDewan Pendidikan Jawa TengahSatgas Anti Kekerasan
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Kunjari Ali

previous post
Hajinya Orang Jepara di Masa Kolonial
next post
Nilai Pancasila dan Realita Gen Z

You may also like

Ulil Albab: Santri Harus Kuat Ilmu, Mandiri dan Adaptif

22/10/2026

RMI NU Jepara Gelar Lomba Santri Berprestasi, Kobarkan Semangat Jihad dan Kreativitas

21/10/2026

Andalkan Potensi Kopi, Desa Dudakawu Masuk 25 Besar Program Desa BRILiaN

20/10/2026

Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

21/09/2026

Festival Literasi Jateng 2026,  Gelorakan Budaya Baca Gen Z

12/09/2026

Bahas Isu Kontemporer dan Kebijakan Nasional, PWNU Jawa Tengah Gelar Bahtsul Masail Ke-6

22/08/2026

Terkini

  • Antisipasi Konflik,  Bakesbangpol Jepara Petakan Kerawanan Pilpet 2026

    27/10/2026
  • Menyalakan Kembali Bara Sumpah Pemuda di Era Algoritma

    27/10/2026
  • Dr Sukarman Soroti Fenomena Tradisi Buwoh

    27/10/2026
  • Solidaritas untuk Syabila, Kontingen Batang Bawa Pita Hitam di Porprov Jateng 2026

    26/10/2026
  • Peringati Hari Santri Nasional 2026, PRNU Raguklampitan Gelar Karnaval hingga Pengajian Umum

    26/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here