Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Saturday, September 12, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
RegionalSemarangan

Kolaborasi, YMCW Business Cooperative Asal Jepang Jadikan Sekolah Caregiver Raden Rahmat Tempat Magang

by Khusnul Arief 28/10/2022
Khusnul Arief 28/10/2022 726 views
KOLABORATIF - Direktur Ponpes Lansia Raden Rahmat, Muhammad Solikin memberikan cindera mata berupa buku kepada perwakilan YMCW Business Cooperative Nakamura Sensei. (Foto: Arief/Gistara)
726

KOLABORASI –  YMCW Business Cooperative Asal Jepang dengan Direktur Ponpes Lansia Raden Rahmat, Muhammad Solikin memberikan cindera mata berupa buku kepada perwakilan YMCW Business Cooperative Nakamura Sensei. (Foto: Arief/Gistara)

UNGARAN | GISTARA.com – Cuaca hujan tak menyurutkan rombongan YMCW Business Cooperative asal Jepang untuk menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Lansia Raden Rahmat di Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.

Kolaborasi, YMCW Business Cooperative Asal Jepang Jadikan Sekolah Caregiver Raden Rahmat Tempat Magang. Lembaga yang mendidik calon caregiver (perawat lansia) itu memantau langsung kegiatan magang para siswa-siswinya di ponpes khusus lansia itu. Bukan tanpa alasan, ponpes tersebut memiliki Sekolah Caregiver Raden Rahmat yang merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Pitutur Luhur, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sebaindo dan LPK Kibo Salatiga yang menyiapkan tenaga profesional untuk perawat lansia, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun luar negeri khususnya Jepang.

Ditemui di sela kegiatan kunjungannya belum lama ini, Nakamura Sensei perwakilan dari YMCW Business Cooperative mengatakan agenda kunjungan tersebut dalam rangka berdiskusi tentang senior living Jepang-Indonesia. Menurutnya, kurikulum yang diterapkan oleh Ponpes Kasepuhan Raden Rahmat sangat relate dengan apa yang diajarkan oleh lembaganya.

“Harapan anak-anak magang yang berkolaborasi dengan Ponpes Kasepuhan Raden Rahmat bisa menjadi pioneer untuk membuka sebanyak-banyaknya senior living di Indonesia di masa depan mengingat urgensinya yang tinggi,” ujarnya.

| BACA JUGA: APK Cakades di Duren Tengaran Dirusak OTK, Polisi Telusuri Pelaku

Ia juga mengucapkan terima kasih atas bimbingan yang diberikan kepada peserta magang. Menurutnya kinerja para peserta magang sangat luar biasa berkat kurikulum dan praktik langsung bagaimana metode dalam merawat lansia.

“Semoga ini menjadi kerjasama yang baik dalam mencetak tenaga caregiver yang profesional,” harapnya.

Ahmad Winarno, Ketua Yayasan Pitutur Luhur mengatakan dengan rencana infrastruktur Yayasan Pitutur Luhur menyiapkan layanan lansia yang komprehensif, holistik, dan religius. Sekolah caregiver yang dikembangkan saat ini juga dimaksudkan untuk menyerap tenaga kerja. Sebab menurutnya, jika tidak ada edukasi yang baik kelak Indonesia akan mengalami masalah sosial, khususnya akibat pertumbuhan lansia yang tidak diimbangi kesiapan penanganan lansia dan keluarganya.

“Di Jepang, kebutuhan caregiver mencapai 500 orang setiap tahunnya. Saking banyaknya, kebutuhan itu sulit dipenuhi dari pasar tenaga kerja di dalam negeri, apalagi di sana memiliki populasi lansia yang sangat besar,” urainya.

| BACA JUGA: Kabur Usai Isi BBM, Pengemudi Pikap Tabrak Ibu Hamil dan Terjang Palang Pintu Tol

Sementara itu Muhammad Solikin, Direktur Ponpes Lansia Raden Rahmat mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah berupaya menyiapkan lahan seluas 10 hektare untuk pengembangan Senior Institute yang meliputi wisma, pesantren, sekolah, klinik, taman, bumi perkemahan dan kafe khusus bagi kaum lansia.

“Ke depannya ada banyak sinergitas antara pihak Jepang dengan Ponpes Raden Rahmat, termasuk hibah sarana dan prasarana yang berhubungan dengan caregiver. Tentunya diperlukan dukungan dan penguatan dari pemangku kebijakan, baik Pemkab Semarang maupun Pemprov Jateng,” jelasnya.

Ditambahkan Solikin, proyek pengembangan Senior Institute itu dilaksanakan secara bertahap. Untuk saat ini baru memasuki fase pengembangan wisma lansia dan pesantren lansia dan direncanakan akan selesai pada tahun 2030.

“Proyek ini juga bertujuan untuk menyiapkan lansia agar bisa menjalani kehidupan di usia senjanya dengan produktif dan kelak saat kembali ke hadapan Sang Pencipta penuh bahagia,” tandasnya. (Arief/Gistara)

Business CooperativeJepangSekolah CaregiverYMCW
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Khusnul Arief

previous post
KPU Jepara Ajak Mahasiswa Unisnu Berpartisipasi Aktif di Pemilu Serentak 2024
next post
Geger Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak Akibat Obat Sirup, Jepara Nol Kasus

You may also like

Festival Literasi Jateng 2026,  Gelorakan Budaya Baca Gen Z

12/09/2026

Bahas Isu Kontemporer dan Kebijakan Nasional, PWNU Jawa Tengah Gelar Bahtsul Masail Ke-6

22/08/2026

HUT ke-81 Jateng, Dekranasda Jepara Kenalkan Produk Unggulan dan Budaya Lokal 

21/08/2026

Keseruan Mahasiswa Asing Belajar Ukir di Jepara

20/08/2026

Tiga Kampus NU Perkuat KKN Kolaborasi di Karimunjawa, Dorong Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal

20/08/2026

Momentum HUT ke-81 RI, IMPI Bahas Ketahanan Ketuhanan untuk Menjaga NKRI di Era Krisis...

17/08/2026

Terkini

  • Pawai Ta’aruf MTQ XXXI,  Membumikan Al-Quran dan Perkuat Persatuan

    12/09/2026
  • Festival Literasi Jateng 2026,  Gelorakan Budaya Baca Gen Z

    12/09/2026
  • BMKG Prediksi El Nino Bertahan sampai Awal 2027

    11/09/2026
  • Bukan Sekadar Berkemah, 501 Pramuka Karimunjawa Belajar Jaga Alam dan Peduli Sesama

    11/09/2026
  • Pemkab Jepara Ajak Warga Kenali Rokok Ilegal, Ada Risiko Hukum Pidana bagi Pembuat dan Pengedar

    11/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here