Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Wednesday, October 21, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Religi

Di Ponpes Ini Seluruh Santrinya Kaum Lansia, Dipersiapkan Menyongsong Husnul Khotimah

by Khusnul Arief 25/09/2022
Khusnul Arief 25/09/2022 1.2K views
NDERES - Seorang santri putri Ponpes Kasepuhan Raden Rahmat Banyubiru, Kabupaten Semarang sedang 'menyetor' bacaan alquran. (Foto: Erwin/Gistara)
1.2K

NDERES – Seorang santri putri Ponpes Kasepuhan Raden Rahmat Banyubiru, Kabupaten Semarang sedang ‘menyetor’ bacaan alquran. (Foto: Arief/Gistara)

UNGARAN | GISTARA.com – Lantunan ayat suci alquran menggema di salah satu sudut ruangan sebuah pondok pesantren (ponpes). Adalah Ponpes Kasepuhan Raden Rahmat, yang berada di kawasan Desa Gedong, Banyubiru, Kabupaten Semarang. Ponpes ini sangat unik sebab seluruh santrinya tak lagi berusia muda alias lanjut usia (lansia).

Salah satu dari santri itu adalah Sri Ariati, seorang ibu asal Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur yang kini memasuki usia 80 tahun. Ibu Ari (sapaan akrabnya) bercerita  ia mulai “nyantri” di Ponpes Kasepuhan Raden Rahmat sejak Desember 2021.

“Pertama kali dapat informasi pondok ini dari sebuah radio di Surabaya. Sebelumnya juga sering ikut majelis taklim, tapi belum ketemu yang sreg,” ujarnya.

Baca juga : Suluk Mantingan 6 Bertajuk Kartini Adalah Santri

 

Saat ditanya alasan kenapa memilih untuk mondok di Ponpes Kasepuhan Raden Rahmat, ibu tiga orang anak itu mengaku mendapatkan apa yang selama ini ia cari, yakni ketenangan hati. Ia yang masih berkerabat dengan keluarga besar pengurus Ponpes Tremas Pacitan ini juga pernah menimba ilmu di sana.

“Para ustaznya keponakan saya semua, belum lagi pengurusnya. Jadinya malah seperti di rumah sendiri, banyak ngobrolnya kurang belajarnya,” ungkapnya sambil sesekali tertawa kecil.

Secara finansial, nenek delapan cucu ini mengaku berasal dari keluarga yang berkecukupan. Ia sendiri merupakan pensiunan dari tenaga farmasi di Rumah Sakit Angkatan Laut Surabaya. Sehingga ketika memutuskan untuk mondok, sempat menjadi pertanyaan internal keluarganya.

“Awalnya tentu nggak diizinkan sama anak-anak. Suruh di rumah, kebutuhan juga dipenuhi. Tapi saya malah bingung di rumah nggak ngapa-ngapain. Di sini malah ada kesibukan dari subuh sampai malam terutama ngaji,” katanya.

Baca juga : Masjid Empurancak yang Mirip Menara Kudus Ternyata Didirikan Orang Kudus

 

Di akhir perbincangan ia berharap tetap bisa produktif dan bermanfaat meski telah memasuki usia senja. Terlebih dalam rangka mengumpulkan bekal akhirat, ia ingin bisa istiqomah dalam niat yang lurus.

“Saya sudah tidak ingin mencari apa-apa lagi, istilahnya sudah selesai dengan urusan dunia. Saya ingin fokus mencari sangu untuk akhirat besok dan meraih cita-cita husnul khatimah,” harapnya.

Sementara pengasuh Ponpes Kasepuhan Raden Rahmat Ahmad Winarno menuturkan, yang membedakan antara ponpes ini dengan lembaga kepengurusan lansia yang lain adalah di bidang pelayanannya. Di ponpes ini pelayanan fisik, rohani dan sosial diterapkan secara komprehensif.

“Tentu kami berbeda dengan panti jompo. Kami berdayakan tiga ‘jimat’ pelayanan hidup melalui olah rogo, jiwo dan roso secara menyeluruh,” jelasnya.

Ketiga ‘jimat’ itu, lanjut Winarno, dimaksudkan untuk pembinaan fisik, tetap berkarya di usia yang tak lagi muda, dan terakhir mempersiapkan mereka menuju akhir hayat yang husnul khotimah. Menurutnya, selama ini lansia identik dengan belas kasihan. Akan tetapi di ponpes binaannya ini,  mereka benar-benar disiapkan agar bisa mandiri dan produktif. Sebab bagaimanapun juga mereka yang datang juga tidak ‘kosongan’, artinya sudah punya keterampilan.

“Intinya, di sini bukan hanya membentuk pribadi muslim tapi juga akan mencetak duta-duta bahagia untuk kemudian ditularkan kepada yang lain,” tandasnya. (Arief/Gistara)

Husnul KhotimahKasepuhanLasiaPonpesSantri
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Khusnul Arief

previous post
Berikut Daftar SPBU yang Boleh Layani Nelayan
next post
67 Persen Pendaftar Panwascam Laki-Laki

You may also like

Dr Haryanto Ungkap Rahasia Manajemen Pembelajaran dalam Surat Al-Alaq

14/10/2026

LPTQ Jepara Siapkan MTQ,  Pembinaan Kader dan Syiar AI-Qur’an Jadi Prioritas

13/10/2026

Gus Nabil Ajak Jama’ah untuk Bersikap Tawadu’, Bersyukur dan Perbanyak Istigfar

04/10/2026

Menjaga Diri dengan Wira’i dan Iffah

29/09/2026

Salat Jalan Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

28/09/2026

Kiai Fathur Rohman Serukan Kesalehan Total: Ritual, Sosial, dan Ekologis

21/09/2026

Terkini

  • Prof Suyanto: Dewan Pendidikan Harus Jadi Jembatan Aspirasi dan Kepercayaan Publik

    21/10/2026
  • Andalkan Potensi Kopi, Desa Dudakawu Masuk 25 Besar Program Desa BRILiaN

    20/10/2026
  • BAZNAS Jepara Salurkan 25.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kaliombo

    20/10/2026
  • Menenun Masa Depan: Metamorfosis Pesantren dan Daya Saing Santri Menyongsong Indonesia Emas 2045

    20/10/2026
  • HSN 2026: Merawat Nilai Suci Pesantren dan Muhasabah di Era AI

    20/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here