Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Friday, October 9, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Opini

Ngaji Filosofi, Siapa Manusia Sukses Meneladani Nabi Muhammad?

by Kunjari Ali 27/09/2023
Kunjari Ali 27/09/2023 924 views
924

Dr. M. Shohibul Itmam, MH

Hampir setiap saat, terutama pada bulan Maulud, semua manusia khususnya umat Islam menyebut, membaca salawat dan mengagungkan nama baginda Nabi Muhammad SAW.

Hampir dipastikan juga bahwa tujuannya hanya satu yaitu menggapai hidup, menjalani kehidupan dunia yang sementara menjadi kehidupan yang selamat, bahagia sukses dan barokah dan mengingat, menyadari cobaan dunia yang pasti muncul setiap saat sebagaimana penjelasan Al-Quran surat al Mulk ayat 1-2.

Sementara secara teologis, umat Islam sangat mencintai Nabi Muhammad SAW dengan berharap selamat, sukses dan bahagia dari dunia hingga akhirat.

Doktrin seperti ini wajar karena adanya pesan moral Al- Quran, bahwa semua yang ada di dunia ini adalah tipuan belaka, fatamorgana serta tidak ada abadi kecuali bagi mereka yang bertaqwa (Muttaqin).

BACA JUGA : Komisioner KPAI Tegaskan Pentingnya Menghapus Kekerasan pada Satuan Pendidikan

Untuk itulah Al-Quran menyerukan supaya dalam menjalankan kehidupan, umat Islam khususnya supaya senantiasa meneladani Nabi Muhammad SAW baik dari segi perkataan, perbuatan maupun ketetapan nabi.

Hanya dengan meneladani beliau, kehidupan seseorang dijanjikan akan sukses dan bahagia dari dunia hingga kehidupan akhir nanti secara hakiki, tidak tertipu dan akan bahagia abadi.

Untuk menggapai kehidupan yang bahagia, nyata serta tidak tertipu, Allah SWT dalam surat Al Ahzab ayat 21 menjelaskan supaya menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan, panutan dalam hal ihwal untuk menjalani semua tugas kemanusiaan baik sebagai individu maupun mahluk sosial, tentu termasuk dalam berbangsa bernegara.

Dalam ayat tersebut bisa dipahami dengan jelas bahwa kesuksesan hidup umat muslim dipertaruhkan dengan seberapa mampu umat muslim menjalankan dan meneladani Nabi  Muhammad SAW.

Pertanyaan berikutnya, siapa atau adakah manusia yang bisa meneladani Nabi Muhammad. Jawabannya tentu sulit dan berat,  karena bisa dipastikan tidak akan  ada manusia atau umatnya yang bisa meniru dan meneladani Nabi Muhammad secara utuh dan total (kaffah).

Sehingga, bisa dipastikan bahwa umat Islam hanya bisa meneladani nabi, ajaran Nabi Muhammad secara parsial dan itupun hanya dalam bidang tertentu saja, yang masih jauh dari kesempurnaan. Meneladani nabi sesuai kondisi dan kemampuan masing-masing umat dengan sosio kulturnya.

Kondisi demikian melahirkan pertanyaan lanjutan, siapakah manusia sukses, siapakah umat yang akan sukses dari dunia hingga akhirat dalam meneladani baginda Nabi Muhammad SAW?.

Dalam konteks ini, jawabannya bisa diurai antara lain dengan menafsirkan surat Al Ahzab ayat 21, dengan kajian tafsir maudhu’i atau tematik yang belakangan populer di kalangan ahli tafsir kontemporer.

Dalam kajian filosofi, ngaji filosofi dijelaskan bahwa manusia yang sukses dalam meneladani Nabi Muhammad SAW adalah manusia, umat yang memperhatikan tiga aspek secara hirarki dan sistemik.

Ketiganya terintegrasi dalam kepribadian seorang muslim, yaitu; pertama, umat muslim yang orientasi hidupnya hanya semata Allah, tidak untuk selain Allah. Kedua, umat muslim yang meyakini kehidupan ini akan adanya hari akhir sebagai pembalasan semua perbuatan manusia sehingga dalam hidupnya selalu berhati-hati menjalankan aktivitas kemanusiaanya.

Dan ketiga, umat muslim yang selalu, sering menyebut dan memuja Allah semasa hidupnya dengan ritual khusus seperti salat dan lainnya.

Semua cara tersebut, terintegrasi secara komprehensif menjadi kepribadian dan karakter umat muslim sehingga menjadi budaya tetap di tengah perubahan sosial masyarakat. Allah A’lamu.

Dr. M. Shohibul Itmam, MH. Pengasuh Pesantren An Najah Petekeyan Tahunan Jepara, Pengurus PC Lakpesdam NU Jepara, dan Dosen Pascasarjana IAIN Kudus

Al quranMaulidNabi Muhammad
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Kunjari Ali

previous post
4 Destinasi Favorit Wisatawan Lokal dan Mancanegara di Karimunjawa
next post
2000 Emak-Emak Senam Bareng Mas Wiwit

You may also like

Kekerasan Pasca 30 September 1965 di Pedesaan

01/10/2026

Karnaval “Satanic” Pekalongan, Sisa Spiritual yang Rapuh

29/09/2026

Merawat Marwah NU Jepara dari Keteladanan KH Ahmad Fauzan

25/09/2026

Peran MUI dalam Penguatan Mutu Pendidikan Islam dan Kompetensi Digital

18/09/2026

Undang-Undang Pesantren Dan Orientasi Pendidikan Indonesia

05/09/2026

Ketua PBNU dan Imperatif “Tajalli” Melampaui Intelektualisme Menuju Kejernihan Hati

03/09/2026

Terkini

  • DPC PKB Jepara 2026-2031 Dikukuhkan, Targetkan Tambah Kursi DPRD

    09/10/2026
  • Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar Monitoring Ujicoba MBG Prasmanan, Soroti Kebersihan dan Keamanan Pangan

    08/10/2026
  • Dosen PAI FTIK UNISNU Jepara Go International, Berbagi Ilmu Pendidikan hingga Malaysia

    08/10/2026
  • TBM dan KB Isykarima Banjaragung Gelar Parenting Education, Kaji Pola Asuh Disiplin Positif

    08/10/2026
  • Festival Literasi Jepara 2026: Literasi Menyala, Jepara Punya Cerita

    08/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here