Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Wednesday, October 28, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
RegionalSemarangan

Curah Hujan Tinggi, Dinkes Kabupaten Semarang Ingatkan Ancaman DBD

by Khusnul Arief 17/10/2022
Khusnul Arief 17/10/2022 2.7K views
FLAYER - Pamflet Edukasi 3M Plus (Dok. Dinkes Kabupaten Semarang)
2.7K

FLAYER – Ingatkan Ancaman DBD melalui Pamflet Edukasi 3M Plus (Dok. Dinkes Kabupaten Semarang)

UNGARAN | GISTARA.com – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) diprediksi akan mengalami peningkatan seiring semakin tingginya curah hujan di masa peralihan musim. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang ingatkan ancaman DBD kepada masyarakat dan meminta untuk mewaspadai penularan penyakit itu terlebih mendekati musim penghujan.

Dari data yang diperoleh dari Dinkes Kabupaten Semarang, jumlah kasus DBD sejak awal tahun 2022 hingga September kemarin sebanyak 62 kasus. Jumlah itu mengalami penurunan dibandingkan sepanjang tahun 2021 yang mencapai 89 kasus.

Rinciannya, bulan Januari 2022 ada 13 kasus, Februari 10 kasus, Maret 12 kasus, April 8 kasus, Mei 3 kasus, Juni 3 kasus, Juli 5 kasus, Agustus 4 kasus, dan September 4 kasus.

“Meski ada penurunan, kami mewanti-wanti masyarakat untuk senantiasa berwaspada. Sebab biasanya akan meningkat saat musim hujan,” ujar Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Kabupaten Semarang, Ida Ajuni, saat ditemui di Ungaran, Senin (17/10/2022).

| Baca juga: Menguak Sejarah Tersembunyi Kabupaten Semarang Lewat ‘Srawung Semarangan’

Menurut Ida, nyamuk pembawa virus DBD ini berkembang di genangan air jernih yang sering ditemukan di musim penghujan. Sehingga dimungkinkan ada penambahan kasus saat curah hujan tinggi mulai Oktober hingga Desember.

“Hubungan musim hujan dengan meningkatnya kasus DBD ini erat ya, karena memang jentik nyamuk Aedes Aegypti berkembangnya di genangan air yang jernih,” lanjutnya.

Namun diharapkan karena sudah ada edukasi di masyarakat, hal itu bisa menekan laju penambahan kasus DBD.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk secara rutin melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan gerakan 3M plus, yakni menguras dan menutup tempat penampungan air, mendaur ulang barang bekas, menggunakan bubuk larvasida, menggunakan obat anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, menaruh ikan di penampungan air, dan menanam tanaman pengusir nyamuk.

“Karena kesadaran masyarakat akan PSN sudah tinggi, jadi lebih baik. Semoga tidak ada penambahan kasus lagi untuk tahun ini,” harapnya. (Arief/Gistara)

Ancaman DBDDinkesHujan TinggiKabupaten Semarang
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Khusnul Arief

previous post
Menguak Sejarah Tersembunyi Kabupaten Semarang Lewat ‘Srawung Semarangan’
next post
24 Desa di Kabupaten Semarang Jadi Prioritas Regsosek 2022, Ini Alasannya

You may also like

Ulil Albab: Santri Harus Kuat Ilmu, Mandiri dan Adaptif

22/10/2026

RMI NU Jepara Gelar Lomba Santri Berprestasi, Kobarkan Semangat Jihad dan Kreativitas

21/10/2026

Andalkan Potensi Kopi, Desa Dudakawu Masuk 25 Besar Program Desa BRILiaN

20/10/2026

Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

21/09/2026

Festival Literasi Jateng 2026,  Gelorakan Budaya Baca Gen Z

12/09/2026

Bahas Isu Kontemporer dan Kebijakan Nasional, PWNU Jawa Tengah Gelar Bahtsul Masail Ke-6

22/08/2026

Terkini

  • Antisipasi Konflik,  Bakesbangpol Jepara Petakan Kerawanan Pilpet 2026

    27/10/2026
  • Menyalakan Kembali Bara Sumpah Pemuda di Era Algoritma

    27/10/2026
  • Dr Sukarman Soroti Fenomena Tradisi Buwoh

    27/10/2026
  • Solidaritas untuk Syabila, Kontingen Batang Bawa Pita Hitam di Porprov Jateng 2026

    26/10/2026
  • Peringati Hari Santri Nasional 2026, PRNU Raguklampitan Gelar Karnaval hingga Pengajian Umum

    26/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here