Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Tuesday, September 22, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Plesir

Diantara Deburan Ombak Perawehan dan Pulau Panjang

by Redaksi 06/05/2026
Redaksi 06/05/2026 154 views
Wisatawan menuju Pulau Panjang lewat jalur Perawehan
154

JEPARA | GISTARA. COM – Seolah menjadi ruang tamu alam yang tak pernah kehabisan kehangatan, Pulau Panjang menyambut setiap tamu dengan simfoni udara sejuk dan rimbunnya pepohonan yang masih terjaga.

Perahu-perahu bersandar di atas keelokan laut yang sebening kaca menjadi saksi bisu atas keindahan alam yang menarik para wisatawan dari berbagai daerah.

Eksistensi pulau ini kian bersinar, bukan hanya karena keasriannya, tapi karena ia menawarkan pelarian sempurna; mulai dari kayuhan sepeda yang membelah jalanan setapak, hingga ketenangan malam di dalam tenda-tenda camping yang menghadap cakrawala. Sebuah harmoni antara alam yang asri dan napas ekonomi masyarakat yang terus berdenyut di setiap sudut warungnya.

BACA JUGA: Polisi Bekuk Pencuri Baterai Tower di Pakis Aji 

‎Supawi (54) selaku ketua paguyuban yang menghubungkan Pantai Perawehan dengan pesisir eksotis Pulau Panjang mengungkapkan bahwa seluruh armada kapal yang beroperasi merupakan milik pribadi warga. Meski demikian, sistem pengelolaannya dilakukan secara terpadu melalui paguyuban demi menjaga ketertiban layanan.

Sedangkan pembentukan paguyuban berjumlah 12 armada dengan keanggotaan yang sudah ditetapkan. Hal ini merupakan inisiatif desa untuk memfasilitasi lonjakan wisatawan sejak jalur pantai perawehan resmi dibuka 3 tahun lalu.

‎“Satu kapal biasanya beranggotakan 15 – 20 orang, penyeberangan dimulai dari pukul 7 pagi sampai pukul 4 sore, tapi kalo jam 6 sudah ada penumpang yang siaga maka tetap di berangkatkan,” ujar Supawi pada Minggu (3/5/2026) saat diwawancarai  di Pulau Panjang Jepara.

Terkait efisiensi waktu, Supawi menyebutkan bahwa akses dari Perawehan menuju Pulau Panjang tergolong singkat, yakni hanya memakan waktu sekitar 15 menit. Kendati demikian, ia mengakui frekuensi penyeberangan sangat bergantung pada kondisi kunjungan wisatawan.

‎“Kalau jaraknya dari parawehan ke pulau panjang sekitar 15 menit. Biasanya kalo rame bisa bolak balik 4 kali, paling rame di hari raya, tapi kalo sepi bisa cuma 1 kali saja. Soalnya ini kan masih baru, biasanya wisatawan itu lewat jalur bandengan atau kartini,” terangnya.

BACA JUGA: Harlah ke-66:  Aksi Nyata PMII untuk Indonesia

‎ Supawi mengaku bahwa tantangan terbesar mereka adalah musim baratan yang kerap membawa gelombang tinggi hingga memaksa aktivitas penyeberangan berhenti total. Ia juga menjelaskan terkait keselamatan penumpang yang menjadi prioritas paguyuban parawehan.

“Kendala cuaca ketika angin musim barat itu tinggi sehingga tidak berani menyebrang, kalo hujan masih bisa berangkat asal gelombangnya stabil karena gelombang itu datangnya dari angin, Kalau angin kencang kami pilih off, karena masalahnya di laut bukan di darat, kalau sudah ada yang hilang itu susah carinya,” jelasnya.

“Kami selalu memberi arahan agar penumpang tidak duduk di tepi kapal atau berlari-larian, terutama anak-anak, harus didampingi orang tua agar tidak berbahaya,” tambah Supawi.

‎Sementara itu, Arifin (45) penjaga pulau panjang menegaskan bahwa pulau panjang tidak di huni penduduk sama sekali. hanya ada navigator dan penjaga makam.

BACA JUGA: Wujudkan Jalan Jepara Mulus, Bupati Jepara Alokasikan Rp 200 Miliar Pertahun

“Sejak dulu disini memang tidak ada penduduk setempat, hanya ada navigator sama juru kunci makam. tapi kalo ada yang mau camping ya tetap ada yang jagain” katanya.

‎”Untuk tiket masuk ke pulau panjang Rp.8000 baik weekend maupun weekday tapi kalau hari raya ataupun hari natal itu Rp.15000″ imbuh Arifin.

‎Aurelia salah satu pengunjung pulau panjang mengaku sangat menyesal tidak nge–camp, tetapi ia juga merasa puas berlibur di pulau panjang.

“Alhamdulillah juga cocok sama cuacanya hari ini, cerah, nggak hujan, semuanya lancar. Jadi pas sampai sini juga kita have fun, sayangnya kita nggak menginap, nggak nge-camp soalnya diberi waktu dari UNNES cuma 1 hari aja liburannya” pungkasnya.(KA/Rima)

0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Polisi Bekuk Pencuri Baterai Tower di Pakis Aji 
next post
‎PMII Soroti Akses dan Kualitas Pendidikan Jepara

You may also like

Teduh Dan Penuh Kisah, Pesona Sumur Tua Di Tengah Pulau Panjang

19/05/2026

Pesona Pulau Panjang dan Magnet Habib Abu Bakar

09/05/2026

Pasang Surut Penyewaan Tenda Camping di Pulau Panjang

07/05/2026

Pantai Blebak Sekuro Dipadati Pengunjung Saat Libur Jumat Agung

04/04/2026

Wisata Sawah Bengkok Tawarkan Situasi Pedesaaan, Ini Lokasinya

25/08/2024

Pemuda Kemujan Gelar Festival Thothok Terusan

05/11/2023

Terkini

  • Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

    21/09/2026
  • Kiai Fathur Rohman Serukan Kesalehan Total: Ritual, Sosial, dan Ekologis

    21/09/2026
  • Tingkatkan Kualitas Sarana Pendidikan, 17 Madrasah di Jepara Digelontor Revitalisasi Banpres

    20/09/2026
  • Harlah ke-69 YAPI Nahdlatul Fata, Meneguhkan Kembali Peran Orang Tua dalam Pendidikan

    19/09/2026
  • PERSIMANU 2 Digelar, Pelajar Ma’arif NU Jepara Didorong Ukir Prestasi

    19/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here